<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720</id><updated>2011-09-24T21:22:47.792+07:00</updated><category term='Kalimantan Selatan'/><category term='Sumatera Selatan'/><category term='Sumatera Barat'/><category term='Jambi'/><category term='Jawa Barat'/><category term='Kalimantan Tengah'/><category term='Nanggroe Aceh Darussalam'/><category term='Sumatera Utara'/><category term='Nusa Tenggara Timur'/><category term='Papua Barat'/><category term='Maluku'/><category term='Sulawesi Barat'/><category term='Lampung'/><category term='Papua'/><category term='Jawa Tengah'/><category term='Gorontalo'/><category term='Kepulauan Riau'/><category term='Banten'/><category term='Sulawesi Selatan'/><category term='Sulawesi Utara'/><category term='Sulawesi Tengah'/><category term='Bali'/><category term='Kalimantan Timur'/><category term='Jawa Timur'/><category term='Nusa Tenggara Barat'/><category term='Sulawesi Tenggara'/><category term='DKI Jakarta'/><category term='Maluku Utara'/><category term='Daerah Istimewa Yogyakarta'/><category term='Bangka Belitung'/><category term='Riau'/><category term='Kalimantan Barat'/><category term='Bengkulu'/><title type='text'>Satu Indonesia</title><subtitle type='html'>Direktori Pariwisata di Seluruh Indonesia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4672591740615607538</id><published>2011-05-18T21:49:00.000+07:00</published><updated>2011-05-18T21:49:21.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nusa Tenggara Barat'/><title type='text'>Air Terjun Benang Kelambu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TYU4g8_OQeM/TdPcG3Oxj2I/AAAAAAAAAuk/YF0Cp1BT5vY/s1600/air%2Bterjun%2Bbenang%2Bkelambu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/-TYU4g8_OQeM/TdPcG3Oxj2I/AAAAAAAAAuk/YF0Cp1BT5vY/s320/air%2Bterjun%2Bbenang%2Bkelambu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pulau Lombok merupakan tempat yang ideal untuk melepaskan kejenuhan setelah lelah beraktivitas dan bosan dengan hiruk pikuk kota. Sebagai pulau yang kaya akan pemandangan alam yang cantik dan menawan, ke manapun kaki Anda melangkah, akan menemukan pemandangan alam yang indah dan mempesona. Hampir di setiap sudut pulau terdapat spot menarik yang layak untuk dikunjungi, mulai dari Gunung Rinjani, Pantai Senggigi, Taman Narmada, Pantai Kuta, dan beberapa air terjun yang bersumber dari Danau Segara Anak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak air terjun yang ada, beberapa di antaranya sudah sangat dikenal oleh masyarakat seperti Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sendang Gile. Selain air terjun tersebut, masih ada beberapa air terjun yang memiliki pemandangan indah namun belum dipublikasikan secara luas, sehingga keberadaannya baru diketahui oleh penduduk lokal saja. Satu dari sekian banyak air terjun tersebut adalah Air Terjun Benang Kelambu yang terletak di tengah hutan Desa Aik Berik, Batu Kliang Utara, Lombok Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Air Terjun Benang Kelambu berdasarkan pada aliran air terjun yang tercipta. Berbeda dengan air terjun biasa yang airnya meluncur pada satu tempat sehingga tercipta suara gemuruh, Air Terjun Benang Kelambu lebih menyerupai tirai (kelambu). Air yang mengalir turun dari ketinggian tebing mengalir melalui tanaman merambat yang tumbuh di permukaan tebing kemudian jatuh ke tanah, menyerupai rintik air hujan yang mengalir jatuh dari atap rumah. Oleh karena itulah air terjun ini disebut sebagai Air Terjun Benang Kelambu. Bagi Anda yang suka bertualang di alam bebas dan menikmati keindahan alam, maka jangan sampai lewatkan kunjungan ke Air Terjun Benang Kelambu saat sedang berada di Kabupaten Lombok Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yang suka beraktivitas di tengah alam terbuka, berjalan kaki menembus hutan dan menikmati udara yang segar, Air Terjun Benang Kelambu merupakan obyek wisata yang layak untuk Anda kunjungi. Untuk mencapai lokasi air terjun, Anda akan melewati hamparan persawahan dengan latar belakang perbukitan serta Gunung Rinjani yang menjulang tinggi. Memasuki kawasan Desa Aik Berik hawa sejuk dan udara segar mulai terasa. Hal ini dikarenakan Desa Air Berik termasuk desa yang terletak di kaki Gunung Rinjani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tempat parkir kendaraan, Anda harus berjalan kaki sekitar 1 km sebelum tiba di Air Terjun Benang Kelambu. Medan yang akan Anda lalui lumayan terjal dan menantang, melewati sungai kecil, jalan setapak, serta membelah hutan. Anda harus menyiapkan tenaga ekstra untuk mencapai air terjun ini. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi dengan pemandangan hutan yang hijau, kicauan burung, dan suara hewan-hewan lain yang saling bersahutan. Namun, usaha dan semua keletihan Anda akan terbayar lunas saat sampai di Air Terjun Benang Kelambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebing yang dindingnya dipenuhi oleh tanaman merambat menyambut Anda. Air mengalir dari ketinggian serupa kelambu putih tipis di balik dinding hijau serta menciptakan suara gemuruh. Air terjun ini bertingkat-tingkat dan menyebar. Selain ada air terjun utama berukuran besar, ada beberapa air terjun kecil yang tersebar di berbagai titik. Sedangkan tempat yang bisa digunakan untuk mandi ada 4, yakni di sebelah kiri, kanan, tengah, dan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran air terjun di Benang Kelambu tidak begitu deras, sehingga nyaman digunakan untuk mandi dan tidak menyakiti kulit. Selain itu, air yang mengalir melaui sela-sela dedaunan ini juga dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan juga membuat siapapun yang mandi di bawahnya terlihat lebih muda. Menurut kepercayaan masyarakat setempat hal ini dikarenakan Air Terjun Benang Kelambu bersumber langsung dari Danau Segara Anak di Gunung Rinjani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Terjun Benang Kelambu terletak berdekatan dengan Air Terjun Benak Stokel, tepatnya di Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa tenggara Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak antara Air Terjun Benang Kelambu dengan Kota Mataram sekitar 30 km dan dapat ditempuh selama 45 menit menggunakan kendaraan melalui Narmada, Desa Pancar Dao, dan Pasar Teratak. Akses menuju lokasi dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Setelah tiba di tempat parkir, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak di tengah hutan hingga tiba di lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Benang Kelambu akan ditarik retribusi sebesar Rp 3.000,00/orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letaknya di dalam hutan menjadikan Air Terjun Benang Kelambu belum memiliki fasilitas yang lengkap. Meski begitu beberapa fasilitas standar sebuah obyek wisata seperti tempat parkir, kamar mandi umum, dan kios makanan sudah di tempat ini. Tak jauh dari Air Terjun Benang Kelambu juga terdapat Air Terjun Benang Stokel yang dapat Anda kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : wisata melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4672591740615607538?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4672591740615607538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2011/05/air-terjun-benang-kelambu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4672591740615607538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4672591740615607538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2011/05/air-terjun-benang-kelambu.html' title='Air Terjun Benang Kelambu'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TYU4g8_OQeM/TdPcG3Oxj2I/AAAAAAAAAuk/YF0Cp1BT5vY/s72-c/air%2Bterjun%2Bbenang%2Bkelambu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-6079487607390598061</id><published>2010-12-28T05:38:00.000+07:00</published><updated>2010-12-28T05:38:33.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Monumen Kapal Selam, Kota Surabaya, Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TRkU_GxovII/AAAAAAAAAtQ/DKUrHfH3eug/s1600/monumen+kapal+selam.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TRkU_GxovII/AAAAAAAAAtQ/DKUrHfH3eug/s320/monumen+kapal+selam.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Monumen Kapal Selam (Monkasel) ini terdapat di bantaran Kalimas, Surabaya. Pembangunan Monkasel dimulai pada tanggal 1 Juli 1995, dan diresmikan oleh Kasal Laksamana TNI Arief Kushariadi pada tanggal 27 Juni 1998, kemudian mulai dibuka untuk umum pada tanggal 15 Juli 1998.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Monumen ini berupa kapal selam asli, yaitu KRI Pasopati dengan nomor lambung 410, termasuk jenis SS tipe Whiskeys Class buatan Vladiwostok, Rusia, tahun 1962. KRI Pasopati masuk ke jajaran TNI AL mulai tanggal 29 Januari 1962 dengan tugas pokok menghancurkan garis lintas musuh (anti shipping), mengadakan pengintaian dan melakukan silent raids. KRI Pasopati 410 dinonaktifkan dari jajaran TNI AL pada tanggal 25 Januari 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRI Pasopati memiliki panjang 76,6 meter dan lebar 6,3 meter. Kapal ini memiliki kecepatan 18,3 knots di atas air dan 13,5 knots di bawah air. Beratnya dalam kondisi penuh adalah 1300 ton, dan dalam kondisi kosong 1050 ton. Kapal memiliki jarak jelajah 8500 mil laut, dilengkapi dengan persenjataan 12 buah torpedo yang masing-masing panjangnya 7 meter. Untuk mengoperasikan kapal selam ini dibutuhkan 63 orang awak kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal ini terdiri atas tujuh buah ruangan yang berderet dari haluan ke buritan, dimana tiap-tiap ruangan penuh dengan berbagai peralatan yang cukup rumit. Kapal digerakkan dengan tenaga baterai yang berjumlah 224 buah, dengan bahan bakar solar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama pengabdiannya, KRI Pasopati banyak berperan aktif menegakkan kedaulatan negara dan hukum di laut yurisdiksi nasional. Dalam Operasi Trikora, KRI Pasopati terlibat langsung di garis depan, memberi tekanan-tekanan psikologis terhadap lawan, sehingga Irian Barat dapat kembali ke dalam wilayah RI. Selain itu masih banyak operasi penting lainnya yang telah dilakukan KRI Pasopati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monumen ini berupa kapal selam asli dengan berbagai peralatan yang masih lengkap, sehingga sangat menarik dan sangat bagus untuk dilihat baik bagi masyarakat umum maupun para pelajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monkasel terletak di Jalan Pemuda No. 39, Surabaya. Telepon (031)5490410 dan (031)5353284.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monkasel dapat dicapai dengan mudah dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga tiket masuk adalah Rp. 2.500,- per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam buka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Senin – Jum‘at : 08.00 s/d 21.00 WIB&lt;br /&gt;* Sabtu – Minggu : 08.00 s/d 22.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fasilitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Taman Swarga Puspitaloka&lt;br /&gt;* Video Rama&lt;br /&gt;* Live music dan wisata air Kalimas&lt;br /&gt;* Restoran dan kafe&lt;br /&gt;* Penjualan souvenir&lt;br /&gt;* Tempat parkir luas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-6079487607390598061?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/6079487607390598061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/12/monumen-kapal-selam-kota-surabaya-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6079487607390598061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6079487607390598061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/12/monumen-kapal-selam-kota-surabaya-jawa.html' title='Monumen Kapal Selam, Kota Surabaya, Jawa Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TRkU_GxovII/AAAAAAAAAtQ/DKUrHfH3eug/s72-c/monumen+kapal+selam.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4618641861182253141</id><published>2010-11-17T18:20:00.000+07:00</published><updated>2010-11-17T18:20:34.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepulauan Riau'/><title type='text'>Benteng Bukit Kursi di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TOO6a56qYPI/AAAAAAAAAss/r1YIAIxUNNk/s1600/benteng+bukit+kursi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TOO6a56qYPI/AAAAAAAAAss/r1YIAIxUNNk/s320/benteng+bukit+kursi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Benteng Bukit Kursi yang terdapat di Pulau Penyengat, merupakan salah satu bukti peninggalan sejarah Kerajaan Melayu dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan diri dari serangan musuh. Nama benteng tersebut diambil dari nama tempat di mana benteng itu dibangun, yaitu Bukit Kursi. Bukit Kursi merupakan lokasi yang cukup strategis untuk benteng pertahanan. Selain berada pada dataran tinggi di Pulau Penyengat, bukit ini juga langsung menghadap laut lepas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pentingnya peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, maka muncullah ide untuk membangun benteng pertahanan. Ide tersebut disetujui oleh Raja Haji Fisabillah yang saat itu menjabat sebagai Raja Kerajaan Melayu Riau. Sebuah benteng kemudian dibangun di Bukit Kursi dalam waktu 4 tahun atau sekitar tahun 1782—1784 M. Untuk menyempurnakan keberadaan benteng sebagai basis pertahanan kerajaan, maka didatangkan sebanyak 80 meriam dari Eropa yang dipasang di tiap-tiap sudut strategis untuk memudahkan para prajurit kerajaan menghalau tentara musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat Benteng Bukit Kursi ini, istana dan bangunan kerajaan lainnya yang terdapat di dalam kompleks kerajaan bisa terhindar dari serangan musuh dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, pernah tercatat dalam sejarah perjuangan Kerajaan Melayu Riau, benteng ini mampu menjadi perisai yang tangguh guna menghalau penjajah Belanda yang akan memasuki Pulau Penyengat. Butuh strategi yang matang dan waktu yang cukup lama bagi Pemerintah Kolonial Belanda menguasai basis kerajaan dan benteng pertahanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain bangunan benteng ini cukup menarik. Benteng pertahanan yang terletak di atas bukit ini dibangun dalam bentuk parit-parit. Desain ini dibuat untuk menghindari serangan musuh yang datang dalam jumlah besar serta memiliki persenjataan yang lengkap. Di samping itu, parit-parit tersebut juga berfungsi sebagai jalur untuk menyuplai bubuk mesiu bagi persenjataan meriam. Hingga saat ini, parit-parit tersebut masih membentang di Benteng Bukit Kursi. Parit-parit ini digali dengan kedalaman 1 m dan menghubungkan tiap-tiap lokasi meriam berdiri. Tetapi kondisi parit-parit tersebut, sekarang ini kurang terawat dan terkesan kumuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas Benteng Bukit Kursi ini, terdapat beberapa peninggalan meriam kuno. Tetapi, jumlah meriam yang terdapat di bukit tersebut jauh berkurang dari jumlah semula yang berjumlah sekitar 90 meriam. Sebagian meriam-meriam tersebut, oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, dijual ke Singapura dengan harga yang cukup murah sebagai barang rongsokan. Sementara itu, sebagian lainnya hilang karena kurangnya pemeliharaan dan perawatan dari pemerintah daerah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari Benteng Bukit Kursi, terdapat sebuah bangunan yang pada zaman dahulu dipergunakan untuk menyimpan bubuk mesiu. Oleh masyarakat setempat bangunan ini dinamakan Gedung Obat Bedil (gudang mesiu). Keberadaan gudang mesiu ini erat kaitannya dengan Benteng Bukit Kursi. Ketika pertempuran sedang berkecamuk, gudang ini menjadi penyuplai mesiu untuk senjata meriam guna menghalau musuh. Gedung Obat Bedil hingga sekarang masih berdiri kokoh walau telah berusia cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentang Bukit Kursi terletak di Pulau Penyengat, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang, Kota Tanjung Pinang, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Benteng Bukit Kursi, para wisatawan mesti melintasi laut lepas. Perjalanan dapat dimulai dari Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura dengan menggunakan angkutan kota. Kemudian, dari Pelabuhan Sri Bintan Pura perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Penyengat dengan lama perjalanan sekitar 15 menit menggunakan perahu pompong dengan ongkos perjalanan sekitar Rp 5.000. Bagi para pelancong disarankan agar tidak menempuh perjalanan pada sore hari menjelang malam. Karena biaya yang dikeluarkan untuk ongkos perjalanan dari pelabuhan menuju Pulau Penyengat atau sebaliknya bisa naik mencapai 200—300% dari harga normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di Pulau Penyengat para wisatawan dapat menggunakan jasa becak bermotor untuk mengelilingi pulau tersebut. Termasuk menuju Benteng Bukit Kursi. Untuk mendapatkan jasa pelayanan becak bermotor tersebut, para wisatawan cukup membayar uang sebesar Rp 20.000 selama satu jam (November 2008). Para wisatawan tinggal duduk dan menunjukkan daerah tujuan wisata kepada pengemudi yang sekaligus bertindak sebagai pemandu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk ke obyek wisata Benteng Bukit Kursi, tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4618641861182253141?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4618641861182253141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/11/benteng-bukit-kursi-di-kota-tanjung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4618641861182253141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4618641861182253141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/11/benteng-bukit-kursi-di-kota-tanjung.html' title='Benteng Bukit Kursi di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TOO6a56qYPI/AAAAAAAAAss/r1YIAIxUNNk/s72-c/benteng+bukit+kursi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-6433795879559478777</id><published>2010-11-13T06:34:00.000+07:00</published><updated>2010-11-13T06:34:05.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Tengah'/><title type='text'>Menikmati keindahan alam di Batu Raden, Kabupaten Banyumas, Jateng</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TN3OrYJ9mII/AAAAAAAAAso/gXAKb8i4bv4/s1600/baturaden.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TN3OrYJ9mII/AAAAAAAAAso/gXAKb8i4bv4/s320/baturaden.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Curug Pitu di Baturaden&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Batu Raden merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sejak tahun 1928, Batu Raden dikenal sebagai obyek wisata pegunungan. Pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan alam dan udara pegunungan yang sejuk dengan suhu antara 18°C-25°C. Dalam kondisi cuaca yang bagus dan cerah, pemandangan Kota Purwokerto, Nusakambangan, dan pantai Cilacap dapat terlihat dengan jelas dari puncak Baturaden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nama Batu Raden berasal dari dua kata (bahasa Jawa), yaitu Batur (bukit, tanah, teman, pembantu) dan Raden (bangsawan). Bila digabung, kata “Batu Raden” dapat bermakna:  tanah yang datar atau tanah yang indah. Ada dua versi sejarah Batu Raden, yaitu versi Syekh Maulana Maghribi dan versi Kadipaten Kutaliman. Menurut versi yang pertama, Syekh Maulana Maghribi, Pangeran Rum yang berasal dari Turki dan beragama Islam, pernah merasa penasaran dengan cahaya terang misterius yang menjulang ke angkasa dan bersinar di bagian timur. Sang Pangeran kemudian mencari asal cahaya tersebut. Singkat cerita, setelah melakukan pendakian hingga ke puncak sebuah gunung, Sang Pangeran melihat ada seorang pertapa Buddha yang bersandar pada sebuah pohon jambu yang memancarkan sinar cahaya ke atas. Lokasi ini kemudian dikenal dengan sebutan Batu Raden. Sedangkan menurut versi kedua, cerita Batu Raden terkait dengan kisah cinta antara anak perempuan Adipati Kutaliman dengan pembantunya yang menjaga kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas tanah keseluruhan kawasan obyek wisata Batu Raden adalah 16,5 Ha, dengan luas lahan investasi 4 Ha. Status tanah adalah HPL (hak pengelolaan) Pemerintah Daerah (Pemda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan Batu Raden terletak pada aneka ragam jenis obyek wisata yang ditawarkan. Di samping wisata utama Batu Raden, di kawasan ini juga terdapat banyak lokasi wisata lain yang juga menarik untuk dikunjungi, di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Taman Botani. Taman ini menyediakan aneka ragam tanaman hias, tanaman bongsai, dan tanaman langka, seperti  Tanaman Havana, Daun Dewa, Brimulia, Keladi Tikus, Antarium Lipstik, Palem Paris, Lidah Gajah, dan Widoro Laut. Harga tanaman-tanaman ini terbilang cukup murah dan dapat dijangkau oleh pengunjung yang ingin menjadikannya sebagai cinderamata.&lt;br /&gt;2. Curug Gede. Obyek wisata ini terletak di Desa Wisata Ketenger, jaraknya kurang lebih 3 km dari Batu Raden. Di sana terdapat sebuah air terjun yang indah.&lt;br /&gt;3. Pancuran Pitu, yang berjarak 2,5 km dari Batu Raden. Pancuran ini terletak 2,5 km dari Batu Raden. Pancuran ini merupakan sumber air panas bumi dengan temperatur 60°-70° C yang langsung mengalir dari kaki Gunung Slamet melalui tujuh pancuran.&lt;br /&gt;4. Pancuran Telu. Pancuran ini diresmikan pada tanggal 18 Januari 1987. Pancuran ini mengalirkan air panas bersulfur dengan suhu 40‘C yang konon dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tulang.&lt;br /&gt;5. Wana Wisata. Obyek wisata ini terletak 2 km dari Batu Raden. Wana Wisata menyajikan pemandangan hutan yang hijau dan indah. Tempat ini sangat cocok untuk kegiatan berkemah dan jungle tracking.&lt;br /&gt;6. Telaga Sunyi. Telaga ini terletak di sebelah timur, yang berjarak sekitar 3,5 km dari Batu Raden. Telaga ini terbilang indah, airnya jernih dan dingin.&lt;br /&gt;7. Taman Kaloka Widya Mandala, yang merupakan kebun binatang sekaligus sebagai wisata pendidikan. Di taman ini terdapat sejumlah binatang yang didatangkan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti kambing kaki tiga, gajah, beruk, sapi kaki lima, ular sanca, monyet, landak, buaya Irian, orangutan, dan rusa. Di komplek wisata ini juga terdapat Museum Satwa Langka yang berisi binatang seperti beruang madu, harimau Sumatera, dan macan dahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping obyek wisata yang cukup banyak, kawasan Batu Raden ini juga diwarnai dengan fasilitas seni dan budaya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Grebeg Syura atau Sedekah Bumi. Upacara ini dilakukan pada tanggal 9 Bulan Syura. Tujuannya adalah sebagai tolak bala, yaitu dengan melakukan kegiatan-kegiatan berupa ruwat bumi dan selamatan di makam-makam leluhur.&lt;br /&gt;2. Kenthongan, merupakan kesenian musik khas Banyumas. Alat utama kesenian ini adalah kenthong yang berupa potongan bambu yang diberi lubang di sisinya secara memanjang. Untuk memainkannya perlu dikentong.&lt;br /&gt;3. Calung dan lengger. Calung merupakan alat musik yang juga terbuat dari potongan bambu, diletakkan secara melintang, dan dimainkan dengan cara dipukul. Sedangkan lengger adalah tarian yang dimainkan dua orang perempuan atau lebih dan diiringi dengan calung.&lt;br /&gt;4. Pakaian adat Banyumas. Pakaian adat Banyumas ada dua macam, yaitu pakaian untuk kalangan wong cilik (seperti pakaian ancingan, bebed wala, pinjungan, iketan, dan nempean) dan pakaian untuk kalangan bangsawan (beskap untuk pria dan nyamping untuk perempuan).&lt;br /&gt;5. Ebeg (kuda lumping). Ebeg merupakan tarian tradisional Banyumas dengan ciri khasnya menggunakan kuda kepang. Dalam pertunjukan biasanya diiringi dengan gamelan yang bernama bendhe.&lt;br /&gt;6. Pameran tanaman hias, seperti havana, daun dewa, dan palem paris.&lt;br /&gt;7. Sadranan. Ritual ini berupa bersih-bersih makam yang dilanjutkan dengan acara kenduren. Tujuannya adalah untuk mengenang arwah para leluhur.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu Raden terletak di sebelah selatan kaki Gunung Slamet pada ketinggian sekitar 640 meter di atas permukaan laut. Lokasi obyek wisata ini berada di sebelah utara dan berjarak sekitar 14 km dari Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari Kota Purwokerto perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 15 menit. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dari terminal Kebondalem Purwokerto menuju lokasi wisata Batu Raden.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket masuk obyek wisata Batu Raden dapat diklasifikasikan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lokawisata Batu Raden: Rp. 3.000,00 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan yang masuk ke lokawisata ini dikenakan tarif tersendiri, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kendaraan roda dua: Rp. 1.000,00&lt;br /&gt;* Kendaraan roda empat nonmikrobus: Rp. 4.000,00&lt;br /&gt;* Kendaraan roda empat mikrobus: Rp. 5.500,00&lt;br /&gt;* Kendaraan roda enam atau lebih: Rp. 8.000,00&lt;br /&gt;* Taman Botani: Rp. 1.000,00 per orang&lt;br /&gt;* Curug Gede: Rp. 1.000,00 per orang&lt;br /&gt;* Pancuran Pitu: Rp. 5.000,00 per orang&lt;br /&gt;* Pancuran Telu: Rp. 5.000,00 per orang&lt;br /&gt;* Wana Wisata: Rp. 5.000,00 per orang&lt;br /&gt;* Kaloka Widya Mandala: Rp. 2.500,00 per orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokawisata Baturaden terdapat sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kolam renang (Rp. 1.500,00 per orang)&lt;br /&gt;2. Kolam luncur (Rp. 1.500,00 per orang)&lt;br /&gt;3. Pijat lulur belerang dan mandi air panas (Rp. 15.000,00 per orang)&lt;br /&gt;4. Sepeda air (Rp. 1.500,00 per orang)&lt;br /&gt;5. Mandi air panas VIP (Rp. 3.000,00, maksimal 15 menit)&lt;br /&gt;6. Mandi Air Panas Kelas I (Rp. 2.000,00, maksimal 15 menit)&lt;br /&gt;7. Mogen atau mobil genjot (Rp. 1.500,00, maksimal 15 menit)&lt;br /&gt;8. Komedi putar (Rp. 1.500,00, maksimal 15 menit)&lt;br /&gt;9. Kereta mini (Rp. 2.000,00 per orang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak akomodasi dan fasilitas yang tersedia di obyek wisata Batu Raden ini, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Di pusat wisata Batu Raden terdapat banyak villa, wisma Batu Raden, dan hotel.&lt;br /&gt;2. Di sebelah timur kawasan wisata Batu Raden juga terdapat banyak villa dan hotel.&lt;br /&gt;3. Di sebelah Barat kawasan wisata Batu Raden terdapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Banyak hotel.&lt;br /&gt;* Biro perjalanan wisata. Batu Raden tidak mempunyai biro perjalanan wisata sendiri. Mereka melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dengan memfasilitasi sejumlah biro atau agen perjalanan wisata.&lt;br /&gt;* Sejumlah restoran.&lt;br /&gt;* Gedung Kertiwana, yang terletak di sebelah kawasan Bumi Perkemahan Batu Raden. Gedung yang didesain secara khusus menyatu dengan alam ini mampu menampung 500 orang.&lt;br /&gt;* Palawi SPA Batu Raden, sebagai fasilitas untuk SPA dan Aromateraphy.&lt;br /&gt;* Rumah penginapan (homestay) yang terdapat di desa wisata Ketenger dan disediakan untuk umum.&lt;br /&gt;* Beberapa bungalo atau rumah yang disewakan sebagai tempat peristirahatan.&lt;br /&gt;* Beberapa jasa pramuwisata, yang lebih dikhususkan untuk wisatawan mancanegara.&lt;br /&gt;* Kelab malam.&lt;br /&gt;* Panti pijat dan mandi lulur belerang. Fasilitas ini merupakan wisata kesehatan dengan memanfaatkan sumber air panas yang mengandung kadar belerang yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;* Terminal Batu Raden. Terminal ini berfungsi sebagai tempat kedatangan dan pemberangkatan kendaraan ke Taman Wisata Batu Raden, seperti bis umum, bis pariwisata, dan kendaraan pribadi.&lt;br /&gt;* Kios-kios cinderamata, yang menjajakan sejumlah barang, seperti pakaian, sepatu, sandal, jaket, mainan anak-anak, dan asesoris-asesoris lainnya.&lt;br /&gt;* Tempat parkir yang cukup memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-6433795879559478777?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/6433795879559478777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/11/menikmati-keindahan-alam-di-batu-raden.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6433795879559478777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6433795879559478777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/11/menikmati-keindahan-alam-di-batu-raden.html' title='Menikmati keindahan alam di Batu Raden, Kabupaten Banyumas, Jateng'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TN3OrYJ9mII/AAAAAAAAAso/gXAKb8i4bv4/s72-c/baturaden.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-655870982034642192</id><published>2010-10-28T04:52:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T04:52:47.196+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Tengah'/><title type='text'>Rumah Tradisional Banua Mbaso di Kota Palu, Sulawesi Tengah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMie81P7ypI/AAAAAAAAAsg/b-oo7QC_vzo/s1600/banua+mbaso.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="286" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMie81P7ypI/AAAAAAAAAsg/b-oo7QC_vzo/s320/banua+mbaso.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Banua Mbaso atau lazim dikenal dengan Sou Raja berarti rumah besar atau rumah raja. Banua Mbaso ini merupakan rumah tradisional masyarakat Sulawesi Tengah yang diwariskan oleh keluarga bangsawan suku-bangsa Kaili. Rumah jenis ini pertama kali dibangun oleh Raja Palu, Jodjokodi, pada tahun 1892. Rumah ini merupakan rumah kediaman tidak resmi bagi manggan atau raja beserta keluarganya, terutama yang tinggal di daerah pantai dan kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah sejenis ini dapat ditemukan di beberapa daerah di Sulawesi Tengah. Banua Mbaso yang dibangun oleh Raja Palu yang usianya ratusan tahun tersebut, hingga saat ini masih terawat dengan baik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, bangunan Banua Mbaso terbagi atas tiga ruangan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lonta karawana (ruang depan). Ruangan ini berfungsi untuk menerima tamu. Sebelum ada meja dan kursi, di ruangan ini dibentangkan onysa (tikar). Ruangan ini juga berfungsi sebagai tempat tidur para tamu yang menginap.&lt;br /&gt;* Lonta tata ugana (ruang tengah). Ruangan ini khusus untuk menerima tamu yang masih ada hubungan keluarga.&lt;br /&gt;* Lonta rorana (ruang belakang). Ruangan ini berfungsi sebagai ruang makan. Terkadang ruang makan juga berada di lonta tata ugana. Di pojok belakang ruangan  ini khusus untuk kamar tidur anak-anak gadis agar mudah diawasi oleh orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urang avu (ruang dapur), sumur dan jamban, dibuatkan bangunan tambahan atau ruangan lain di bagian belakang yang terpisah dengan bangunan utama. Untuk menghubungkan bangunan induk dengan ruang dapur tersebut dibuatkan jembatan beratap yang disebut dengan hambate atau dalam bahasa Bugis disebut jongke. Di jembatan beratap ini, biasanya dibuatkan pekuntu, yakni ruang terbuka untuk berangin-angin. Di kolong bangunan utama, biasanya dijadikan sebagai ruang kerja untuk pertukangan atau tempat beristirahat di siang hari. Sementara loteng rumah dipergunakan untuk menyimpan benda-benda pusaka dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan Banua Mbaso memiliki arsitektur yang cukup unik dan artistik. Uniknya, rumah ini berbentuk panggung yang merupakan perpaduan antara arsitektur rumah adat (Bugis) di Sulawesi Selatan dan rumah adat di Kalimantan Selatan. Bangunan rumah ini ditopang oleh sejumlah tiang kayu balok persegi empat dari kayu-kayu pilihan yang berkualitas tinggi, seperti kayu ulin, bayan, atau sejenisnya, sehingga bangunan rumah ini dapat bertahan sampai ratusan tahun. Atap bangunan ini berbentuk piramida segitiga yang dihiasi dengan ukiran-ukiran yang disebut dengan panapiri. Menariknya lagi, pada ujung bubungan bagian depan dan belakang diletakkan mahkota berukir yang disebut dengan bangko-bangko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan Banua Mbaso ini tampak lebih artistik, karena hampir semua bagian bangunan ini diberi hiasan berupa kaligrafi Arab dan ukiran dengan motif bunga-bungaan dan daun-daunan. Hiasan-hiasan tersebut terdapat pada jelusi-jelusi pintu atau jendela, dinding-dinding bangunan, loteng, ruang depan, pinggiran cucuran atap, papanini, dan bangko-bangko. Semua hiasan tersebut melambangkan kesuburan, kemuliaan, keramah-tamahan dan kesejahteraan bagi penghuninya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyaksikan keunikan dan keartistikan Banua Mbaso peninggalan Raja Palu, para wisatawan dapat datang ke Kelurahan Lere atau lebih dikenal Kampung Lere, di Kota Palu. Sebagai informasi, Kampung Lere ini merupakan pusat Kerajaan Palu di masa lalu (abad XVII – XX). Selain di Kota Palu, para wisatawan juga dapat menyaksikan rumah tradisional Palu di beberapa daerah di Sulawesi Tengah, seperti di Kecamatan Sigi Biromaru dan Tawaeili (Kabupaten Donggala) dan di Kabupaten Parigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai Kampung Lere atau Kelurahan Lere tidaklah sulit, karena kampung ini termasuk ke dalam wilayah Kota Palu. Para wisatawan dapat menggunakan angkutan umum berupa bus dan taksi yang setiap hari beroperasi di Kota Palu. Sementara Kabupaten Donggala yang terletak sekitar 15 km di sebelah Timur Kota Palu dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat sekitar 30 – 40 menit.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Biaya Tiket Masuk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Palu tersedia banyak fasilitas, seperti: hotel, wisma, penginapan, restoran, dan rumah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-655870982034642192?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/655870982034642192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/rumah-tradisional-banua-mbaso-di-kota.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/655870982034642192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/655870982034642192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/rumah-tradisional-banua-mbaso-di-kota.html' title='Rumah Tradisional Banua Mbaso di Kota Palu, Sulawesi Tengah'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMie81P7ypI/AAAAAAAAAsg/b-oo7QC_vzo/s72-c/banua+mbaso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1779519906533546398</id><published>2010-10-28T04:34:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T04:34:44.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maluku'/><title type='text'>Benteng Belgica (The Indonesian Pentagon) di Banda Naira, Kab. Maluku Tengah, Maluku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMiawWRwUVI/AAAAAAAAAsc/r4LN13GlmHw/s1600/belgica.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMiawWRwUVI/AAAAAAAAAsc/r4LN13GlmHw/s320/belgica.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ekspansi perdagangan bangsa Eropa di Nusantara sekitar abad ke-16 dan 17 memberi pengaruh yang berarti kepada berbagai bangsa di Asia Tenggara. Salah satunya Indonesia. Berawal dari kedatangan bangsa Portugal di awal abad ke-16, kemudian disusul Belanda dan Inggris pada periode selanjutnya, menjadikan hampir seluruh wilayah Kepulauan Nusantara sebagai zona ekonomi kolonial. Salah satu contohnya Kota Bandaneira, yang kini menjadi ibukota Kecamatan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandaneira merupakan salah satu kota kecil (small town) tinggalan zaman kolonial Portugal dan Belanda di Nusantara. Tempat ini beranjak menjadi kota ketika Portugal menginjakkan kakinya untuk kali pertama di pulau yang terkenal sebagai pulau rempah-rempah (spice island) pada tahun 1527 (Kompas, 24/10/96). Kala itu, Bandaneira diproyeksikan sebagai sentra dagang Portugal untuk Eropa. Oleh karenanya, dibutuhkan pelabuhan yang memadai yang dilengkapi prasarana pertahanan, yakni benteng yang sekaligus berfungsi sebagai penjara dan gudang mesiu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses mengembangkan Bandaneira, Portugal mulanya mendirikan sebuah benteng yang diberi nama Benteng Nassau. Pembangunan benteng ini sekaligus bertujuan sebagai simbol kebesaran kolonial Portugal di kawasan Timur Jauh. Namun, belum selesai benteng ini dibangun, kedatangan Belanda di sana pada akhir abad ke-16 membuat Portugis harus meninggalkan Bandaneira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan VOC (Vereenigde Oost Indiesche Companie) —sebuah kongsi dagang swasta untuk wilayah Hindia Timur asal Belanda yang berdiri pada 1602— di Kepulauan Banda pada tahun 1599 inilah yang menjadi cikal bakal praktik kolonialisasi di antero wilayah Nusantara (Kompas, 24/10/96). VOC menyingkirkan hak-hak ekonomi Portugal dari Kepulauan Banda (dan juga Nusantara) ketika itu karena VOC menerima piagam hak monopoli (oktroi) dari Parlemen Kerajaan Belanda. Melalui piagam tersebut, VOC kemudian memiliki hak penuh atas segala aktivitas perdagangan di Hindia Timur, yakni Afrika bagian selatan dan timur serta seluruh Asia (Kompas, 28/03/02). Kawasan perdagangan yang dimaksud terbentang mulai dari Tanjung Harapan di Afrika Selatan sampai ke Selat Magellan di sebelah timur Kepulauan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piagam oktroi, sebagaimana disebut di atas, sekaligus menjadikan VOC sebagai wakil Pemerintah Kerajaan Belanda untuk kawasan Asia. Karenanya, VOC dapat melakukan perundingan dan mengikat perjanjian dengan para penguasa negara-negara berdaulat di seluruh Hindia Timur. Ia juga berhak membangun benteng untuk melindungi kantor dan gudang mereka, berhak mengangkat gubernur dan pegawai, berhak membentuk pasukan perang, menyelenggarakan peradilan, sampai menerbitkan uang (Kompas, 28/03/02).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana runtutan kisah di atas, hengkangnya Portugal dari Kepulauan Banda di awal abad ke-17, mendorong VOC membangun fondasi-fondasi kekuatan militernya di Nusantara bagian Timur. Ketika itu, kapal-kapal besar VOC berlabuh di Teluk Neira, membawa ribuan personel militernya dan menuntaskan pembangunan Benteng Nassau yang belum selesai dikerjakan Portugis dan juga mempersiapkan pembangunan benteng lain yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam http://www.paketrupiah.com, dikisahkan bahwa pembangunan benteng baru itu dikomandoi oleh Pieter Both, Gubernur Jenderal VOC pertama, pada tahun 1611.  Benteng yang diberi nama “Belgica” ini digunakan sebagai markas dan pusat pertahanan militer. Dalam kurun waktu itu, benteng yang pada awalnya difungsikan sebagai pusat pertahanan tersebut dalam perkembangannya menambah fungsinya sebagai benteng pemantau lalu lintas kapal dagang. Benteng ini kemudian diperbesar tahun 1622 oleh J.P. Coen. Kemudian, tahun 1667 diperbesar lagi oleh Komisaris Cornelis Speelman. Benteng ini menjadi markas militer Belanda hingga tahun 1860, atau berfungsi lebih dari 200 tahun. Setelah itu, benteng yang berada di atas perbukitan Tabaleku (di wilayah barat daya Pulau Naira) dan terletak pada ketinggian 30,01 meter di atas permukaan laut (dpl) ini dibiarkan terbengkalai karena tidak dipakai lagi hingga mengalami kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1991, atau setelah hampir empat seratus tahun berselang, Benteng Belgica dipugar oleh para ahli atas bantuan dana dari Jenderal L.B. Moerdani, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Republik Indonesia. Empat tahun pascapemugaran, benteng ini masuk ke dalam daftar bangunan yang pantas dilestarikan oleh UNESCO karena nilai sejarah yang melekat padanya. Dalam situs resmi UNESCO, whc.unesco.org, benteng ini ditetapkan sebagai salah satu situs peninggalan cagar budaya (world heritage culture) yang harus dilestarikan. UNESCO menerima pengajuan usulan dari Departemen Kebudayaan pada tanggal 19 Oktober 1995, bahwa benteng ini merupakan cagar budaya yang layak untuk dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmosfer napak tilas riwayat kolonialisme di Nusantara akan terasa sejak wisatawan tiba di Pulau Banda. Bukan hanya ketika wisatawan mencium aroma buah pala yang amat kuat di pulau ini, tetapi juga ketika para pelancong berkunjung ke Benteng Belgica. Berada di benteng yang menyimpan sejuta ceritera VOC di awal kedatangannya ini, seolah mengajak kita untuk kembali menengok situasi Bandaneira pada abad ke-17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah berusia hampir 400 tahun, benteng ini masih terawat dengan baik. Tidak tampak di sana, misalnya, coretan-coretan pada tembok benteng yang tebalnya mencapai puluhan sentimeter itu seperti yang sering terjadi pada beberapa bangunan bersejarah di banyak tempat di Indonesia. Selain bangunan yang masih terawat dengan baik, penampilan benteng ini juga masih terlihat kokoh dan tangguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi luar bangunan, banyak yang mengatakan bahwa Benteng Belgica yang dibangun pada tahun 1611 ini secara fisik menyerupai Gedung Pentagon di Washington D.C., Amerika Serikat. Bahkan, benteng ini mempunyai julukan sebagai The Indonesian Pentagon. Karena, secara desain arsitektur bangunan benteng bekas markas VOC tersebut berbentuk pentagonal alias persegi lima. Uniknya, apabila benteng ini dilihat dari salah satu penjuru niscaya hanya akan terlihat empat buah sisi, meski sesungguhnya memiliki lima sisi layaknya sebuah bintang persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sudut pada bangunan ini dilengkapi dengan dinding-dinding yang dikreasi sebagai sarana bertahan ketika ada musuh yang menyerang atau yang lazim disebut sebagai defensive wall. Secara umum, http://en.wikipedia.org/wiki/Fort menyebutkan bahwa VOC mendirikan Benteng Belgica ini merujuk pada tren teknologi arsitektural (model) benteng di Eropa kala itu atau gaya benteng di periode modern awal (Early Modern Era).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas lain dari benteng bercorak Early Modern Era ini adalah keberadaan bastion-bastion pada bangunan benteng. Bastion merupakan sebuah celah pada dinding benteng yang difungsikan sebagai tempat menaruh mulut canon atau meriam (http://en.wikipedia.org/wiki/Bastion). Sebagian besar, bastion-bastion ini menghadap ke arah laut, atau sehadap dengan muka benteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung akan melihat bagaimana benteng ini ternyata tidak hanya meninggalkan berbagai bastion dan dinding-dinding raksasanya saja, melainkan juga beberapa meriam yang pernah digunakan VOC untuk menghalau para ‘pemberontak‘ yang dilakukan oleh penduduk lokal dan beberapa kesultanan dari Sulawesi dan Maluku Utara kala itu (antara akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, apabila pengunjung melihat dari dalam benteng, sebagaimana yang dilukiskan dalam http://www.paketrupiah.com/, konstruksi benteng terdiri atas dua lapis bangunan (dua lantai). Untuk memasukinya, pengunjung harus menggunakan tangga yang aslinya berupa tangga yang dapat diangkat (semacam tangga hidrolik). Kemudian, pada bagian tengah benteng terdapat sebuah ruang terbuka luas untuk para tahanan. Di tengah ruang terbuka tersebut terdapat dua buah sumur rahasia dengan bentuk persegi yang konon menghubungkan benteng dengan pelabuhan dan Benteng Nassau yang berada di tepi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam sumber yang sama, pada setiap sisi benteng terdapat sebuah menara. Untuk menuju puncak menara tersedia tangga dengan posisi nyaris tegak dan lubang keluar yang sempit. Dari puncak menara ini wisatawan dapat menikmati panorama sebagian daerah di Kepulauan Banda, mulai dari birunya perairan Teluk Banda, matahari terbenam (sunset), puncak Gunung Api —sebuah gunung vulkanis di Bandaneira yang tingginya mencapai 667 meter dpl— yang  menjulang, sampai rimbunnya ratusan pohon pala di Pulau Banda Besar. Berjalan-jalan di sekitar benteng ini sangat menyenangkan sambil membayangkan suasana masa kolonial tempo doeloe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng Belgica terletak di Kota Bandaneira, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kota Ambon, ibukota Provinsi Maluku, Anda dapat menggunakan Kapal Pelni KM Ciremai dari Pelabuhan Yos Sudarso untuk menuju Bandaneira. Waktu tempuh yang diperlukan kapal ini adalah tujuh (7) jam perjalanan ke arah tenggara dari Ambon. Meski tampak menjemukan, perjalanan selama 7 jam tersebut akan terobati dengan panorama Laut Banda yang menakjubkan di siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Pelabuhan Yos Sudarso, Anda dapat mencari angkutan umum yang berjejeran di pelabuhan tersebut untuk menuju ke Benteng Belgica. Salah satu angkutan umum yang dapat mengantar Anda menuju Benteng Belgica adalah becak, ojek, angkutan kota, maupun taksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan tidak dipungut biaya apapun ketika mengunjungi Benteng Belgica. Namun, sebagaimana bangunan-bangunan bersejarah lainnya di Kepulauan Banda, kita diharapkan untuk mengisi kotak donasi untuk membantu biaya perawatan benteng ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan akan menemukan banyak penginapan dalam berbagai kelas di Kota Bandaneira, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, salah satunya ialah yang berada di Jalan Ratu Liliselo dan Jalan Pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1779519906533546398?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1779519906533546398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/benteng-belgica-indonesian-pentagon-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1779519906533546398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1779519906533546398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/benteng-belgica-indonesian-pentagon-di.html' title='Benteng Belgica (The Indonesian Pentagon) di Banda Naira, Kab. Maluku Tengah, Maluku'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMiawWRwUVI/AAAAAAAAAsc/r4LN13GlmHw/s72-c/belgica.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4843277778865491777</id><published>2010-10-25T05:03:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T05:03:12.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Barat'/><title type='text'>Taman Wisata Alam Bukit Kelam, Kab. Sintang, Kalbar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMSs-p6IavI/AAAAAAAAAsY/hUNkHmuGXnY/s1600/bukit+kelam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMSs-p6IavI/AAAAAAAAAsY/hUNkHmuGXnY/s320/bukit+kelam.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Oleh masyarakat sekitar, keberadaan Bukit Kelam dikaitkan dengan legenda Bujang Beji dan Tumenggung Marubai. Bujang Beji dan Tumenggung Marubai merupakan kepala kelompok para penangkap ikan di Negeri Sintang (ibu kota Kabupaten Sintang sekarang). Bujang Beji beserta kelompoknya menguasai Sungai Kapuas, sedangkan Tumenggung Marubai beserta kelompoknya menguasai Sungai Melawi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perbedaan hasil tangkapan ikan, muncul niat jahat Bujang Beji untuk menutup aliran Sungai Melawi dengan batu besar. Lalu, ia pergi ke Kapuas Hulu untuk mengangkat batu besar yang terdapat di puncak Bukit Nanga Silat dan membawanya ke Sungai Melawi. Namun, di persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, dewi-dewi dari khayangan menertawakannya beramai-ramai. Tatkala mendongakkan kepala mencari asal suara, tanpa disadarinya, ia menginjak duri beracun. Seketika itu juga, batu yang dipikulnya terlepas dan kemudian terbenam di suatu tempat bernama Jetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut legendanya, batu besar yang terbenam di Jetak itu kemudian tumbuh perlahan-lahan menjadi sebuah bukit. Dewasa ini, bukit tersebut dikenal dengan Bukit Kelam, sebuah obyek wisata unik dan eksotik yang sangat dikagumi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Dinamakan Bukit Kelam karena batu-batu yang terdapat di bukit tersebut berwarna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat keunikan, keeksotisan, dan kekayaan hayati kawasan seluas 520 hektar lebih tersebut, pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 594/Kpts-II/92 pada tanggal 6 Juni 1992, menetapkannya sebagai Taman Wisata Alam Bukit Kelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panorama alamnya yang rancak dan alami, serta udaranya yang sejuk dan segar, menjadikan kawasaan ini tepat sekali dipilih sebagai tujuan rekreasi alam. Pengunjung dapat mencerap keindahan panoramanya sambil berjalan-jalan di kawasan tersebut, atau sambil duduk santai di shelter-shelter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan ini, terdapat berbagai flora langka, seperti meranti (shorea sp), bangeris (koompassia sp), tengkawang (dipterocarpus sp), kebas-kebas (podocarpusceae), anggrek (archidaceae), dan kantong semar raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai fauna langkanya, seperti beruang madu (heralctus mayalanus), trenggiling (manis javanica), kelelawar (hiropteraphilie), dan alap-alap (acciptiter badios), menambah daya tarik kawasan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin ke puncak bukitnya, dapat melewati sebuah tangga batu yang memiliki ketinggian sekitar 90 meter yang terletak di sebelah barat Bukit Kelam. Bagi yang bernyali besar dan menyukai tantangan ekstrem, dapat mencapai puncaknya dengan melewati tebing batu yang terjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puncak bukitnya, terdapat gua-gua alam yang eksotik dan bernuansa magis yang di dalamnya banyak terdapat burung walet. Dan, dari atas puncaknya, terlihat hutan tropis yang lebat dan hijau di sekitarnya, Sungai Kapuas dan Sungai Melawi yang mengapit Kota Sintang, keindahan Kota Sintang dari kejauhan, dan areal persawahan yang menghampar luas di bawahnya. Bila musim hujan tiba, dari tempat ini juga terlihat air terjun yang memesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketinggian kawasan ini berkisar antara 50-900 meter di atas permukaan laut (dpl) dengan kemiringan antara 15°-40°, sehingga tepat sekali dijadikan tempat untuk melakukan olahraga terbang layang dan panjat tebing. Bagi penyuka olahraga lintas alam, di kawasan ini terdapat jalan setapak yang berliku-liku sampai ke dalam hutan dengan medan yang cukup berat. Pengunjung yang ingin berenang dan bermain tenis, di kawasan ini juga tersedia kolam renang dan lapangan tenis yang dapat digunakan saban waktu. Bagi pengunjung yang ingin menikmati kawasan ini pada malam hari, juga disediakan camping ground yang luas dan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di sini pengunjung juga dapat melihat Rumah Panjang (rumah tradisional suku Dayak) Ensaid Pendek dan Ensaid Panjang yang memiliki arsitektur khas.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan ini setiap tahunnya diadakan Gebyar Wisata Bukit Kelam yang menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari masyarakat setempat, pameran wisata, fashion, permainan rakyat, dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Wisata Alam Bukit Kelam terletak di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Sintang berjarak sekitar 395 kilometer di sebelah timur Kota Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Dari Pontianak menuju Sintang, pengunjung dapat naik pesawat, taksi, bus travel, angkutan umum, atau kendaraan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pusat Kota Sintang, Taman Wisata Alam Bukit Kelam berjarak sekitar 19 kilometer ke arah timur. Jalan menuju kawasan ini telah beraspal mulus dan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, sehingga pengunjung mudah mengaksesnya dengan menggunakan bus atau kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 30-35 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menaiki tangga-tangga menuju kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kelam. Untuk memudahkan pengunjung, di kawasan tersebut telah dibangun jalur wisata permanen yang menghubungkan satu objek wisata dengan objek wisata lainnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kelam terdapat berbagai fasilitas, seperti pusat informasi pariwisata, pemandu wisata, balai pertemuan, panggung hiburan, papan penunjuk arah, camping ground, dan area hiking,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di kawasan ini juga terdapat terminal bus, area parkir yang luas dan aman, warung makan, kolam renang, lapangan tenis, shelter-shelter, sentra oleh-oleh dan cenderamata, dan toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang ingin menginap tidak perlu khawatir, karena di kawasan ini terdapat losmen dan wisma dengan berbagai tipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4843277778865491777?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4843277778865491777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/taman-wisata-alam-bukit-kelam-kab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4843277778865491777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4843277778865491777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/taman-wisata-alam-bukit-kelam-kab.html' title='Taman Wisata Alam Bukit Kelam, Kab. Sintang, Kalbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMSs-p6IavI/AAAAAAAAAsY/hUNkHmuGXnY/s72-c/bukit+kelam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1635262270766396247</id><published>2010-10-21T16:14:00.001+07:00</published><updated>2010-10-21T16:20:13.052+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepulauan Riau'/><title type='text'>Pesona Pulau Bintan, Kabupaten Bintan, Kepri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMAEXZ2wysI/AAAAAAAAAsU/AATnk52RmKk/s1600/bintan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMAEXZ2wysI/AAAAAAAAAsU/AATnk52RmKk/s320/bintan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pariwisata di Pulau Bintan terus menggeliat. Pemkab setempat giat mengembangkan keindahan pulau yang terletak 40 km dari Singapura ini menjadi daerah tujuan wisata andalan. Tak hanya wisata bahari, Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan juga gencar mengembangkan wisata olahraga sebagai daya tarik di pulau terbesar di gugusan pulau yang menghampar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Visit Bintan Year (VBY) 2010, Pemkab Bintan menargetkan 550 ribu kunjungan wisatawan dan pada 2012 sebanyak 1 juta wisatawan. "Pada 2012, VBY menargetkan satu juta wisatawan mengunjungi pulau ini," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bintan RM Akib Rachim kepada rombongan Media Fam Trip Kementerian Budaya dan Pariwisata, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target itu tidak muluk-muluk mengingat pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata cukup besar. Menurut data Dinas Pariwisata dan Budaya setempat, pendapatan asli daerah (PAD) Bintan 2009 adalah Rp 132,7 miliar, yang kebanyakan berasal dari pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan. Angka ini melampaui target dari yang ditargetkan sebesar Rp 127,95 miliar, atau pencapaiannya sebesar 103,76 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berwisata ke Pulau Bintan, wisatawan tidak hanya disuguhi keindahan pantai pasir putih eksotis, air laut jernih, aneka batu karang laut di Pantai Lagoi, hutan mangrove dan berbagai olahraga bahari, tetapi juga resor istirahat yang menawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan operator pariwisata Singapura, yang merasa diuntungkan dengan pesatnya Bintan, ikut menjual pulau yang dijuluki "Bumi Segantang Lada" itu ke berbagai penjuru dunia. Di area resor wisata pulau seluas 23 ribu hektare ini setidaknya ada lima resor yang ditawarkan, yakni Mayang Sari, Nirwana Gardens, Bintan Lagoon, Angsana, dan Banyan Tree.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keelokan dan kebersihan Pantai Lagoi tidak kalah dengan pantai-pantai di Bali. Karena amat tersohornya pantai di Bintan, tokoh-tokoh penting dunia menyempatkan diri berkunjung ke Bintan. Misalnya, yang paling anyar adalah kunjungan Tonny Blair. Mantan Perdana Menteri Inggris ini memilih Pantai Lagoi sebagai tempat berlibur bersama keluarga pada April 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya berselang sekitar tiga minggu sebelum kunjungan Blair, Lagoi juga kedatangan tamu penting lainnya, yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan dan aktor Hollywood Chuck Norris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat rombongan Media Fam Trip yang dipimpin Kasubdit Lembaga Pariwisata dan Widyawisata Ditjen Pemasaran Kemenbudpar Vincentius Jemadu itu mengunjungi Bintan, sejumlah artis dan sutradara ternama Bollywood India tengah melakukan syuting film drama komedi berjudul Behjatry Masula. Mereka mengambil gambar di kawasan wisata internasional Lagoi (Bintan Utara), serta kawasan perbukitan yang masih alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata olahraga golf juga sudah mendunia di Bintan karena telah mendapat PATA Gold Award. Para pegolf dunia berbondong-bondong mendatangi pulau ini untuk mencoba lapangan golf yang merupakan lima terbaik di Asia. "Bahkan ada olok-olok, pegolf Indonesia belum disebut golfer kalau belum menjajal lapangan di sini," kata Akib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program olahraga andalan untuk mendongkrak VBY 2010 lainnya yaitu Tour de Bintan. Sekitar 300 pembalap sepeda dari berbagai negara dan Indonesia bakal berlaga pada lomba balap sepeda pada 15-17 Oktober 2010. Peserta yang sudah konfirmasi untuk bertarung yakni dari Selandia Baru, Australia, Singapura, Inggris, Amerika, China, Korea, Jepang, Thailand, Filipina, dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tour de Bintan digelar untuk kedua kalinya. Dibanding tahun lalu yang diikuti 100 peserta dari sembilan negara, kata Akib, kegiatan sekarang lebih menantang. Pasalnya, rute yang dilalui lebih panjang (dari 266 km ditambah jadi 300 km) yang merupakan perpaduan pantai, bukit, dan hutan. Meski baru pertama digelar, Tour de Bintan sudah mendapat kepercayaan dari United Cycling International (UCI) atau Badan Balap Sepeda Dunia. "Kami harapkan, tahun ini Tour de Bintan bisa ditetapkan menjadi kalender tahunan balap sepeda internasional, seperti halnya Tour de Singkarak," kata Akib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata Sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain wisata Bahari, Pemprov Kepri juga giat mempekenalkan wisata sejarah. Pasalnya, daerah ini sangat terkenal pada abad ke-18 pada saat kejayaan Kerajaan Melayu. Salah satu objek wisata sejarah yang terkenal yaitu di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau seluas 240 hektare dengan panjang dua kilometer dan lebar kurang dari satu kilometer itu memiliki aneka situs peninggalan sejarah Melayu abad ke-18, yang sampai kini masih tetap lestari. Misalnya, masjid dengan arsitektur yang menarik, sebuah benteng kuno untuk memantau lalu lintas perahu, Kompleks Makam Raja Kerajaan Riau-Lingga. Juga, ada rumah akar pohon bekas praktik tabib kerajaan, balai pertemuan adat, puing-puing bekas pagar pembatas kerajaan. Situs peninggalan sejarah ini sebagai bukti Indonesia pernah mengalami kejayaan pada masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pergi ke Pulau Penyengat, juga tidak susah. Pulau ini berdekatan dengan Pulau Bintan, tapi masuk wilayah Tanjung Pinang. Untuk mencapai pulau tersebut dari Tanjung Pinang, cukup naik perahu kelotok atau populer disebut pompom dari Pelabuhan Kuning, Tanjung Pinang, dengan membayar Rp 5.000. Wisatawan dari Batam harus menyebrang ke Pelabuhan Sri Intan, Tanjung Pinang dulu baru melanjutkan ke Pulau Penyengat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1635262270766396247?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1635262270766396247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pesona-pulau-bintan-kabupaten-bintan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1635262270766396247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1635262270766396247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pesona-pulau-bintan-kabupaten-bintan.html' title='Pesona Pulau Bintan, Kabupaten Bintan, Kepri'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TMAEXZ2wysI/AAAAAAAAAsU/AATnk52RmKk/s72-c/bintan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1386052296875793206</id><published>2010-10-21T05:35:00.000+07:00</published><updated>2010-10-21T05:35:15.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah Istimewa Yogyakarta'/><title type='text'>Desa Wisata Kerajinan Batik Kayu "Krebet", Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL9uhx8TD3I/AAAAAAAAAsQ/I4M0X6gFPcI/s1600/krebet.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL9uhx8TD3I/AAAAAAAAAsQ/I4M0X6gFPcI/s320/krebet.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Batik lazimnya ditoehkan di atas kain, namun para pengrajin di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, batik dikembangkan dengan menggunakan media kayu. Topeng kayu, miniatur binatang, dan pernik hiasan lainya dihiasi motif-motif batik dibuat dengan proses layaknya membatik di atas kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dusun Krebet sebenarnya merupakan kawasan tandus. Namun kreativitas warganya dalam mengolah kerajinan batik kayu, telah membuat dusun ini dijadikan sebagai desa wisata yang ada di Kabupaten Bantul.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerajinan batik kayu ini menjadi icon dusun Krebet dan sekaligus menjadi tulang punggung ekonomi warga. Omset para pengrajin setiap bulannya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Hasil kerajinan Batik kayu Krebet ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri seperti Bali, Jakarta, dan Surabaya melainkan juga telah menembus pasar mancanegara, yakni Asia, Eropa dan timur tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal menarik lainnya yang bisa dilakukan wisatawan di sini adalah belajar membatik wayang dari kayu. Membatik dengan media wayang kayu tentu akan memberikan sensasi yang berbeda. Proses membatik dengan media ini tentu akan lebih membutuhkan ketelitian sebab polanya secara otomatis dibuat manual, tidak dicetak seperti ketika membatik dengan media kain. Nuansa istimewa lain dari kegiatan membatik wayang ini adalah pengunjung dapat mempelajari berbagai jenis motif batik, seperti motif klasik Kraton, seperti parangrusak, parangbarong, kawung, garuda, sidomukti, sidorahayu dan puluhan motif lain. Motif-motif ini sangat terkenal dan diminati di pasar mancanegara. Selain motif-motif tersebut, pengunjung juga bisa memilih sendiri motif batik yang hendak dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun fasilitas belajar membatik di dusun ini tergolong sederhana dan belum menyediakan instruktur yang bisa berbahasa asing, namun dengan mengamati aktivitas para pengrajin mulai dari membuat wayang dan membatik, pengunjung dapat memperoleh modal yang cukup untuk mulai membatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan lain yang didapat pengunjung bila berkunjung ke desa wisata ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan lokasi Obyek Wisata Goa Selarong, yang merupakan tempat persembunyian Pangeran Dipenogoro saat berperang melawan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Desa Wisata Kerajinan Batik Kayu “ Krebet ” terletak di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, kurang lebih 12 km Barat Daya Kota Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Dusun Krebet, pengunjung bisa melewati Jalan Bantul menuju ke arah selatan. Dalam perjalanan ini pengunjung dapat memilih beberapa alternatif jalan, yakni melewati desa wisata Kasongan atau berbelok ke kanan setelah sampai Masjid Agung bantul. Pengunjung harus menyiapkan kendaraan pribadi atau menghubungi agen tur yang menyediakan jasa menuju dusun tersebut, sebab tak ada angkutan umum yang menjangkau dusun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Kabupaten Bantul tidak memungut tarif apapun kepada wisatawan. Pengunjung bisa mengunjungi Desa Wisata Krebet secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa wisata ini ada sekitar 25 sanggar yang menjadi tempat penampungan bagi setiap kreativitas warga masyarakat. Hampir semua warganya, baik laki-laki maupun perempuan bekerja pada sektor usaha kerajinan batik kayu. Untuk menikmati proses belajar membuat wayang batik ini, anda perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 200.000,00 (Desember 2009). Sekilas jumlah tersebut tampak mahal, tapi akan terasa murah karena tak hanya proses belajar membuat wayang saja yang bisa dinikmati melainkan pengunjung juga akan disajikan dasilitas menginap di rumah penduduk yang dijadikan homestay di dusun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1386052296875793206?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1386052296875793206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/desa-wisata-kerajinan-batik-kayu-krebet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1386052296875793206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1386052296875793206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/desa-wisata-kerajinan-batik-kayu-krebet.html' title='Desa Wisata Kerajinan Batik Kayu &quot;Krebet&quot;, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL9uhx8TD3I/AAAAAAAAAsQ/I4M0X6gFPcI/s72-c/krebet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2202220009375592353</id><published>2010-10-19T22:48:00.002+07:00</published><updated>2010-10-19T23:13:39.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Tengah'/><title type='text'>Monumen Palagan Sambi, Kab. Kotawaringin Barat, Kalteng</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL3B19sBIcI/AAAAAAAAAsM/m45b90fOd5c/s1600/palagan+sambi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL3B19sBIcI/AAAAAAAAAsM/m45b90fOd5c/s320/palagan+sambi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sekitar 61 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 17 Oktober 1947, di Desa Sambi, pedalaman Kabupaten Kotawaringin Barat, tergores sebuah cacatan sejarah bagi TNI AU yang pertama kalinya menerjunkan pasukan payung RI di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjunan pasukan payung pertama RI itu atas permintaan Gubernur Kalimantan Selatan waktu itu, yaitu Ir. Pangeran Muhamad Noor kepada KSAU (Kepala Staf Angkatan Udara) Komodor Udara D. Suryadarma untuk mendirikan stasiun radio induk yang dapat menghubungkan Yogyakarta (pusat pemerintahan waktu itu) dengan Pulau Kalimantan sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk memenuhi permohonan tersebut, KSAU membentuk staf khusus dengan tugas mempersiapkan dan melatih pasukan payung sebanyak 13 orang yang sebagian besar direkrut dari putra asli Kalimantan bersama dengan pemuda asal Sulawesi dan Jawa di bawah komandan Mayor Tjilik Riwut. Dengan hanya dilatih selama satu minggu, anggota pasukan payung yang belum memiliki ketrampilan secara memadai itu diterjunkan dari pesawat C 4/Dakota RI-002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penerjunan tersebut tidak ada satu pun di antara 13 anggota pasukan yang berhasil dengan mulus mendarat sampai ke tanah. Semuanya mengalami hambatan-hambatan di atas pohon. Namun, tantangan yang paling tragis justru datang dari penghianatan bangsa sendiri, karena ada oknum yang telah memberitahu kepada Belanda tentang operasi penerjunan tersebut. Pasukan khusus yang selama berbulan-bulan hidup di rimba belantara itu akhirnya diserang oleh pasukan Belanda dan mengakibatkan tiga orang anggota pasukan gugur di medan laga. Ketiga orang yang gugur dalam penyergapan pasukan Belanda itu adalah Iskandar, pimpinan pasukan, dan dua anggota lainnya, Akhmad Kosasih dan Hary Hadi Sumantri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur pada penerjunan pasukan payung pertama itu, pada tahun 2000 diresmikan Monumen Palagan Sambi oleh Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Hanafie Asnan di Desa Sambi, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Pemberian nama Palagan Sambi didasarkan pada lokasi di mana peristiwa penerjunan itu terjadi, yaitu di Desa Sambi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan Monumen Palagan Sambi dapat dilihat dari dua aspek, yaitu aspek fisik bangunannya dan aspek sejarahnya. Dilihat dari aspek fisiknya, keistimewaan Monumen Palagan Sambi terletak pada bagian utama dari monumen ini, yaitu pesawat C 4/Dakota RI-002, pesawat asli yang digunakan sewaktu penerjunan. Pesawat ini ditopang oleh sebuah tiang penyangga beton yang berdiri kokoh di atas pelataran seluas kurang lebih 10 x 12 meter. Kondisi pesawat ini sangat terawat, karena sebelumnya benda ini merupakan koleksi berharga milik Angkatan Udara Indonesia. Namun, setelah Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berencana membangun sebuah monumen untuk mengenang peristiwa penerjunan tersebut, pihak Angkatan Udara kemudian menghadiahkan pesawat ini kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk dijadikan sebagai simbol monumen ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nilai sejarah yang melekat pada monumen ini adalah mengingatkan masyarakat Indonesia pada besarnya kontribusi Angkatan Udara Indonesia dalam mengusir penjajah Belanda dari bumi pertiwi. Monumen ini juga mengingatkan pada cikal-bakal lahirnya korps pasukan payung TNI Angkatan Udara Indonesia, karena di tempat bersejarah inilah pertama kalinya Angkatan Udara Indonesia menerjunkan pasukan payung yang saat itu dilatih hanya dalam waktu satu minggu. Sebelum peristiwa penerjunan itu terjadi, Angkatan Udara Indonesia belum memiliki korps pasukan payung sama sekali. Sedangkan bagi masyarakat Kotawaringin Barat saat ini, Monumen Palagan Sambi adalah simbol kegigihan para pendahulunya dalam mengusir penjajah Belanda dari bumi Kalimantan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monumen Palagan Sambi terletak di Desa Sambi, Kecamatan Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Propinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai Pangkalan Bun, pengunjung tidak harus singgah di Palangkaraya (Ibukota Propinsi Kalimantan Tengah) terlebih dahulu. Sebab, di Pangkalan Bun sudah terdapat bandar udara yang menghubungkan dengan kota-kota seperti Ketapang, Palangkaraya, Sampit, Banjarmasin, Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Dari kota-kota tersebut, penerbangan menuju Pangkalan Bun rata-rata satu kali dalam sehari. Setelah sampai di Bandara Pangkalan Bun, pengunjung dapat menggunakan taksi, mobil sewaan, atau menggunakan sarana transportasi umum berupa minibus jurusan Bundaran Tugu Pancasila (pusat kota Pangkalan Bun). Letak monumen yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari Bundaran Tugu Pancasila membuat monumen ini dapat dijangkau hanya dengan berjalan kaki.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar Monumen Palagan Sambi, pengunjung dapat menjumpai sarana akomodasi dan fasilitas yang cukup lengkap, antara lain: hotel/rumah penginapan, restoran/rumah makan, swalayan/minimarket, tempat ibadah (masjid dan gereja), warung internet, warung telekomunikasi, kios-kios penjual voucher handphone, kios-kios penjual cenderamata, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2202220009375592353?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2202220009375592353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/monumen-palagan-sambi-kab-kotawaringin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2202220009375592353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2202220009375592353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/monumen-palagan-sambi-kab-kotawaringin.html' title='Monumen Palagan Sambi, Kab. Kotawaringin Barat, Kalteng'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TL3B19sBIcI/AAAAAAAAAsM/m45b90fOd5c/s72-c/palagan+sambi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8539582688492229203</id><published>2010-10-12T09:52:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T05:11:54.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Selatan'/><title type='text'>Pasar Batu dan Cinderamata Cahaya Bumi Selamat Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TLTc9veP_1I/AAAAAAAAAsE/ug7VH8gf-pA/s1600/martapura2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TLTc9veP_1I/AAAAAAAAAsE/ug7VH8gf-pA/s320/martapura2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kota Martapura dikenal sebagai Kota Intan. Ibukota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini adalah penghasil batu mulia intan/berlian serta batu aji. Batu-batu indah dan berharga tersebut ada yang ukurannya mencapai sebesar ukuran telur ayam. Batu intan dan permata di Pasar Cahaya Bumi Selamat ini masih ditambang dengan cara tradisonal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula warga menggali lubang pendulangan sedalam 1  hingga 3 meter. Dalam tidaknya sebuah lubang pendulangan ditentukan oleh jauh dekatnya batu dulangan (batu yang diduga mengandung intan) yang terpendam di dalam tanah. Setelah digali, batu dulangan kemudian dinaikkan ke atas, kemudian ditumpuk tidak jauh dari lubang pendulangan. Selanjutnya, batu dulangan diangkat lagi ke tepi sungai untuk dicuci. Batu dulangan dicuci dengan bantuan alat yang disebut dulangan atau linggangan yang terbuat dari pohon kayu besar yang dibentuk seperti kerucut, mirip topi para petani di pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit demi sedikit batu dulangan tersebut dicuci dan disortir, setelah yakin di dalam batu dulangan tersebut tidak ada intan, batu dulangan tersebut dikeluarkan dari dalam dulangan. Begitulah seterusnya, sampai tumpukan batu dulangan habis dicuci dan seseorang pendulang intan berhasil menemukan sebutir intan. Bila seorang berhasil menemukan sebutir intan, maka yang bersangkutan harus mengumandangkan Salawat Nabi dan mengulum intan temuannya itu ke dalam mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar kumandang Salawat Nabi, biasanya para pendulang intan di sekitarnya akan berdatangan untuk melihat dari dekat intan yang baru saja ditemukan. Selama menjalani profesinya sebagai pendulang intan, mereka dilarang melakukan perbuatan tertentu yang dianggap tabu, misalnya mengibaskan pakaian, kencing di lubang pendulangan, kentut di lubang pendulangan, bersiul-siul, bernyanyi, dan tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tambang intan di Kalimantan Selatan menyimpan banyak kandungan intan yang besar, akan tetapi tidak setiap saat bisa ditemukan. Yang bisa diperoleh setiap harinya hanyalah intan-intan kecil yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terkadang dalam beberapa hari, para pendulang tidak menemukan intan sama sekali, karena untuk menemukan intan yang diidam-idamkan sifatnya adalah untung-untungan. Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk bekerja mencari rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu-batu yang ditemukan tersebut kemudian dibentuk menjadi berbagai macam kerajinan. Setelah berbentuk perhiasan atau cenderamata, batu-batu ini dijual di sentra perdagangan. Sentra penjualan sekaligus etalase batu intan dan cenderamata khas Martapura yang terbesar adalah Pasar Batu dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat. Wisatawan yang berkunjung ke Martapura tidak pernah melewatkan untuk singgah di pasar yang sudah lekat sebagai ikon Martapura ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Cahaya Bumi Selamat ini cukup luas. Di dalamnya wisatawan akan menjumpai toko-toko yang memajang kilau keindahan batu permata. Batu-batu tersebut ada yang sudah dipadupadankan dalam bentuk perhiasan, tetapi ada juga yang berupa batu murni. Selain itu, ada pula aneka aksesoris yang diciptakan dengan bahan dasar batu. Selain perhiasan dan aksesoris, Pasar Cahaya Bumi Selamat ini juga menyediakan kerajinan tangan khas daerah hingga ramuan obat dari Kalimantan, seperti pasak bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragamnya hasil kerajinan dari batu ini menjadikan harga cenderamata dan perhiasan di Pasar Cahaya Bumi Selamat sangat variatif. Di sini pengunjung dapat menjumpai permata dengan harga murah sampai permata dengan harga selangit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat boleh jadi adalah pasar intan yang paling unik di dunia. Meskipun bernama Pasar Intan, namun situasi dan kondisinya tidaklah semewah nama yang disandangnya. Suasana yang tercipta di pasar ini sangat egaliter. Di sini tidak ada toko-toko dengan etalase super mewah seperti lazimnya pasar intan lainnya. Merupakan hal yang wajar dan lumrah jika wisatawan akan menjumpai beberapa toko di pasar tersebut lebih sering tutup daripada buka. Hal ini dikarenakan pemilik toko tersebut lebih gemar menjual intannya secara asongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekitar 7 km dari pusat kota Martapura, tepatnya di Kecamatan Cempaka, wisatawan dapat mengunjungi tempat pendulangan intan. Batu paling terkenal yang pernah ditemukan di lokasi ini adalah intan trisakti yang ditemukan sekitar belasan tahun yang lalu. Dengan ditemukannya intan ini, sang pendulang menjadi kaya mendadak. Bahkan nama Trisakti diabadikan menjadi sebuah nama pelabuhan di Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat ini terletak di pusat kota Martapura. Secara Administratif pasar ini terletak di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamatlebih kurang berjarak 45 km ke arah Timur dari ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin. Perjalanan ini bisa ditempuh dengan jalur darat baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Lama waktu tempuh dari Kota Banjarmasin mencapai 45 menit. Jika Anda datang dari Bandara Syamsudin Noor, maka waktu tempuh yang diperlukan untuk mencapai pasar ini relatif lebih singkat. Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencapai pasar ini.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan tidak dikenakan tarif tiket masuk apapun untuk berkunjung ke Pasar Intan dan Cinderamata Cahaya Bumi Selamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekitar 7 km dari pusat kota Martapura, tepatnya di Kecamatan Cempaka, wisatawan dapat mengunjungi tempat pendulangan intan. Di Kecamatan Cempakaini, banyak orang yang mendadak kaya raya karena mendapat uang puluhan juta rupiah begitu berhasil menemukan sebutir intan berkadar di atas puluhan karat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8539582688492229203?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8539582688492229203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pasar-batu-dan-cinderamata-cahaya-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8539582688492229203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8539582688492229203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pasar-batu-dan-cinderamata-cahaya-bumi.html' title='Pasar Batu dan Cinderamata Cahaya Bumi Selamat Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TLTc9veP_1I/AAAAAAAAAsE/ug7VH8gf-pA/s72-c/martapura2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2127570024671806088</id><published>2010-10-09T05:27:00.000+07:00</published><updated>2010-10-09T05:27:33.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nanggroe Aceh Darussalam'/><title type='text'>Pulau Weh, Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TK-am7ewMII/AAAAAAAAAsA/mE6JSWnTyhw/s1600/pulau+weh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TK-am7ewMII/AAAAAAAAAsA/mE6JSWnTyhw/s320/pulau+weh.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah tiba di Aceh rasanya belum lengkap jika belum menginjakkan kaki ke Sabang, Pulau Weh yang merupakan "titik nol" bahagian paling barat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari Sabang sampai Merauke (Papua), kini bukanlah sebuah lagu, tapi begitulah gambaran luasnya negeriku, Indonesia Raya," demikian kalimat yang keluar dari seorang wisatawan Nusantara, setibanya di Balohan Sabang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Weh memiliki keunikan dan keindahan alamnya yang masih alami. Birunya laut menembus karang-karang beraneka ragam, warna-warni ikan hias sehingga digelar sebagai "surganya" alam bawah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panorama alam perairan laut dangkal itu bisa disaksikan di Taman Laut Rubiah, sekitar 23,5 kilometer sebelah barat kota Sabang. Untuk menjangkau objek wisata "surga" bawah laut itu bisa dicapai melalui darat atau sekitar tujuh kilometer dengan perahu bermesin dari Kota Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2.600 hektare kawasan Pulau Rubiah telah ditetapkan sebagai daerah khusus cagar alam (special nature reserve). Kondisi perairan laut kawasan wisata andalan Sabang relatif tenang dan jernih .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penggemar snorkel berpengalaman, Octopus dan Stingrays dapat memilih juga Pantai Iboih, yang berdekatan dengan kawasan Pulau Rubiah. Pantai Iboih berpasir putih dan halus. Bertahun-tahun Iboih juga dikenal sebagai "surganya" para turis dari berbagai belahan dunia, terutama penggemar snorkel dan selam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain dari Pulau Weh yang berjarak sekitar 14 mil laut dari Kota Banda Aceh, yaitu tempat bersejarah seperti benteng kuno dan meriam peninggalan perang sebelum kemerdekaan RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabang juga diberi gelar sebagai kota "seribu benteng" karena hampir setiap jengkal tanah yang mengarah ke laut lepas itu terdapat benteng kuno, dari masa perang melawan Portugis sampai masuknya Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Weh yang mudah dijangkau dengan kapal penyeberangan dari pelabuhan Ulee Lhue Kota Banda Aceh, dengan dua armada kapal cepat (45 menit) dan feri (90 menit) itu juga memiliki sejumlah objek wisata lain yang menarik dikunjungi wisatawan.&lt;br /&gt;Pelabuhan bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era 1970-an hingga 1985, Pemerintah Pusat menetapkan status Sabang sebagai kawasan pelabuhan bebas (freeport). Masa-masa itu disebut dengan kejayaan Sabang karena hampir setiap jam, berlabuh kapal-kapal niaga dari berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat itu, Sabang merupakan salah satu daerah yang banyak dikunjungi kapal-kapal niaga dan menjadi salah satu wilayah perputaran ekonominya cukup baik di Aceh," kata salah seorang pegiat LSM di Sabang, TM Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pascareformasi, Pemerintah Pusat kembali memberi kado istimewa kepada Sabang, melalui Undang Undang Nomor 37/2000 tentang kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Pemerintah Pusat dan Aceh terus berupaya memajukan kawasan Sabang terutama sektor pariwisata sebagai unggulan untuk menarik "dolar" dari jasa kunjungan wisatawan. Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar menyatakan pengembangan Kota Sabang agar menjadi lokomotif atau penggerak pariwisata di 23 kabupaten/kota di provinsi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berharap pengembangan pariwisata di Sabang oleh pemerintah pusat harus menjadi penggerak bagi daerah lain seperti di pesisir timur dan pantai barat Aceh," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan sektor wisata berpeluang penting dalam meningkatkan pendapatan daerah yang didukung dengan berbagai potensi alam yang indah dan situs-situs sejarah di daerah ini. "Aceh memiliki banyak potensi wisata yang harus dikembangkan guna meningkatkan kunjungan wisatawan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabang sebagai "lokomotif" maka kabupaten/kota lainnya di Aceh, Nazar mengharapkan agar memprogramkan kalender kebudayaan yang digelar minimal dua bulan sekali guna menarik wisatawan berkunjungan di seluruh daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adanya even kebudayaan seperti penampilan berbagai tari tradisional akan mampu untuk menarik para wisatawan berkunjung ke Aceh," kata Nazar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendukung berjalannya "lokomotif" pariwisata Aceh, maka Pemerintah Pusat harus memberi perhatian yang serius terhadap tiga kawasan lainnya yakni Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Jaya sebagai daerah pengembangan kawasan Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami berharap Kementerian Budaya dan Pariwisata dapat menyetujui ketiga daerah yang kami usulkan itu sebagai daerah penopang pengembangan wisata di Sabang," katanya.&lt;br /&gt;Pariwisata Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata pada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Firmansyah Rahim, mengatakan Kota Sabang menjadi salah satu dari 29 daerah di Indonesia yang akan dikembangkan sebagai daerah pariwisata selama lima tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari 29 daerah yang akan dikembangkan sebagai kawasan kunjungan wisata oleh pemerintah pusat, salah satunya adalah Sabang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpilihnya Sabang, ia mengatakan, karena memiliki berbagai aspek pendukung seperti infrastruktur dan daya tarik sebagai daerah tujuan wisata yang dimiliki oleh kota berpenduduk sekitar 26 ribu jiwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pascatsunami, ruas jalan terutama akses ke sejumlah lokasi wisata di Sabang sudah membaik, selain dukungan transportasi yang memadai, Pulau Weh juga memiliki sarana pendukung lainnya seperti hotel dan penginapan yang dikelola masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan sektor pariwisata itu harus ramah lingkungan, menambah lapangan kerja dan mengurangi angka kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sektor pariwisata merupakan salah satu kekayaan alam yang dapat terus dikembangkan dan tidak akan habis dibanding sektor pertambangan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Aceh dalam lima tahun terakhir meningkat drastis yakni dari 4.414 orang 2005 menjadi 18.589 orang pada 2009. Kunjungan wisatawan asing ke Aceh pada 2005 sebanyak 4.414 orang, 2006 (11.524), 2007 (13.838), 2008 (17.282) dan pada 2009 mencapai 18.589 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain wisman, kunjungan wisatawan nusantara ke Aceh juga meningkat yakni dari 296.801 orang 2005 menjadi sebanyak 712.630 orang pada 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Wali kota Sabang Munawarliza Zainal mengatakan kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Pulau Weh setiap hari sekitar 20 orang. Mereka itu berasal dari berbagai negara antara lain seperti Jerman dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kunjungan wisman ke Sabang itu selama ini bervariasi, yakni minimal dua hari dan maksimal sepekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota DPRK Sabang, Muntadhir menyatakan selain memiliki objek wisata menarik, keramah tamahan masyarakat Pulau Weh akan menjadi daya tarik tersendiri sebagai daerah kunjungan wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masyarakat Sabang sangat mendukung pengembangan sektor pariwisata karena mereka tahu hanya melalui jasa pariwisata maka upaya pertumbuhan ekonomi Pulau Weh akan tercapai," kata politisi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Weh yang pernah menjadi "lokomotif" ekonomi Aceh pada masa pelabuhan bebas, kini diharapkan bisa tumbuh dan berkembang melalui "lokomotif" pengembangan sektor pariwisata. (A042/K004)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2127570024671806088?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2127570024671806088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pulau-weh-kota-sabang-nanggroe-aceh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2127570024671806088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2127570024671806088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/pulau-weh-kota-sabang-nanggroe-aceh.html' title='Pulau Weh, Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TK-am7ewMII/AAAAAAAAAsA/mE6JSWnTyhw/s72-c/pulau+weh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1916416719793623505</id><published>2010-10-07T02:45:00.001+07:00</published><updated>2010-10-07T02:47:35.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah Istimewa Yogyakarta'/><title type='text'>Gunung Merapi, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TKzRrvDqiKI/AAAAAAAAAr4/1pYlRkJdEp4/s1600/merapi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="254" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TKzRrvDqiKI/AAAAAAAAAr4/1pYlRkJdEp4/s320/merapi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Gunung Merapi (2911 meter di atas permukaan laut) merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Gunung ini terletak kira-kira 30 km di sebelah utara Kota Yogyakarta dan termasuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Merapi bertalian erat dengan mitos, kepercayaan, dan filosofi masyarakat Jawa, terutama masyarakat sekitar gunung tersebut. Hal ini digambarkan dengan garis imajiner yang menghubungkan antara Gunung Merapi dengan Laut Selatan (Samudera Indonesia) dengan Kota Yogyakarta sebagai titik pusat. Garis imajiner tersebut mempunyai dua aspek filosofis, yaitu jagat alit dan jagat ageng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jagat alit merupakan proses perjalanan kehidupan manusia sejak lahir hingga menghadap Yang Maha Kuasa. Tugu Yogyakarta merupakan titik di mana manusia dapat menyatu dengan Tuhan tatkala ia mampu menempuh kehidupan dengan benar dan “lurus”. Planologi Kota Yogyakarta menggambarkan makna dari filosofi tersebut melalui jalan yang membujur dari selatan ke utara. Namun, perjalanan kehidupan manusia tak lepas dari godaan kekuasaan dan kemewahan. Godaan kekuasaan digambarkan melalui kompleks Kepatihan, sedangkan godaan harta tergambar lewat pasar Beringharjo yang berada di sisi jalan antara Keraton dan Tugu Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagat Ageng bermakna seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan mementingkan hati nurani ketimbang nafsu kekuasaan. Pemimpin harus melandaskan kepemimpinannya dengan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan. Artinya, tindakan memimpin mestilah berdasar pada apa yang diperbolehkan/diperintahkan dan dilarang oleh Tuhan. Oleh karena itu, makna dari garis imajiner tersebut adalah bahwa manusia dapat berada dekat dan menyatu dengan Tuhannya ketika ia sudah dapat memaknai hakikat hidup yang sebenarnya serta berperilaku sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Merapi juga diliputi mitos sebagai kerajaan makhluk halus. Masyarakat percaya bahwa Gunung Merapi dijaga oleh Kiai Sapujagad, patih Kesultanan Mataram Islam pada masa pemerintahan Panembahan Senopati, yaitu Sultan Mataram Islam yang pertama. Namun, makhluk halus yang menghuni Merapi bukanlah makhluk yang jahat asalkan manusia senantiasa biasa menjaga dan menghargai Merapi sebagai entitas kehidupan. Atas dasar mitos tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Merapi melakukan berbagai upacara, misalnya Upacara Labuhan yang diadakan setiap tahun oleh Keraton Yogyakarta, kegiatan sedekah gunung, selamatan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar makna filosofis yang menghubungkan keberadaan Gunung Merapi, Laut Selatan, dan Keraton Yogyakarta, Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang memiliki keistimewaan tersendiri. Hingga saat ini, Gunung Merapi masih menjadi salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. Sejak meletus pada tahun 1548, Gunung Merapi sudah meletus 68 kali. Aktivitas letusan kecil Merapi terjadi setiap 2-3 tahun dan letusan besar terjadi sekitar 10-15 tahun sekali – terakhir pada tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan besar Gunung Merapi terjadi pada tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan pada tahun 1006 inilah yang diklaim sebagai penyebab perpindahan Kerajaan Mataram Hindu ke Jawa Timur. Sementara itu, letusan yang terjadi pada tahun 1930 menelan korban 1.369 jiwa. Aktivitas letusan yang sering terjadi mengakibatkan ketinggian dan bentuk puncak Merapi senantiasa berubah dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendaki Merapi menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang suka melakukan petualangan. Jalan setapak untuk mendaki Merapi tidak seperti laiknya jalur pendakian. Kadang-kadang jalan ini lebih menyerupai parit dari puncak gunung. Begitu pula medan sepanjang pendakian: berbatu, terjal, dan mudah longsor. Mendekati Puncak Garuda, para pendaki harus ekstra hati-hati dan tepat dalam mengambil keputusan karena tak jarang bebatuan yang diinjak justru longsor – yang bisa berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keistimewaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Merapi menawarkan berbagai obyek wisata yang menarik. Di lereng selatan ada obyek wisata Kinahrejo yang sekaligus menjadi jalur pendakian dari sisi selatan. Di sini Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah atau berkunjung ke Tuk Pitu (tujuh mata Air). Atau Anda juga dapat bertemu langsung dengan Mbah Marijan, juru kunci Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat mengunjungi obyek wisata Kaliurang, Kalikuning, Kaliadem,  atau Taman Nasional Gunung Merapi yang menjadi taman konservasi alam kawasan Gunung Merapi. Udara sejuk dan pemandangan yang indah di kawasan ini akan menyegarkan Anda setelah suntuk dengan rutinitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif Gunung Merapi masuk di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh untuk mendaki Merapi dengan tingkat kesulitan dan jarak tempuh yang berbeda-beda. Jalur yang bisa ditempuh para pendaki antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, jalur sisi selatan Gunung Merapi, melalui Dusun Kinahrejo. Jalur ini dapat dikatakan sebagai gerbang untuk masuk di Gunung Merapi. Pos pendakian berada di rumah Mbah Marijan. Pendakian dari jalur ini dapat ditempuh rata-rata 6-7 jam menuju puncak. Para pendaki yang menempuh jalur ini akan langsung berhadapan dengan medan yang relatif berat dengan kemiringan 30-34 derajat. Para pendaki pemula sebaiknya menghindari jalur ini karena medannya berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sampai di Kinahrejo, Anda dapat menggunakan kendaraan umum jurusan Yogyakarta–Kaliurang. Kemudian, dari Kaliurang menuju Kinahrejo ditempuh dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, jalur Selo berada di sisi utara lereng Gunung Merapi. Jalur ini cocok pagi para pendaki pemula karena medan pendakian yang tidak terlalu berat. Jalur ini dimulai dari posko pendakian yang menjadi basecamp para pendaki. Posko pendakian berada di Dusun Plalangan, Desa Lencoh. Transportasi untuk mencapai dusun ini: dari Solo naik bus jurusan Semarang, turun di Boyolali. Dari Boyolali naik minibus menuju Selo, turun di pertigaan pasar Selo. Dari pertigaan pasar Selo menuju posko pendakian ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 1 km. Perlu diperhatikan, minibus jurusan Selo hanya ada sampai jam 17.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harga Tiket&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendaki Gunung Merapi, Anda cukup menuliskan identitas diri di buku tamu dan membayar tiket sebesar Rp 3000,00 per orang di posko pendakian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar kawasan wisata Kaliurang, terdapat beberapa hotel yang tarifnya bervariasi. Ada juga beberapa restoran kecil yang menawarkan berbagai menu makanan. Selain itu, Anda dapat menggunakan posko pendakian, baik di Kinahrejo maupun di Plalangan, sebagai tempat beristirahat sebelum dan setelah melakukan pendakian. Bahkan, Anda boleh pula bermalam di sini. Di masing-masing posko, ada beberapa pemandu yang siap mengantar Anda mencapai puncak. Beberapa di antara mereka sekaligus berfungsi sebagai anggota SAR (Search and Rescue).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, posko pendakian ini menyediakan makan dan minum dengan harga yang relatif murah. Para pemuda di sekitar posko itu biasanya menyediakan suvenir berupa stiker, kaos, gantungan kunci, dan pernak-pernik lainnya. Sebelum mulai mendaki, Anda harus membawa bekal air yang cukup karena Anda akan kesulitan mencari air di lereng Gunung Merapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Source : Wisata Merlayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1916416719793623505?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1916416719793623505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/gunung-merapi-kab-sleman-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1916416719793623505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1916416719793623505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2010/10/gunung-merapi-kab-sleman-daerah.html' title='Gunung Merapi, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/TKzRrvDqiKI/AAAAAAAAAr4/1pYlRkJdEp4/s72-c/merapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5526926531855914918</id><published>2009-08-14T07:04:00.003+07:00</published><updated>2009-08-14T07:09:36.372+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Utara'/><title type='text'>Taman Laut Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoSrEbPdIpI/AAAAAAAAAW0/mGYhmw4nrDM/s1600-h/bunaken.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 309px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoSrEbPdIpI/AAAAAAAAAW0/mGYhmw4nrDM/s320/bunaken.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369604748252881554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Secara keseluruhan, Taman Laut Nasional Bunaken meliputi area seluas 75.255 hektar dan terdiri dari lima pulau, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Kelima pulau tersebut memiliki jumlah populasi lebih dari 21.000 jiwa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Bunaken secara geografis masuk dalam perairan "Segi tiga emas" dimana kawasan ini menjadi habitat lebih dari 3.000 spesies ikan. Perairan "Segi tiga emas" yang dimaksud ialah perairan yang menghubungkan Laut Papua, Filipina, dan Indonesia. Lantaran kekayaan yang terkandung di dalamnya, pemerintah dan organisasi non pemerintah (nasional maupun internasional) bekerja sama untuk menjalankan program konservasi terumbu karang dan mangrove di kawasan Bunaken. Program konservasi terumbu karang ini bertujuan untuk menjaga ribuan jenis ikan laut dari kepunahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat potensi alam dan juga aktivitas konservasi ekologi laut di kawasan ini, maka pemerintah setempat yakni Kota Manado menggagas kawasan Bunaken sebagai objek wisata bahari dan pendidikan. Aspek keindahan alam di laut dan edukasi menjadi menu utama berwisata di Taman Laut Nasional Bunaken. Oleh karenanya, kawasan Bunaken diresmikan sebagai taman laut nasional oleh Menteri Kelautan pada tahun 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir bisa dipastikan bahwa wisatawan akan menyempatkan diri mengunjungi Taman Laut Nasional Bunaken ketika berlibur ke Manado, Sulawesi Utara. Kendati kawasan taman laut ini memiliki gugusan yang terdiri atas lima pulau, Pulau Bunaken-lah yang paling tersohor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunaken ialah sebuah pulau seluas kurang lebih 8 kilometer persegi di Teluk Manado. Pulau ini merupakan bagian dari Kota Manado, ibukota Propinsi Sulawesi Utara. Di sekitar Pulau Bunaken, terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua dimana ia menjadi salah satu taman laut yang memiliki biodiversitas kelautan tertinggi di dunia. Oleh karenanya, fasilitas selam scuba (scuba diving) dapat menarik banyak wisatawan ke pulau ini. Meskipun meliputi area seluas 75.265 hektar, lokasi penyelaman hanya terbatas di sekitar pantai-pantai yang mengelilingi kelima pulau tersebut. Petugas taman laut melarang pengunjung menyelam sampai ke tengah laut karena dikhawatirkan akan lepas dari pantauan petugas pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Bunaken mempunyai sedikitnya 40 tempat penyelaman yang kaya akan ikan-ikan tropis dan terumbu karang. Pengunjung dapat menyelam dan menyaksikan 150 spesies dari 58 genus ikan-ikan serta terumbu karang di kawasan Taman Laut Nasional Bunaken. Dijamin penyelam akan takjub dengan kekayaan taman laut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Laut Nasional Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam diantaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi oleh penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls atau yang disebut juga hanging walls atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken. Fenomena alam laut yang ada di Bunaken, hampir pasti tidak bisa ditemukan di taman laut lain. Berwisata di taman laut ini baik untuk perkembangan pengetahuan orang dewasa dan anak-anak tentang alam laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kemasyhuran pesona dalam laut, pulau-pulau di kawasan taman nasional ini menghadirkan suasana natural. Pengunjung dapat bercengkerama bersama keluarga maupun orang terkasih pada sore hari di pinggir pantai dimana sang surya tidak lagi memancarkan panas sinarnya sembari menikmati sajian masakan favorit yang dapat dipesan di restoran di resort yang pengunjung pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Bunaken berada di perairan Laut Sulawesi. Taman Laut Nasional Bunaken berada di sekitar pulau itu, yakni di sebelah utara Teluk Manado yang masih dalam wilayah administrasi pemerintah Kota Manado, Propinsi Sulawesi Utara, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman laut ini terletak sekitar 5000 kaki atau 1,5 kilometer dari Kota Manado. Menuju ke taman laut ini pengunjung harus menggunakan perahu motor dari tepian pantai di Teluk Kota Manado. Biaya menyewa perahu motor ini relatif murah, kendati harga yang ditawarkan beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang akan masuk kawasan Taman Laut Bunaken dikenakan tiket sekali masuk sebesar Rp 50.000 tiap orangnya. Biaya ini berlaku bagi yang ingin menyelam dan tidak. Selain itu, ditawarkan pula tiket yang berlaku untuk satu tahun sebesar Rp 150.000. Bila pengunjung membeli tiket masuk satu tahun, maka akan diberikan semacam lencana dari plastik sebagai tanda masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan dapat menemui dan memilih langsung tempat menginap dari berbagai resort maupun homestay yang ada di sekitar lokasi. Terdapat pula jasa penyewaan alat selam dan instrukturnya. Instruktur diving yang disediakan menguasai bahasa Inggris, Jerman, Belanda dan Perancis. Di kawasan ini, kolam renang, hot shower, dan restoran tidak sulit didapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5526926531855914918?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5526926531855914918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-laut-bunaken-kota-manado-sulawesi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5526926531855914918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5526926531855914918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-laut-bunaken-kota-manado-sulawesi.html' title='Taman Laut Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoSrEbPdIpI/AAAAAAAAAW0/mGYhmw4nrDM/s72-c/bunaken.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2278199445486771304</id><published>2009-08-13T21:14:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T22:20:13.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Papua'/><title type='text'>Puncak Jayawijaya (Carstensz Pyramide), Kab. Puncak Jaya, Papua</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQvBEv6M6I/AAAAAAAAAWs/Shx4vdiAVNc/s1600-h/jayawijaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQvBEv6M6I/AAAAAAAAAWs/Shx4vdiAVNc/s320/jayawijaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369468351233536930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jika Anda menyangka bahwa di daerah tropis tak akan menemukan pegunungan yang diselimuti salju, Anda dapat meralat anggapan tersebut setelah berkunjung ke Puncak Jayawijaya, puncak tertinggi di Pegunungan Sudirman (Sudirman Range) di Propinsi Papua. Puncak Jayawijaya atau yang lebih singkat disebut Puncak Jaya memiliki ketinggian mencapai kurang lebih 4.884 meter di atas permukaan laut (dpl), sehingga memungkinkan daerah ini diselimuti salju abadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, salju abadi tersebut diperkirakan bakal menyusut, bahkan mengering. Dalam sejumlah penelitian disimpulkan bahwa endapan es di pegunungan ini dari tahun ke tahun mengalami penyusutan yang serius. Dalam situs http://aapgscundip.wordpress.com disebutkan, penyusutan salju di Pegunungan Sudirman ini diakibatkan oleh pemanasan global. Sehingga, bukan tidak mungkin kelak pegunungan ini akan kehilangan salju seperti yang terjadi pada Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Nah, sebelum perkiraan itu betul-betul menjadi nyata, tak ada salahnya Anda mencoba menaklukkan puncak tertinggi di Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dikenal dengan nama Puncak Jaya, puncak tertinggi ini juga terkenal dengan sebutan Carstenz Pyramide, atau Puncak Carstensz. Situs http://www.absoluteastronomy.com mengatakan, nama tersebut diambil dari seorang petualang dari negeri Belanda, yakni Jan Carstensz, yang pertama kali melihat adanya puncak bersalju di daerah tropis, sepatnya di Pulau Papua. Pengamatan tersebut dilakukan oleh Jan Crastensz melalui sebuah kapal laut pada tahun 1623. Karena belum bisa dibuktikan dengan pengamatan langsung, laporan itu dianggap mengada-ada. Sebab, bagi orang Eropa, menemukan pegunungan bersalju di tanah tropis adalah sesuatu yang hampir mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran laporan Carstensz terungkap setelah hampir tiga ratus tahun kemudian, ketika tahun 1899 sebuah ekspedisi Belanda membuat peta Pulau Papua dan menemukan puncak gunung yang diselimuti salju sebagaimana dilaporkan oleh Crastensz. Untuk menghormati Carstensz, maka puncak gunung tersebut kemudian diberi nama sesuai namanya. Sedangkan sebutan Puncak Jayawijaya merupakan pemeberian Presiden Soekarno setelah berhasil merengkuh kedaulatan Papua Barat dari Belanda. Nama ini mengandung makna "puncak kemenangan", sebagai ungkapan syukur atas bersatunya Papua Barat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaki pertama yang tercatat pernah menaklukkan Puncak Jaya adalah tim ekspedisi yang dipimpin oleh Heinrich Harrer pada tahun 1962. Heinrich Harrer adalah seorang pendaki ulung dan pengarang kawakan. Bukunya yang terkenal, Seven Years in Tibet, merupakan kisah nyata pengembaraan dan persahabatannya di pegunungan Himalaya, Tibet. Sebelum Harrer, sebetulnya telah banyak para pendaki lain yang mencoba melakukan pendakian, namun belum pernah ada yang berhasil. Setelah Heinrich Harrer, menyusul ekspedisi dari Indonesia berhasil mencapai puncak. Ekspedisi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Azwar Hamid dari Direktorat Topografi Angkatan Darat ini berhasil mencapai Puncak Jaya pada tahun 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Jayawijaya dikenal sebagai salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia (seven summit). Oleh sebab itu, mendaki puncak setinggi 4.884 meter di atas permukaan air laut merupakan cita-cita para pendaki sejati, apalagi pendakian ke Puncak Jaya merupakan penaklukkan terhadap gunung berselimut salju. Berbagai rintangan yang disuguhkan dalam pendakian, seperti kondisi alam yang terjal, suhu yang sangat dingin, angin kencang dan hujan, serta minimnya oksigen di daerah ketinggian merupakan tantangan yang harus ditaklukkan oleh para pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak Jayawijaya merupakan salah satu puncak gunung bersalju yang ada di perlintasan garis khatulistiwa, selain di pegunungan di Afrika dan Amerika Latin. Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya nampak seperti permadani hitam yang diselimuti oleh tudung putih. Jika matahari sedang cerah, maka hamparan salju tersebut akan memantulkan cahaya mentari yang menyilaukan. Kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5 persen dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat pemanasan global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun kian menyusut. Jika dilihat dari tipe gletsernya, menurut website http://aapgscundip.wordpress.com kawasan bersalju di Jayawijaya masuk ke dalam tipe Alpine Glaciation, yaitu aliran gletser yang mengalir dari tempat tinggi menuju daerah yang lebih rendah. Oleh sebab itu, di daerah ini dimungkinkan terdapat aliran sungai es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya menikmati pesona alam bersalju di daerah tropis, di pegunungan ini wisatawan juga dapat menyaksikan langsung bukti-bukti geologis mengenai sejarah pembentukan Pegunungan Jayawijaya. Penelitian-penelitian geologi menemukan bukti-bukti empirik bahwa pegunungan ini semula merupakan dasar laut yang dalam. Seorang ahli geologi bernama Fransiskus Benediktus Widodo Margotomo dalam http://www.e-samarinda.com menyebutkan bahwa pembentukan Pulau Papua dengan puncaknya di Jayawijaya terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pulau ini terbentuk dari bebatuan sedimen yang terangkat akibat tumbukan lempeng Indo-Pasifik dan Indo-Australia di dasar laut, sehingga mengakibatkan dasar laut terangkat menjelma menjadi sebuah pulau besar. Bukti-bukti tersebut dapat dilihat dari fosil hewan-hewan laut yang tertinggal di bebatuan Pegunungan Jayawijaya. Oleh sebab itu, selain menjadi surga bagi para pendaki, kawasan ini juga merupakan surga bagi penelitian geologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berminat menjelajahi Pegunungan Jayawijaya, tentu saja hal utama yang perlu dipersiapkan adalah kesiapan fisik, perbekalan, dan logistik. Latihan rutin di daerah dengan suhu yang cukup dingin merupakan salah satu pembiasaan yang cukup efektif untuk menghindari ancaman hipotermia (hypothermia), yaitu hilangnya panas tubuh karena berada di daerah yang bersuhu sangat dingin. Di samping itu, aspek perizinan juga harus dipersiapkan jauh jari sebelum pelaksanaan pendakian. Sebab, selain karena medannya yang berat, kawasan Papua kerap kali dilanda kerusuhan, perang antar suku, serta gangguan bencana alam lainnya. Sulitnya perizinan untuk mendaki "atap Indonesia" ini kerap memunculkan ungkapan satir: "lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegunungan Jayawijaya terletak di Kabupaten Puncak Jaya, Propinsi Papua, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat medan pendakian yang berat, proses perizinan yang rumit, serta jaminan keamanan ketika proses pendakian, sebaiknya para pendaki memanfaatkan jasa agen perjalanan yang berpengalaman. Berbagai agen perjalanan yang memiliki reputasi internasional telah menyediakan dua pilihan jalur pendakian, yaitu jalur klasik melalui Desa Ilaga, atau jalur kedia yang lebih nyaman dengan menumpang helikopter menuju basecamp Bukit Danau (Danau Valley).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa agen perjalanan tersebut biasanya akan menangani juga masalah perizinan, transportasi dari Jakarta menuju Papua, persewaan helikopter menuju base camp, pemandu pendakian, asuransi, serta latihan dan pengkondisian tim sebelum pendakian. Tentu saja, biaya per orang untuk satu tim pendakian dengan menggunakan jasa agen perjalanan memerlukan biaya yang cukup besar, yaitu sekitar 10.000 USD per orang (atau sekitar seratus juta rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Anda memanfaatkan jasa agen perjalanan, keperluan akomodasi dan berbagai fasilitas untuk pendakian biasanya telah menjadi bagian dari tanggung jawab agen perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2278199445486771304?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2278199445486771304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/puncak-jayawijaya-carstensz-pyramide.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2278199445486771304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2278199445486771304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/puncak-jayawijaya-carstensz-pyramide.html' title='Puncak Jayawijaya (Carstensz Pyramide), Kab. Puncak Jaya, Papua'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQvBEv6M6I/AAAAAAAAAWs/Shx4vdiAVNc/s72-c/jayawijaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-665779915434569929</id><published>2009-08-13T18:23:00.003+07:00</published><updated>2009-08-13T19:38:52.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Papua Barat'/><title type='text'>Perairan Raja Ampat, Kab. Raja Ampat, Propinsi Papua Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQIwk0ngJI/AAAAAAAAAWk/N24cG4_Ii98/s1600-h/raja+ampat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQIwk0ngJI/AAAAAAAAAWk/N24cG4_Ii98/s320/raja+ampat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369426286343585938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bagi masyarakat kebanyakan, Papua lebih banyak dikenal dengan kebudayaannya yang masih sangat sederhana, pakaiannya yang unik (koteka misalnya), serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun bagi para penyelam dan pecinta dunia bawah laut, Papua adalah surga penyelam yang menyajikan kekayaan biota laut yang mengagumkan. Salah satu yang terkenal adalah perairan Raja Ampat. Kawasan ini dijuluki sebagai Coral Reef Paradise (surga terumbu karang) oleh para penyelam dunia. Lokasinya berada di atas "kepala burung" Pulau Papua, tepatnya di Propinsi Papua Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Ampat adalah kabupaten baru hasil pemekaran Kabupaten Sorong dengan luas wilayah kurang lebih 4,6 juta hektar. Sekitar 85% dari luas wilayahnya merupakan lautan, sementara sisanya adalah gugusan pulau dan karang atol sejumlah kurang lebih 610 pulau. Dari ratusan pulau-pulau tersebut, hanya 35 pulau saja yang dihuni oleh penduduk asli. Nama Raja Ampat sendiri berasal dari cerita rakyat setempat tentang asal muasal penguasa di empat pulau terbesar di kawasan ini, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo. Dalam cerita tersebut disebutkan, dahulu kala ada seorang perempuan yang menemukan 7 buah telur, dimana empat diantaranya menetas dan menjelma menjadi pangeran-pangeran. Para pangeran ini lalu terpisah dan menjadi raja di keempat pulau, sehingga kelak kawasan ini kemudian dijuluki Raja Ampat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepulauan Raja Ampat tak hanya dianggap sebagai taman laut terbesar di Indonesia, namun juga diyakini memiliki kekayaan biota laut terbesar di dunia. Terkuaknya panorama alam bawah laut Raja Ampat bermula ketika seorang penyelam ulung berkebangsaan Belanda bernama Max Ammer mengunjungi kawasan ini. Situs http://ngm.nationalgeographic.com menyebutkan, kunjungan pertama Max Ammer pada tahun 1990 ke Raja Ampat bermula dari keinginannya untuk menelusuri kapal dan pesawat yang karam pada masa Perang Dunia II. Penelusurannya ini sangat berkesan, sehingga pada tahun 1998 ia mengajak Gerry Allen, seorang ahli perikanan (Ichthyologist) dari Australia untuk mengadakan survei di tempat ini. Betapa terkejutnya Gerry Allen melihat sumber daya bawah laut yang begitu beragam dalam jumlah yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerry Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun 2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di dunia. Masih menurut situs http://ngm.nationalgeographic.com, kawasan ini memiliki setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang, serta 700 jenis kerang, belum lagi berbagai jenis kura-kura, ganggang, dan ubur-ubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan fotografi bawah laut di kawasan Raja Ampat, Imam Brotoseno dalam http://dunialaut.com menyebutkan bahwa kandungan kekayaan biota laut Raja Ampat paling besar di seluruh area segitiga koral dunia, yaitu Philipina-Indonesia-Papua Nugini. Segitiga koral ini merupakan jantung kekayaan terumbu karang dunia yang dilindungi dan ditetapkan berdasarkan konservasi perlindungan alam internasional. Dari sekitar 600-an jenis terumbu karang di dunia, 75% diantaranya berada di perairan Raja Ampat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu luasnya perairan Raja Ampat serta kekayaan bito lautnya yang beragam, maka wisatawan yang ingin menikmati panorama bawah laut dapat memilih beberapa titik penyelaman. Di sekitar Pulau Kri, misalnya, wisatawan dapat menyaksikan keindahan terumbu karang serta berbagai jenis ikan yang sangat menakjubkan, termasuk jenis ikan Queensland Grouper yang terkenal, ikan Kuwe, Kakap, Kerapu, Hiu Karang, Tuna, Napoleon Wrasse, Barracuda, serta Giant Trevally. Kekayaan berbagai jenis ikan di kawasan Pulau Kri ini pernah dibuktikan oleh Gerry Allen (dalam http://dunialaut.com), dimana dalam sekali menyelam ia mencatat setidaknya terdapat 283 jnis ikan. Jumlah yang sangat mencengangkan untuk satu kali penyelaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik penyelaman lainnya adalah di Sardine Reef dengan kedalaman sekitar 10 meter. Tempat ini menyajikan berbagai jenis ikan termasuk ikan Parrotfish yang memiliki warna yang cemerlang. Apabila ingin mencoba sensasi berada dalam terowongan batu karang, wisatawan dapat menyelam di sekitar Kepulauan Kaboei Bay Rock. Di kepulauan ini terdapat sebuah teluk yang di bawahnya merupakan sebuah terowongan batu karang. Di Kaboei Bay Rock juga terdapat gua-gua karang yang dihuni kelelawar, serta di beberapa tempat ditemukan sisa-sisa tulang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi titik-titik penyelaman yang dapat ditelusuri oleh para penyelam, seperti di The Passage, Pulau Fam, serta Pulau Misool. Selain menikmati kekayaan biota laut, wisatawan dapat pula menikmati situs-situs sejarah bawah laut, diantaranya kapal perang serta pesawat tempur yang karam di perairan Raja Ampat. Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menikmati keindahan pulau-pulau di wilayah Raja Ampat. Daratan pulau-pulau di kawasan ini relatif masih perawan, laguna dan teluknya cukup terlindungi, memiliki hamparan pantai yang mempesona, serta laut yang jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata bahari Raja Ampat terletak di Kabupaten Raja Ampat, Propinsi Papua Barat, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang berminat mengunjungi Raja Ampat dapat bertolak dari Jakarta atau kota-kota besar lainnya menuju Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat. Penerbangan dari Jakarta menuju Sorong biasanya transit terlebih dahulu di Makassar atau di Manado. Dari Bandara Domine Eduard Osok, wisatawan bisa segera melanjutkan perjalanan menuju Raja Ampat menggunakan kapal cepat berkapasitas 10 orang dengan biaya sekitar 3,2 juta rupiah sekali jalan. Perjalanan dengan kapal cepat memerlukan waktu sekitar 3-4 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada tiket khusus untuk memasuki kawasan perairan Raja Ampat. Hanya saja, ongkos untuk menyewa kapal motor, peralatan selam, serta instruktur yang berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah dalam sekali penyelaman. Proses menyelam biasanya dilakukan berkali-kali untuk menikmati titik-titik penyelaman yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, para penyelam disarankan berkelompok untuk menekan jumlah pengeluaran yang relatif mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan wisata bawah laut Raja Ampat wisatawan dapat memperoleh fasilitas yang memadai di beberapa resort yang ada, seperti di Pulau Kri, Waigeo, Mansuar, serta Misool. Beberapa resort menetapkan harga yang relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas yang lengkap. Namun wisatawan dengan budget lebih rendah dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif lain adalah dengan cara memilih menginap berhari-hari di atas kapal (Liveaboard) dengan menyewa kapal Pinisi yang telah dimodifikasi khusus untuk kegiatan penyelaman beberapa hari. Kapal ini memiliki kapasitas maksimal 14 orang, dengan biaya sekitar Rp 90 juta sampai Rp 110 juta untuk pelayaran selama seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-665779915434569929?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/665779915434569929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/perairan-raja-ampat-kab-raja-ampat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/665779915434569929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/665779915434569929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/perairan-raja-ampat-kab-raja-ampat.html' title='Perairan Raja Ampat, Kab. Raja Ampat, Propinsi Papua Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoQIwk0ngJI/AAAAAAAAAWk/N24cG4_Ii98/s72-c/raja+ampat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7766318300914219017</id><published>2009-08-13T18:05:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T18:11:08.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nusa Tenggara Timur'/><title type='text'>Taman Laut Selat Pantar, Kab. Alor, Propinsi NTT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoP0htxVC6I/AAAAAAAAAWc/7YmbCopmi9Q/s1600-h/Selat+Pantar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 302px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoP0htxVC6I/AAAAAAAAAWc/7YmbCopmi9Q/s320/Selat+Pantar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369404040815119266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selat Pantar merupakan laut yang memisahkan antara Pulau Alor dan Pulau Pantar. Tercatat, rata-rata terdapat 100 kunjungan wisata asing per-tahun yang datang menyelam di Taman Laut Selat Pantar. Semenjak krisis ekonomi melanda, tahun 2001 tercatat 187 penyelam, namun tahun berikutnya hanya 109 penyelam. Angka ini boleh dibilang cukup kecil mengingat potensi Taman Laut Selat Pantar yang sangat besar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata bahari Taman Laut Selat Pantar mempunyai panorama bawah laut yang menakjubkan sehingga menjadi primadona dan pemikat bagi para diver dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan Taman Laut Selat Pantar melingkupi perairan Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong, Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate dan Pulau Pura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat, ada 26 titik selam (diving spot) yang mempesona wisatawan. Ke 26 titik diving itu seperti, Half Moon Bay; Peter's Prize; Crocodile Rook; Cave Point; The Edge; Coral Clitts; Baeylon; The Arch; Fallt Line; The Patch; Nite Delht; Kal's Dream; The Ball; Trip Top; The Mlai Hall; No Man's Land; The Chatedral; School's Ut; hingga titik selam Shark Close. Titik selam yang terakhir ini sangat menarik karena merupakan tempat kumpulan ikan hiu yang sangat bersahabat dengan para diver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di taman laut ini pula dapat ditemui lumba-lumba abu-abu yang merupakan spesies langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Laut Selat Pantar terletak di Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses Menuju Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan bisa datang dari Kupang dengan naik kapal feri dengan waktu tempuh 12-13 jam menuju Larantuka. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal kayu menuju pelabuhan laut Kalabahi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Di depan pelabuhan Kalabahi yang berada di Kepulauan Alor, terbentang Taman Laut Selat Pantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pengunjung tidak dikenai biaya tiket masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kepulauan Alor tersedia rumah makan, penginapan, pemandu wisata, dan perdagangan souvenir khas Pulau Pantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7766318300914219017?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7766318300914219017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-laut-selat-pantar-kab-alor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7766318300914219017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7766318300914219017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-laut-selat-pantar-kab-alor.html' title='Taman Laut Selat Pantar, Kab. Alor, Propinsi NTT'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoP0htxVC6I/AAAAAAAAAWc/7YmbCopmi9Q/s72-c/Selat+Pantar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4758313599416522625</id><published>2009-08-13T15:32:00.003+07:00</published><updated>2009-08-13T15:54:31.759+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nusa Tenggara Barat'/><title type='text'>Gunung Rinjani, Kab. Lombok Barat, Timur dan Tengah, NTB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPUnpInEkI/AAAAAAAAAWU/z6_CwVdYQ5c/s1600-h/rinjani11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 195px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPUnpInEkI/AAAAAAAAAWU/z6_CwVdYQ5c/s320/rinjani11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369368958277718594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama 'Rinjani' berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti "Yang Agung". Menurut dongeng suku Sasak, gunung ini merupakan kediaman Putri Anjani, putri dari dewa tertinggi Pulau Lombok. Sejak tahun 1990, kawasan gunung seluas kurang lebih 41.330 hektar ini dinyatakan sebagai taman nasional oleh Menteri Kehutanan. Gunung Rinjani (3.726 meter) yang merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia mempunyai iklim tropis dengan rata-rata curah hujan sekitar 1.066 mm per tahun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalannya yang cukup terjal dan curam serta jalurnya yang berkelok-kelok menjadikan lokasi Gunung Rinjani cukup menantang para penggemar tracking dan pecinta alam. Suhu yang relatif tidak stabil semakin menambah nilai tantangan yang dimiliki gunung yang masih aktif ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Rinjani memiliki Danau Segara Anak, di puncaknya yang  dikunjungi oleh masyarakat sekitarnya setiap tahun secara massal untuk melaksanakan upacara adat. Danau Segara Anak seluas 156 hektar dikelilingi oleh tebing-tebing yang merupakan dinding kaldera berwarna-warni, sangat menarik para pengunjung. Begitu pula dengan air danau yang berwarna-warni pada ketinggian 2.008 meter di atas permukaan air laut, serta pemandangan alam yang sangat menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dari puncak Gunung Rinjani, para wisatawan dapat menikmati pemandangan ke arah danau dan keseluruhan kawasan pegunungan. Bila cuaca dalam keadaan cerah, wisatawan dapat melihat keseluruhan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Rinjani ini juga memiliki air terjun di Otak Kokok Gading dan Sendang Gile yang banyak dikunjungi para pengunjung terutama pada hari-hari libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, gunung yang menjadi favorit bagi para pendaki ini berada di tiga wilayah kabupaten, yaitu Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Timur, Propinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pecinta alam, ada tiga jalur yang bisa ditempuh untuk menuju Gunung Rinjani, yakni Jalur Sembalun, Jalur Senaru dan Jalur Torean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalur Sembalun : Dari Kota Mataram menuju Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur (4-5 jam dengan kendaraan umum), dari Sembalun ke Puncak Rinjani (7 jam jalan kaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalur Senaru : Dari Kota Mataram menuju Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Barat 93-4 jam dengan kendaraan umum), dari Senaru ke Puncak Rinjani (9-10 jam jalan kaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalur Torean : Dari Kota Mataram menuju Desa Torean, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Barat (4-5 jam dengan kendaraan umum), dari Torean ke puncak Rinjani 8-9 jam jalan kaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Harga Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak fasilitas guide yang disediakan masyarakat lokal jika Anda ingin melakukan pendkian ke Gunung Rinjani. Bagi pendaki gunung yang membutuhkan jasa guide, penduduk sekitar banyak yang siap memenuhi kebutuhan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4758313599416522625?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4758313599416522625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-rinjani-kab-lombok-barat-timur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4758313599416522625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4758313599416522625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-rinjani-kab-lombok-barat-timur.html' title='Gunung Rinjani, Kab. Lombok Barat, Timur dan Tengah, NTB'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPUnpInEkI/AAAAAAAAAWU/z6_CwVdYQ5c/s72-c/rinjani11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-6593315645594486872</id><published>2009-08-13T14:51:00.001+07:00</published><updated>2009-08-13T14:58:10.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bali'/><title type='text'>Pantai Sanur, Kota Denpasar, Propinsi Bali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPHcTgIoGI/AAAAAAAAAV8/eZykPj-NPuY/s1600-h/Sanur.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPHcTgIoGI/AAAAAAAAAV8/eZykPj-NPuY/s320/Sanur.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369354469841084514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pantai Sanur merupakan salah satu pantai di Pulau Bali yang menarik untuk dikunjungi. Keindahan panorama alamnya membuat Pantai Sanur terkenal bahkan sejak zaman dahulu. Dalam sejarah Bali kuno, Pantai Sanur terkenal sebagai pantai yang indah, hal itu nampak dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa, seorang raja yang berkeraton di Singhadwala pada tahun 917 Masehi. Sekarang, prasasti tersebut terdapat di daerah Blanjong, bagian selatan Pantai Sanur.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kolonial Belanda, Pantai Sanur terkenal sebagai lokasi pendaratan bala tentara Belanda ketika akan menyerang Kerajaan Badung yang dianggap membangkang pada pemerintah kolonial. Perang yang terjadi pada tanggal 18 November 1906 itu kemudian dikenal sebagai Puputan Badung, yaitu semangat perang sampai mati yang dipraktikkan oleh Raja Badung dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi pariwisata, Pantai Sanur mulai dikenalkan ke dunia internasional oleh A.J Le Mayeur, seorang pelukis dari Belgia yang datang ke Bali pada tahun 1932. Melihat daya tarik Pantai Sanur yang sangat indah, maka Le Mayeur memutuskan untuk menetap di Sanur dengan mendirikan sanggar melukis. La Mayeur kemudian menikah dengan gadis Bali bernama Ni Nyoman Pollok, seorang penari Legong yang terkenal dan merupakan salah satu model lukisannya. Melalui lukisan Le Mayeur, Pantai Sanur mulai dikenal oleh dunia internasional. Saat ini, sanggar lukis tersebut telah menjadi Museum La Mayeur dan dapat dikunjungi oleh publik. Museum La Mayeur berada dalam area wisata Pantai Sanur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Pantai Kuta yang menyajikan keindahan matahari terbenam (sunset), Pantai Sanur terkenal karena keindahan panorama matahari terbit (sunrise). Topografinya yang melengkung dengan hamparan pasir putih yang membentang membentuk gugusan pantai yang elok. Di pagi hari, sembari menikmati detik-detik terbitnya mentari yang mempesona, wisatawan dapat menyaksikan gugusan Pulau Nusa Penida di sebelah tenggara serta panorama pantai selatan di Pulau Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan di sore hari juga tak kalah menarik. Surutnya air laut memperjelas pandangan mata pada gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatan Pantai Sanur. Tak hanya itu, gelombang air laut tidak begitu besar, wisatawan dapat menyaksikan keindahan batu karang yang membentang berwarna-warni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar, Kota Denpasar, Propinsi Bali, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Sanur berjarak sekitar 6 km dari pusat Kota Denpasar dan dapat dicapai dengan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor. Jika ingin menggunakan kendaraan umum (bemo), wisatawan tak perlu khawatir karena kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Sanur merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali, ditandai dengan hadirnya hotel-hotel berbintang serta berbagai macam restoran. Oleh karena itu, wisatawan tak perlu khawatir jika membutuhkan penginapan atau warung makan di sekitar pantai ini. Selain itu, kawasan wisata Pantai Sanur juga menyediakan kios-kios souvenir yang menjual berbagai barang kesenian serta oleh-oleh khas pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-6593315645594486872?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/6593315645594486872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-sanur-kota-denpasar-propinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6593315645594486872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6593315645594486872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-sanur-kota-denpasar-propinsi.html' title='Pantai Sanur, Kota Denpasar, Propinsi Bali'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoPHcTgIoGI/AAAAAAAAAV8/eZykPj-NPuY/s72-c/Sanur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4554754237989996014</id><published>2009-08-11T01:38:00.001+07:00</published><updated>2009-08-11T02:34:04.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daerah Istimewa Yogyakarta'/><title type='text'>Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Propinsi DIY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoB1_fyN0HI/AAAAAAAAAV0/aBVRL-AIc8g/s1600-h/Malioboro.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoB1_fyN0HI/AAAAAAAAAV0/aBVRL-AIc8g/s320/Malioboro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368420489549959282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di Kota Yogyakarta, dimana banyak orang menyebut kota ini memiliki sejuta kenangan, terdapat satu kawasan belanja legendaris, yakni Malioboro. Penamaan 'Malioboro' diadopsi dari nama seorang anggota kolonial Inggris yang pernah menduduki Yogyakarta pada tahun 1811-1816 Masehi, yakni Marlborough.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malioboro memang sengaja dibangun di jantung kota Yogyakarta oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda di awal abad ke 19 sebagai pusat aktivitas perekonomian dan pemerintahan. Kawasan ini secara simbolis juga berfungsi untuk menandingi dominasi kekuasaan Sultan Mataram melalui kemegahan keratonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tujuan tersebut, didirikanlah Benteng Vredeburg pada tahun 1765 yang kini menjadi museum dan arena wisata publik. Selain itu, pemerintah kolonial juga membangun Gedung Agung pada tahun 1832 Masehi, Pasar Beringharjo, Hotel Garuda yang merupakan tempat menginap dan berkumpul para elite kolonial ketika itu, dan kawasan pertokoan (perekonomian) Malioboro itu sendiri. Posisi semua bangunan tersebut berada di depan (utara) Alun-alun yang menjadi halaman keraton. Bangunan-bangunan bersejarah peninggalan kolonial yang terletak di kawasan Malioboro tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kota yang kerap disebut kota pelajar ini dari masa ke masa. Kelak, kawasan ini direncanakan akan menjadi sebuah kawasan pedestrian agar mengurangi kemacetan kendaraan bermotor dan polusi udara di dalam kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kawasan wisata, Maliobor menyajikan berbagai variasi aktivitas berbelanja. Mulai dari cara-cara berbelanja tradisional khas Malioboro, hingga bentuk-bentuk aktivitas belanja modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam cara belanja khas Malioboro salah satunya ialah proses tawar-menawar berbagai cenderamata yang dijajakan oleh pedagang kaki lima yang berjajar di sepanjang trotoar di kawasan ini. Para pedagang itu menjual beraneka cenderamata dan kerajinan yang terbuat dari perak, gerabah, kain batik, kayu, kulit dan lain sebagainya. Namun jangan heran apabila penjaja menawarkan souvenir yang diminati dengan harga Rp 50.000. Tawaran seperti ini harus disusul dengan proses tawar-menawar dari wisatawan sehingga harga dapat turun drastis hingga misalnya, si pedagang melepasnya dengan harga Rp 10.000 saja. Hal ini juga dapat wisatawan lakukan ketika mengunjungi Pasar Tradisional Beringharjo yang masih satu area dengan Malioboro. Inilah keunikan dari tradisi wisata belanja di Malioboro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan berbelanja di sepanjang jalan Malioboro ini, di toko-toko di kawasan Maliobor, wisatawan dapat membeli barang-barang yang diminati, mulai dari batik, berbagai souvenir, pakaian, dan lain sebagainya tanpa adanya proses tawar-menawar. Di sini, nampak Malioboro juga hadir sebagai kawasan perbelanjaan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi kawasan ini ibarat pepatah "sambil menyelam minum air". Malioboro dekat dengan obyek-obyek wisata sejarah, wisata arsitektur peninggalan kolonial, dan juga wisata belanja tradisional lainnya. Obyek-obyek wisata sejarah yang berada di sekitar Maliobor diantaranya : Keraton Yogyakarta dan alun-alunnya, Masjid Agung, Benteng Vredeburg, Museum Sonobudoyo, dan Kampung Kauman. Sedangkan pada wisata arsitektur peninggalan kolonial di Yogyakarta yang masih dapat disaksikan seperti Gedung Societet (sekarang Taman Budaya), Hotel Inna Garuda, Bank Indonesia, dan Bank BNI'46. Dua obyek wisata belanja tradisional di dekat kawasan ini, yaitu Pasar Ngasem dan Pasar Beringharjo. Selain itu, bagi wisatawan yang gemar membaca, kawasan ini juga menyediakan perpustakaan umum milik Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pelbagai keragaman suasana di atas, wisatawan juga dapat menyaksikan kekhasan lain Malioboro berupa puluhan becak dan andong wisata khas Yogyakarta yang diparkir paralel di sebelah kanan jalan di jalur lambat kawasan ini yang siap mengantar wisatawan berkeliling Malioboro dan sekitarnya. Sedangkan di sebelah kiri jalan, wisatawan dapat melihat ratusan sepeda motor diparkir berjajar di sepanjang trotoar Malioboro yang menjadi tanda bahwa Malioboro adalah kawasan ramai pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala aktivitas turisme di atas biasanya dilakukan pada siang hari hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WIB. Di malam harinya, Malioboro menyuguhkan kepada wisatawan nuansa makan malam dengan berbagai pilihan menu di warung-warung lesehan khas Yogyakarta yang berjejer rapi di tepi jalan Malioboro. Para musisi jalanan akan menghampiri dan menemani santap malam wisatawan di berbagai warung lesehan ini. Masakan lezat, lantunan lagu-lagu dari para musisi jalanan, terang lampu kota, dan semilir angin berhembus di malam hari membuat wisatawan kerasan dan akan mengenang Malioboro sebagai kawasan yang seolah tak tertandingi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan ini terletak di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Hanya sekitar 800 meter dari Keraton Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran menjadi kawasan andalan pariwisata di Yogyakarta, wisatawan memiliki banyak pilihan transportasi yang sesuai untuk sampai di Malioboro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan bisa naik bus : bus kota (menggunakan Jalur 4) dan bus Trans Jogja (trayek 3A atau 3B). Semua jenis bus ini dapat ditemui di Terminal Pusat Giwangan atau halte-halte bus yang ada di seputar Jogja. Tarif bus kota saat ini Rp 2.000, sedangkan untuk bus Trans Jogja sebesar Rp 3.000 (April 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula taksi yang bisa dijadikan pilihan lain bagi wisatawan, baik pesan via telepon dari penginapan maupun mencegatnya di pinggir jalan di Yogyakarta. Jika ingin menikmati suasana Kota Yogyakarta, maka bisa dipilih andong wisata maupun becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki kawasan Malioboro, wisatawan tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak diragukan lagi bahwa kawasan ini menyediakan berbagai macam akomodasi bagi wisatawan, mulai dari hotel berbintang lima dengan harga sewa kamar per malamnya mencapai ratusan ribu bahkan jutaan, hingga motel-motel atau homestay, yang harga sewa tiap kamarnya hanya berkisar Rp 20.000 per malam. Bagi yang berminat menginap, wisatawan dapat mencarinya di sekitar Jalan Mangkubumi, Jalan Dagen, Jalan Sosrowijayan, Jalan Malioboro, Jalan Suryatmajan, dan Jalan Mataram. Atau mencari penginapan di bagian barat kawasan ini, yakni Jalan Ngasem yang terletak di dekat Pasar Burung Ngasem dan daerah Wijilan yang letaknya tidak jauh dari kawasan Malioboro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, wisatawan juga dapat memilih berbagai masakan berdasarkan selera masing-masing, mulai dari angkringan (warung berbentuk gerobak yang menyediakan serba-serbi masakan lokal) yang letaknya di utara Stasiun Kereta Api Tugu, masakan-masakan khas Yogyakarta (seperti gudeg, nasi goreng, lalapan, dan sebagainya) yang disajikan dengan suasana lesehan, berbagai masakan Cina, sampai fastfood atau masakan-masakan ala Barat (seperti steak, beef lasagna, dan sebagainya) dalam restoran atau cafe-cafe yang ada di sekitar Malioboro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas yang menunjang kawasan ini tak hanya berupa akomodasi dan tempat makan saja, melainkan juga pos informasi bagi wisatawan, polisi pariwisata, tempat beribadah, kios-kios money changer, ATM, kios telepon, warung internet, tempat parkir yang luas, sampai Stasiun Kereta Api Tugu. Jika wisatawan ingin membeli buah tangan untuk sanak saudara di rumah, cukup berkunjung di sekitar Jalan Mataram atau di sebelah barat Malioboro yang menyediakan berbagai macam penganan khas Jogja, seperti bakpia, geplak, yangko dan puluhan jenis keripik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4554754237989996014?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4554754237989996014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jalan-malioboro-kota-yogyakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4554754237989996014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4554754237989996014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jalan-malioboro-kota-yogyakarta.html' title='Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Propinsi DIY'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SoB1_fyN0HI/AAAAAAAAAV0/aBVRL-AIc8g/s72-c/Malioboro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-6238984798328331846</id><published>2009-08-08T20:18:00.002+07:00</published><updated>2009-08-08T22:36:01.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Tengah'/><title type='text'>Bledug Kuwu, Kab. Grobogan, Jawa Tengah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn2bBA_-SWI/AAAAAAAAAVk/uFL-AGC1uMY/s1600-h/bleduk+kuwu2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn2bBA_-SWI/AAAAAAAAAVk/uFL-AGC1uMY/s320/bleduk+kuwu2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367616772645996898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bledug Kuwu adalah sebuah fenomena kawah lumpur (mud volcanoes) yang sudah terjadi jauh sebelum jaman Kerajaan Mataram Kuno (732-929 Masehi). Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Grobogan, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Secara etimologi, nama bledug kuwu berasal dari bahasa Jawa, yaitu 'bledug' yang berarti ledakan/meledak dan 'kuwu' yang diserap dari kata 'kuwur' yang berarti lari/kabur/berhamburan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita turun temurun yang beredar di masyarakat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan. Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju Kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anak Aji Saka, penguasa Kerajaan Medang Kamulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan menuju Bledug Kuwu pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang sangat indah, hamparan sawah yang hijau, kawasan hutan yang cukup lebat dan bukit-bukit yang begitu indah sehingga perjalanan menuju tempat wisata ini tidak terasa membosankan. Setelah sampai di lokasi, pengunjung akan melihat fenomena alam yang mengagumkan. Di objek wisata ini, terjadi letupan-letupan lumpur seperti bunyi meriam yang berlangsung terus menerus secara berkala, antara 2 sampai 3 menit, di daerah dengan diameter kurang lebih 650 meter. Bahkan, tak jarang, letupan-letupan lumpur itu bisa mencapai seukuran rumah penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menikmati keindahan wisata Bledug Kuwu, pengunjung juga bisa menyaksikan penduduk desa yang mencari nafkah dari Bledug Kuwu sebagai petani garam. Dari sumber air garam Bledug Kuwu, petani garam mengolahnya hingga menjadi garam dapur. Kemasyhuran rasa garam Bledug Kuwu pernah tercatat dalam sejarah Keraton Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek wisata Bledug Kuwu terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menuju objek wisata Bledug Kuwu dapat ditempuh melalui jalan darat. Dari Terminal Bus Semarang, pengunjung dapat menggunakan bus jurusan Semarang-Purwodadi dengan biaya sekitar Rp 10.000. Setelah sampai di Terminal Bus Purwodadi, perjalanan dapat dilanjutkan dengan minibus jurusan Purwodadi-Kuwu dengan ongkos sekitar Rp 5.000 (April 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengunjung yang baru pertama kali menyambangi objek wisata ini mungkin akan terheran-heran dengan harga tiket masuk yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Hanya dengan mengeluarkan uang Rp 500 per orang (April 2008), pengunjung sudah bisa menikmati keindahan wisata alam Bledug Kuwu sepuasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar lokasi objek wisata Bledug Kuwu terdapat akomodasi dan fasilitas, seperti : rumah makan, rumah penginapan, warung telekomunikasi/wartel, dan tentu saja, warung/toko yang menjual garam buatan penduduk Desa Kuwu yang sudah masyhur rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-6238984798328331846?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/6238984798328331846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/bledug-kuwu-kab-grobogan-jawa-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6238984798328331846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6238984798328331846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/bledug-kuwu-kab-grobogan-jawa-tengah.html' title='Bledug Kuwu, Kab. Grobogan, Jawa Tengah'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn2bBA_-SWI/AAAAAAAAAVk/uFL-AGC1uMY/s72-c/bleduk+kuwu2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-810325451107141038</id><published>2009-08-08T18:14:00.002+07:00</published><updated>2009-08-08T19:55:44.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Barat'/><title type='text'>Masjid Kubah Emas, Kota Depok, Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn11mWMw-6I/AAAAAAAAAVc/CPxbxlxtKJg/s1600-h/masjid+kubah+emas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn11mWMw-6I/AAAAAAAAAVc/CPxbxlxtKJg/s320/masjid+kubah+emas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367575632550099874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masjid Kubah Emas merupakan sebuah masjid megah yang berdiri di Kota Depok, Propinsi Jawa Barat. Ciri khas masjid ini terletak pada atap kubahnya yang terbuat dari emas 24 karat. Bangunan masjid ini mempunyai luas sekitar 8 hektar dan menempati area tanah seluas 60 hektar. Konon, karena kemegahannya, masjid ini sering disebut sebagai masjid termegah di Asia Tenggara, melebihi masjid Istiqlal di Jakarta.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 dengan nama Masjid Dian Al Mahri. Tanggal peresmian ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1427 Hijriah. Menurut cerita yang beredar, bahan-bahan material masjid ini langsung didatangkan dari negara-negara Eropa dan Brazil, seperti emas, lampu, dan granit dari Italia, serta beberapa material lain dari Spanyol, Norwegia dan Brazil. Pembangunannya pun dijalankan oleh tenaga profesional dari luar negeri dan memakan biaya milyaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Kubah Emas dibangun oleh seorang pengusaha asal Banten bernama Hj. Dian Djuriah Al Rasyid. Pengusaha kaya tersebut telah membeli tanah di daerah Depok sejak tahun 1996 dan mulai membangunnya sejak tahun 2001. Pembangunan masjid selesai pada akhir tahun 2006 dan dibuka untuk publik tepat pada tanggal 31 Desember 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada tujuh masjid berkubah emas di dunia. Salah satunya berada di Indonesia. Salah satu keunikan yang dapat disaksikan pengunjung masjid ini adalah kubah tengah masjid. Masjid Dian Al Mahri mempunyai kubah berjumlah lima, yakni satu kubah utama dan empat buah kubah kecil. Bentuk kubah utama menyerupai kubah bangunan Taj Mahal di India. Kubah tersebut mempunyai diameter bawah 16 meter, dimeter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sementara kubah-kubah kecil lainnya memiliki diameter bawah 6 meter, diameter tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter. Seluruh kubah tersebut dilapisi emas setebal 2 hingga 3 milimeter dan dihiasi oleh mozaik kristal. Selain itu, di pojok-pojok masjid juga berdiri enam menara yang berbentuk segi enam (heksagonal) dengan tinggi sekitar 40 meter. Keenam menara ini dibalut oleh batu-batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncak menara-menara ini juga terdapat kubah yang dilapisi oleh emas. Enam menara ini melambangkan jumlah rukun iman, sedangkan lima kubah melambangkan rukun Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masjid ini juga terdapat lampu gantung yang didatangkan langsung dari Italia dengan berat sekitar 8 ton. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan kekhasan relief yang menghiasi ruang Mihrab yang terbuat dari emas 18 karat. Kekhasan relief ini juga dapat dilihat pada pagar pembatas di lantai dua, hiasan kaligrafi di langit-langit masjid, dan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah yang berlapis bahan prado atau sisa emas. Khusus untuk langit-langit masjid terdapat hiasan kaligrafi bergaya Kuffi yang terbuat dari lempengan kuningan berlapis emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat secara umum, arsitektur masjid ini mirip bangunan-bangunan masjid di Timur Tengah yakni dengan ciri khas kubah, menara, halaman dalam, serta corak hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah bangunan yang megah dan mempesona, masjid ini mempunyai bangunan dan halaman yang begitu luas. Luas bangunan masjid sekitar 8.000 meter persegi dan mampu menampung sekitar 15.000 hingga 20.000 jamaah. Ruangan masjid terbagi atas ruang utama, ruang mezanin, halaman dalam, selasar atas, selasar luar dan ruang-ruang fungsional lainnya. Ruangan utama masjid didominasi oleh warna monokrom dengan warna dasar krem. Warna-warna ini seolah memberi nuansa tenang dan nyaman bagi pengunjung yang berada di dalam masjid ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian luar masjid terdapat taman luas yang mengitari masjid. Taman ini ditumbuhi pepohonan rindang yang dapat memunculkan suasana sejuk dan asri bagi pengunjung. Konsep penataan taman ini merupakan kolaborasi antara arsitektur bangunan masjid bernuansa Timur Tengah dengan suasana lingkungan tropis Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini terletak di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Propinsi Jawa Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Kubah Emas berlokasi di pinggir jalan Meruyung, Kecamatan Cinere, Kota Depok. Untuk menuju lokasi ini tidak terlalu sulit, karena dapat ditempuh dari beberapa arah. Bila berangkat dari arah Terminal Depok, pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi dapat mengambil jalan menuju arah Kecamatan Sawangan. Setelah sampai di pertigaan Parung Bingung, pengunjung disarankan berbelok ke kanan ke arah Kecamatan Cinere, lalu menuju lokasi masjid. Jarak antara pertigaan Parung Bingung ke lokasi masjid sekitar 3-4 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengunjung yang tidak menggunakan kendaraan pribadi, dari Terminal Kota Depok dapat berangkat dengan menggunakan jasa angkutan kota (angkot) nomor 03 menuju pertigaan Parung Bingung. Dari pertigaan ini, pengunjung disarankan menggunakan ojek menuju Masjid Kubah Emas. kota Depok berjarak sekitar 7 km dari Masjid Kubah Emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk pengunjung yang berangkat dari Terminal Lebak Bulus atau Terminal Pondok Labu di Jakarta Selatan dapat menggunakan jasa angkutan kota (angkot) bernomor 102 menuju pertigaan Parung Bingung, kemudian belok kanan menuju arah lokasi masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang berkunjung ke masjid ini dikenai biaya parkir kendaraan. Untuk rombongan bus dikenai tarif parkir sebesar Rp 10.000, untuk mobil keluarga dikenai tarif Rp 3.000, sedangkan pengendara roda dua hanya sebesar Rp 2.000 (Mei 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Kubah Emas dibuka setiap hari untuk umum pada pukul 04.00-06.00 WIB dan pada pukul 10.00-20.00 WIB. Pada hari Kamis, masjid ini ditutup untuk persiapan kebersihan sholat Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masjid ini terdapat fasilitas-fasilitas penunjang yang bisa membuat pengunjung semakin betah berlama-lama di sini, diantaranya mini market, restoran, kios makanan, toko butik, rumah penginapan, gedung serbaguna, auditorium, gedung Islamic Center, dapur umum, dan toko souvenir. Wisatawan yang berniat mampir ke toko souvenir dapat membeli aneka cenderamata, seperti cangkir, pin, kaos, mukena, sajadah, songkok, dompet, jam, piring, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, masjid ini mempunyai tempat parkir seluas 7.000 meter persegi yang dapat menampung 300 kendaraan roda empat atau 1.400 kendaraan bermotor. Sistem pengamanan kompleks masjid ini diserahkan kepada para satpam yang bertugas di lokasi masjid. Bagi para pengunjung yang ingin berfoto di lokasi masjid ini tidak perlu khawatir, karena di sini terdapat banyak fotografer yang menawarkan jasa foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang ingin berwisata rohani ke masjid ini juga dapat mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan masjid ini secara rutin, diantaranya kegiatan tausiyah umum setiap hari Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu pada pukul 10.30-12.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah kawasan terpadu untuk sarana ibadah, dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial, masjid ini dimasa mendatang akan dilengkapi dengan rumah sakit, sekolah perawat, pesantren dan universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu &amp;amp; Eramuslim&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-810325451107141038?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/810325451107141038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/masjid-kubah-emas-kota-depok-jawa-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/810325451107141038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/810325451107141038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/masjid-kubah-emas-kota-depok-jawa-barat.html' title='Masjid Kubah Emas, Kota Depok, Jawa Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn11mWMw-6I/AAAAAAAAAVc/CPxbxlxtKJg/s72-c/masjid+kubah+emas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1332168145291128335</id><published>2009-08-08T17:44:00.002+07:00</published><updated>2009-08-08T18:08:48.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banten'/><title type='text'>Pantai Anyer, Kab. Serang, Propinsi Banten</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1cmo_s_8I/AAAAAAAAAVU/WfiH0JycC4s/s1600-h/anyer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1cmo_s_8I/AAAAAAAAAVU/WfiH0JycC4s/s320/anyer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367548149804892098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pantai Anyer dikenal luas sebagai tempat wisata yang menarik sejak tahun 1980-an. Keberadaannya sebagai salah satu dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seven Wonders of Banten&lt;/span&gt; (Tujuh Keajaiban Banten) dan lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta membuat kawasan ini menjelma sebagai salah satu obyek wisata favorit saat ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Propinsi Banten telah berkomitmen mengembangkannya menjadi obyek wisata bahari terkemuka di Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya berbagai fasilitas pendukung yang relatif lengkap dan representatif di kawasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bibir pantai, pengunjung dapat menikmati panorama laut biru berlatar kaki langit yang juga biru. Hamparan pasir pantainya yang luas dan bersih menjadikan kawasan ini nyaman digunakan untuk melakukan kegiatan berjemur dan membuat patung dari pasir, atau melakukan aktivitas olahraga seperti voli pantai dan sepakbola pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air lautnya yang jernih dan bersih mendukung aktivitas pengunjung yang ingin berenang atau menyelam. Ombak laut Pantai Anyer yang relatif besar dan menjadi rumah bagi banyak ikan sehingga tepat sekali digunakan untuk arena berselancar dan area memancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesona terbit dan tenggelamnya matahari serta ditingkahi oleh burung-burung laut yang terbang rendah dan sesekali menyambar ikan di sepanjang pantai, kian mengukuhkan betapa spesialnya kawasan ini. Pengunjung dapat mencerap momen indah tersebut dari shelter-shelter, taman, pondok-pondok wisata, atau dari atas perahu yang berjalan perlahan-lahan di tepi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bosan berada di tepi pantai, pengunjung dapat menikmati keelokan panorama Pantai Anyer dari atas mercusuar yang terdapat di kawasan tersebut. Pengunjung dapat juga menyewa sepeda untuk mengelilingi kawasan Pantai Anyer sambil mencari-cari obyek menarik untuk dipotret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Anyer berada dalam wilayah administratif Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Propinsi Banten, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta-Pantai Anyer berjarak sekitar 160 kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Sedangkan dari Kota Serang, ibukota Propinsi Banten, Pantai Anyer berjarak sekitar 35 kilometer. Dari Jakarta, pengunjung dapat mengambil jalan tol Jakarta-Merak dan keluar melalui jalan tol Cilegon Barat. Kemudian, perjalanan dilanjutkan menuju arah Anyer. Berbagai papan penunjuk jalan memudahkan pengunjung untuk mencapai lokasi, baik yang menggunakan bus maupun yang menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung dapat juga mengakses Pantai Anyer dengan naik kereta api jurusan Jakarta-Merak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin menginap tidak perlu cemas karena di kawasan Pantai Anyer terdapat homestay, wisama, hotel, resort, cottage dan villa dengan berbagai tipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan pantai ini juga dilengkapi dengan jaringan fiber optik untuk mengakses internet dan jaringan komunikasi baik lokal maupun internasional sehingga pengunjung dapat menjalin komunikasi dan mengikuti perkembangan dunia luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejeran pedagang kaki lima dan warung tenda di sepanjang pantai, serta rumah makan dan restoran yang menawarkan berbagai menu memberikan banyak pilihan kepada pengunjung untuk menyantap makanan yang sesuai dengan keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai fasilitas lainnya juga tersedia di kawasan ini seperti pusat informasi pariwisata, pemandu wisata, penjaga pantai, taman parkir yang luas dan aman, arena bermain anak-anak, arena berjemur, tempat berenang, camping ground, pondok-pondok wisata, shelter-shelter, sentra oleh-oleh dan souvenir, persewaan peralatan menyelam, persewaan sepeda, serta persewaan perahu dan speed boat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1332168145291128335?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1332168145291128335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-anyer-kab-serang-propinsi-banten.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1332168145291128335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1332168145291128335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-anyer-kab-serang-propinsi-banten.html' title='Pantai Anyer, Kab. Serang, Propinsi Banten'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1cmo_s_8I/AAAAAAAAAVU/WfiH0JycC4s/s72-c/anyer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8764903447355939816</id><published>2009-08-08T17:04:00.003+07:00</published><updated>2009-08-08T17:20:45.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maluku Utara'/><title type='text'>Gunung Gamalama, Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1RUhw2JVI/AAAAAAAAAVM/bL28IlSpfsI/s1600-h/gunung-gamalama.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 238px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1RUhw2JVI/AAAAAAAAAVM/bL28IlSpfsI/s320/gunung-gamalama.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367535743997977938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Gamalama merupakan salah satu gunung berapi di Propinsi Maluku Utara. Selain gunung ini, masih ada Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Gunung Ibu dan Gunung Dakona di Kabupaten Halmahera Utara, serta Gunung Kiebesi di Halmahera Selatan. Gunung Gamalama sendiri terletak di Pulau Ternate dan memiliki ketinggian sekitar 1.715 meter di atas permukaan air laut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Gamalama yang kerap juga disebut sebagai puncak Ternate merupakan sebuah stratovolkano, yakni gunung berapi yang tinggi dan mengerucut, yang terdiri atas lava dan abu vulkanik yang mengeras. Gunung yang berdiameter 11 km ini memiliki danau kawah dan kawah ganda. Gunung Gamalama juga merupakan salah satu gunung api di Indonesia yang masih aktif. Seperti yang tertulis dalam www.geocities.com, sejak tahun 1538 masehi hingga saat ini, Gunung Gamalama telah menyemburkan laharnya lebih dari 70 kali. Enam diantaranya menyebabkan bencana alam, yakni pada tahun 1771-1772 yang menewaskan sekitar 30 orang, sekitar 1.300 orang tewas akibat gelombang badai yang disebabkan letusan di tahun 1775 dan letusan di tahun 1962 memakan korban sekitar lima orang. Terakhir kali, gunung ini memuntahkan isi perutnya pada tahun 2003 namun tidak memakan korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam masyarakat Ternate sendiri terdapat sebuah ritual mengelilingi Gunung Gamalama. Dalam ritual bernama Kololi Kie ini, masyarakat mengelilingi Gunung Gamalama seraya memanjatkan doa untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan rakyat Ternate. Selain itu, Kololi Kie juga merupakan upacara penghormatan terhadap para leluhur Ternate. Kololi Kie sendiri diadakan sekali dalam setahun, setiap bulan April.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh masyarakat setempat, Gunung Gamalama dipercaya memiliki banyak nilai-nilai keramat. Tak heran jika banyak mitos yang beredar, dan semakin memperkuat kekeramatan gunung ini. Semisal, masyarakat setempat selalu menyarankan pada sebuah tim yang berencana mendaki Gunung Gamalama aga memiliki jumlah anggota yang genap. Sebelum mendaki pun sebisa mungkin untuk berdoa agar tidak mengalami halangan dalam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terkesan berbahaya, namun Gunung Gamalama menyimpan pesona kecantikan yang luar biasa. Maka tak heran jika banyak para penjelajah alam yang sangat tertarik untuk mendaki gunung ini. Hamparan kebun cengkeh dan pala akan menemani para pendaki selama perjalanan menuju puncak. Begitu sampai di puncak gunung, para pendaki dapat melihat landscape Pulau Ternate. Tak hanya itu, beberapa pulau lainnya seperti Pulau Tidore, Pulau Halmahera dan Pulau Maitara dapat terlihat dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemandangan yang mempesona, para pendaki juga akan menemui tempat-tempat unik di gunung tersebut. Diantaranya adalah mata air dalam lekukan batu seluas loyang besar, yang oleh masyarakat setempat disebut dengan mata air Abdas. Konon mata air ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Maka tak heran jika masyarakat Ternate begitu mengkeramatkan mata air ini sehingga ada aturan tertentu untuk mengambil air dari mata air Abdas yakni tidak boleh berebbutan dan tiap-tiap orang hanya diperbolehkan mengambil satu botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mata air Abdas, tempat menarik lainnya adalah kuburan leluhur masyarakat Ternate yang sudah berumur ratusan tahun. Belum diketahui kenapa kuburan tersebut bisa ada di Puncak Gunung Gamalama. Namun yang pasti masyarakat setempat sangat mengkeramatkan kuburan tersebut. Banyak masyarakat Ternate yang mendaki Gunung Gamalama untuk berziarah ke makam leluhur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Gamalama terletak di Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara, Indonesia. Jika ingin melakukan pendakian, jalur pendakian dapat diakses dari beberapa desa di sekitarnya, seperti Desa Moya, Desa Malikurubu dan Desa Akehuda. Namun dari ketiga desa ini jika ingin jalur pendakian termudah dapat melalui Desa Mayo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Ternate dapat dicapai dengan menggunakan pesawat maupun kapal laut. Jika ingin menggunakan pesawat, beberapa maskapai ada yang memiliki rute penerbangan Jakarta-Manado-Ternate, dan Jakarta-Makassar-Ternate. Jika ingin menggunakan kapal laut, PT Pelni memiliki rute yang menghampiri Ternate sekali dalam seminggu. Dari pusat Kota Ternate, pengunjung dapat melakukan perjalanan ke Desa Moya dengan menggunakan angkutan umum. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendaki Gunung Gamalama pengunjung tidak dikenakan biaya apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rute menuju puncak Gunung Gamalama, para pengunjung akan menjumpai tiga pos yang kerap digunakan sebagai tempat beristirahat. Di Desa Moya, hanya ada satu warung kecil. Oleh karena itu, disarankan kepada para pendaki untuk melengkapi perbekalan secukupnya. Selain itu apabila memerlukan penginapan sebelum atau sesudah pendakian, wisatawan dapat dengan mudah memperolehnya di pusat Kota Ternate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8764903447355939816?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8764903447355939816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-gamalama-kota-ternate-propinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8764903447355939816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8764903447355939816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-gamalama-kota-ternate-propinsi.html' title='Gunung Gamalama, Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1RUhw2JVI/AAAAAAAAAVM/bL28IlSpfsI/s72-c/gunung-gamalama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5934072978823329120</id><published>2009-08-08T16:08:00.003+07:00</published><updated>2009-08-08T16:36:11.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maluku'/><title type='text'>Wisata Bahari Laut Banda, Kab. Maluku Tengah, Propinsi Mauluku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1G2CDOa8I/AAAAAAAAAU8/WwqDHOgT2Jw/s1600-h/terumbu+karang+banda+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1G2CDOa8I/AAAAAAAAAU8/WwqDHOgT2Jw/s320/terumbu+karang+banda+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367524224972778434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kegiatan pelancong wisata bahari di perairan Banda beraneka ragam, seperti melihat taman laut dari atas perahu, menyelam, memancing ikan tuna dan cakalang, melihat ikan paus, lumba-lumba, burung laut dan menyaksikan Arombai Manggurebe (Lomba Belang atau balap perahu).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata bahari ini dapat dilakukan pada musim teduh (musim laut tidak berombak), yang terjadi pada bulan Maret, April, Mei, September. Oktober dan Nopember. Berwisata di sini benar-benar mengasikkan karena wisatawan dapat mencoba sendiri menggunakan alat pancing untuk menangkap ikan tuna dan cakalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Laut Banda memiliki 350 spesies biota laut, termasuk berbagai jenis kerang purba yang saat ini hampir punah. Keindahan taman laut yang di dalamnya terdapat berbagai macam ikan, akan semakin memanjakan para penyelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi taman laut Banda terletak di antara Pulau Neira, Pulau Gunung Api, Pulau Ai, Pulau Sjahrir dan Pulau Hatta. Tepatnya terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan menumpang kapal feri dari Kota Ambon selama satu malam dengan harga tiket Rp 80.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pengunjung tidak dikenakan biaya masuk ke lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa pelayanan guide dapat membantu wisatawan untuk menggunakan alat-alat pancing, sekaligus menjelaskan proses penangkapan ikan cakalang yang dilakukan oleh nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Banda terdapat banyak toko yang menjual berbagai souvenir, seperti miniatur kapal dalam botol, anyaman bambu alat memetik pala dan benda-benda replika peninggalan Belanda dan Portugis. Terdapat pula beberapa guest house yang disewakan untuk menginap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5934072978823329120?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5934072978823329120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/wisata-bahari-laut-banda-kab-maluku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5934072978823329120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5934072978823329120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/wisata-bahari-laut-banda-kab-maluku.html' title='Wisata Bahari Laut Banda, Kab. Maluku Tengah, Propinsi Mauluku'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sn1G2CDOa8I/AAAAAAAAAU8/WwqDHOgT2Jw/s72-c/terumbu+karang+banda+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1041656344024258088</id><published>2009-08-08T08:32:00.003+07:00</published><updated>2009-08-08T09:16:25.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gorontalo'/><title type='text'>Pentadio Resort, Kab. Gorontalo, Propinsi Gorontalo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnzfnS2-cgI/AAAAAAAAAU0/yJ6ER1pEZSQ/s1600-h/pentadio.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 202px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnzfnS2-cgI/AAAAAAAAAU0/yJ6ER1pEZSQ/s320/pentadio.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367410722089103874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pentadio Resort adalah salah satu obyek wisata andalan Propinsi Gorontalo. Kata Pentadio diambil dari bahasa Gorontalo yang berarti pantai-danau, sedangkan kata Resort diambil dari bahasa inggris yang berarti tempat istirahat. Dinamakan Pentadio Resort karena resort ini berada di pinggir Danau Limboto yang indah dan mempesona itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, obyek wisata seluas 14 hektar ini telah diresmikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1928, yang ditandai dengan sebuah batu peringatan di sekitar pemandian air panas di kawasan obyek wisata ini. Sejak itu, masyarakat setempat menjadikan tempat ini sebagai sarana rekreasi dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat obyek wisata ini semakin ramai dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara pada tahun 2003, Pemerintah Daerah Gorontalo merenovasi dan melengkapi obyek wisata ini dengan berbagai macam fasilitas penunjang yang dapat memanjakan para pengunjung. Pembangunan obyek wisata ini dan berbagai fasilitasnya menghabiskan biaya sekitar 15 miliar rupiah yang diambil dari APBD Kabupaten Gorontalo. Pada tanggal 25 Februari 2004, obyek wisata ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) saat itu, Jusuf Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan Pentadio Resort ini para pengunjung dapat menyaksikan semburan mata air panas yang mengandung belerang yang dapat digunakan untuk merebus telur hingga matang. Para pengunjung juga dapat menikmati siraman air dari sumber mata air yang cukup hangat yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kulit. Di samping itu, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas yang bertaraf internasional dan dikelola secara profesional sehingga para pengunjung dapat melakukan aktivitas santai lainnya dengan nyaman, seperti mandi uap, mandi celup, berenang di kolam renang air panas atau di kolam renang air dingin, memancing, dan bersepeda air. Bagi pengunjung yang ingin menyalurkan hobi menyanyi, di lokasi ini juga tersedia pub dan karaoke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentadio Resort terletak di Desa Pentadio, Kecamatan Telagabiru, Kabupaten Gorontalo, Propinsi Gorontalo, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bandara Jalaluddin Gorontalo menuju lokasi, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat meupun roda dua dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas lain yang tersedia di kawasan ini adalah restaurant dan tempat parkir yang cukup luas. Para pengunjung yang ingin menginap, di lokasi tersedia cottage atau pondok-pondok kecil yang dilengkapi fasilitas TV, kulkas, AC, dan spring bed, dengan desain yang menonjolkan nuansa tradisional khas Gorontalo. Selain itu, para pengunjung juga dapat membeli barang-barang cinderamata yang tersedia di toko-toko souvenir di kawasan obyek wisata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1041656344024258088?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1041656344024258088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pentadio-resort-kab-gorontalo-propinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1041656344024258088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1041656344024258088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pentadio-resort-kab-gorontalo-propinsi.html' title='Pentadio Resort, Kab. Gorontalo, Propinsi Gorontalo'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnzfnS2-cgI/AAAAAAAAAU0/yJ6ER1pEZSQ/s72-c/pentadio.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3043614814275311956</id><published>2009-08-07T13:44:00.002+07:00</published><updated>2009-08-07T13:49:53.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Tenggara'/><title type='text'>Taman Nasional Wakatobi, Kab. Wakatobi, Sulawesi Tenggara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnvOdQjewfI/AAAAAAAAAUs/nyzG4ThQ0rQ/s1600-h/wakatobi2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnvOdQjewfI/AAAAAAAAAUs/nyzG4ThQ0rQ/s320/wakatobi2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367110382997389810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Nasional Wakatobi memiliki luas area sekitar 1,39 juta hektar. Taman tersebut terdiri dari empat pulau besar, yaitu : Wanci, Kaledupa, Tomia, dan Binongko yang berada di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kata Wakatobi sendiri berasal dari  dari 4 pulau utama  yaitu Wanci, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Terdapat puluhan pulau-pulau kecil lainnya disekitarnya.  Mayoritas penduduk yang tinggal di kepulauan ini adalah suku Bajo dan Liya. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1994, beberapa orang yang tergabung dalam tim IPB melakukan survei di Wakatobi. Dari hasil survei yang mereka lakukan tersebut terungkap bahwa di Wakatobi terdapat beranekaragam kekayaan alam bawah laut, seperti : terumbu karang dan aneka bintang laut. Karena memiliki kekayaan alam bawah laut, kawasan tersebut menyajikan panorama bawah laut yang begitu menawan dan sangat bagus sebagai tempat kegiatan menyelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempelajari dengan seksama hasil temuan tim IPB, Menteri Kehutanan pada tahun 1996 mengeluarkan surat keputusan No. 393/Kpts-V/1996 yang menetapkan Wakatobi sebagai taman nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Wakatobi begitu istimewa untuk dikunjungi. Di taman ini terdapat panorama keindahan alam bawah laut. Gugusan terumbu karang dapat dijumpai sekitar 112 jenis dari 13 famili yang terletak pada 25 titik di sepanjang 600 km garis pantai. Adapun jenis karang tersebut adalah : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Acropora formosa, A. Hyacinthus, Psammocora Robusta, Merulina Ampliata, Platygyra Versifora, Euphyllia Glabrescens, Tubastraea frondes, Stylophora pistillata, Sarcophyton throchelliophorum, dan Sinularia sp&lt;/span&gt;. Di beberapa tempat di sepanjang karang terdapat beberapa gua bawah laut yang menambah pesona Taman Nasional Wakatobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping keindahan yang disajikan oleh beraneka ragam terumbu karang, taman tersebut juga memiliki 93 spesies ikan yang berwarna warni. Adapun jenis ikan tersebut diantaranya adalah : Argus Bintik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cephalopholus argus&lt;/span&gt;), Takhasang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Naso unicornis&lt;/span&gt;), Pogo-pogo (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Balistoides viridescens&lt;/span&gt;), Napoleon (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cheilinus undutalus&lt;/span&gt;), ikan merah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lutjanus biguttatus&lt;/span&gt;), Baronang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siganus guttatus&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amphirion melanopus, Chaetodon specullum, Chelmon rostratus, Heniochus acuminatus, Lutjanus monostigma, Caesio caerularea&lt;/span&gt;. Selain itu, dapat juga dijumpai raja udang erasia (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alcedo atthis&lt;/span&gt;) dan tiga jenis penyu yang sering bertelur di Taman Nasional Wakatobi, seperti : penyu sisik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eretmochelys imbricata&lt;/span&gt;), penyu tempayan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Caretta&lt;/span&gt;), dan penyu lekang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lepidochelys olivacea&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai jenis burung laut melengkapi keindahan Taman Nasional Wakatobi, seperti : angsa batu coklat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sula leucogaster plotus&lt;/span&gt;) dan Cerek Melayu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Charadrius peronii&lt;/span&gt;). Beraneka jenis burung tersebut dapat dilihat dari dekat ketika berkumpul di pulau maupun tatkala terbang meliuk-liuk mengikuti nyanyian irama alam, dan sesekali menukik ke laut untuk berburu ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para wisatawan yang menyukai keindahan alam bawah laut dapat melakukan beberapa kegiatan di Taman Nasional Wakatobi, seperti : menyelam, snorkeling, dan berenang untuk melihat gugusan terumbu karang yang indah dan warna warni ikan yang sedang menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Wakatobi terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi bisa ditempuh melalui 3 tahap perjalanan. Pertama, perjalanan dimulai dari Kota Kendari ke Bau-bau dengan menggunakan pesawat terbang atau kapal laut. Jika menggunakan pesawat terbang waktu tempuh sekitar 1 jam, dan jika menggunakan kapal laut waktu tempuh sekitar 4 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap kedua, dari Bau-bau ke Lasalimu menggunakan kendaraan roda empat dengan waktu tempuh sekitar dua jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap ketiga, dari Lasalimu ke Wanci perjalanan ditempuh menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan. Wanci merupakan ibukota Kabupaten Wakatobi sekaligus pintu gerbang pertama untuk memasuki kawasan Taman Nasional Wakatobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para wisatawan yang datang dari luar daerah dan ingin berlama-lama di Wakatobi dapat menginap di beberapa hotel dan home stay yang ada di kota tersebut. Sedangkan untuk masalah makan, di beberapa tempat di Wakatobi tersedia warung-warung makan yang menyajikan beraneka menu masakan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para wisatawan yang ingin melakukan kegiatan menyelam, di pulau tersebut ada beberapa resort yang secara khusus menyewakan beberapa fasilitas untuk kegiatan menyelam dan para wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu &amp;amp; Coremap&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3043614814275311956?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3043614814275311956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-wakatobi-kab-wakatobi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3043614814275311956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3043614814275311956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-wakatobi-kab-wakatobi.html' title='Taman Nasional Wakatobi, Kab. Wakatobi, Sulawesi Tenggara'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnvOdQjewfI/AAAAAAAAAUs/nyzG4ThQ0rQ/s72-c/wakatobi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2143981472871125290</id><published>2009-08-07T10:34:00.005+07:00</published><updated>2009-08-07T10:49:15.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Barat'/><title type='text'>Pantai Lombang-lombang, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snuhad5CHFI/AAAAAAAAAUk/mQ_a9wmMzWw/s1600-h/mamuju.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snuhad5CHFI/AAAAAAAAAUk/mQ_a9wmMzWw/s320/mamuju.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367060857014590546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kabupaten Mamuju dikenal memiliki garis pantai terpanjang di Propinsi Sulawesi Barat yang membujur leih kurang 415 kilometer. Garis pantai yang berada di pesisir barat Pulau Sulawesi ini melewati salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata favorit masyarakat Mamuju, yaitu Pantai Wisata Lombang-lombang. Apabila Anda berkunjung ke Kota Mamuju, aka rugi kiranya jika tidak menyempatkan diri menikmati penorama indah pantai ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai wisata Lombang-lombang berjarak 30 kilometer dari kota Mamuju. Pantai yang dikelola secara bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat setempat ini memang cukup bersih dan terbebas dari onggokan sampah. Karena dianggap masih asri itulah, pada hari Minggu atau hari libur lainnya, pantai ini biasanya dipenuhi oleh wisatawan lokal yang ingin menghabiskan liburan mereka dengan menikmati panorama pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Lombang-lombang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menyegarkan pikiran. Sebab, di pantai ini wisatawan dapat merasakan suasana alami yang mungkin tidak ditemukan di pantai lain. Di pantai ini wisatawan dapat menyusuri hamparan pasir hitam halus sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan lebar rata-rata 50 meter. Dengan areal seluas itu, para pengunjung dapat leluasa melakukan berbagai aktivitas di tepi pantai, seperti bermain pasir, bermain voli atau sepak bola, atau sekedar duduk-duduk santai. Lokasi pantai yang bersih dan ombaknya yang tak begitu besar membuat pantai ini juga cocok untuk mereka yang menyukai olahraga renang maupun menyelam (snorkeling). Namun, bagi yang belum mahir berenang tetapi tetap ingin bermain air, Anda dapat memanfaatkan persewaan ban pelampung yang banyak disediakan di pantai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai berolahraga atau bermain-main di pantai ini, wisatawan dapat duduk mengobrol atau sekedar menikmati indahnya deburan ombak di gazebo-gazebo yang disediakan oleh pengelola pantai. Suasana alami dan menyegarkan ini niscaya dapat mengendorkan urat-urat syaraf Anda setelah beberapa hari bekerja. Gazebo ini memang sengaja dibangun menghadap ke laut supaya pengunjung dapat menyaksikan pesona pesisir barat Pulau Sulawesi, terutama saat menjelang matahari terbenam (sunset). Jika mengajak keluarga dan menginginkan tempat yang lebih luas, wisatawan dapat menyewa balai yang terbuat dari bambu dengan atap dari rumbia. Di balai yang eksotis ini wisatawan dapat bersantai sambil menikmati ikan bakar bersama-sama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sedang ada event, wisatawan dapat pula menyaksikan pertunjukan musik atau pertunjukan seni lainnya secara gratis. Pengelola pantai memang menyediakan sebuah panggung dengan ukuran yang cukup besar untuk keperluan pementasan seni tersebut. Hanya saja, sampai saat ini pertunjukan kesenian itu belum bisa digelar secara rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Pantai Wisata Lombang-lombang terletak di Kelurahan Sinyonyoi, Kabupaten Mamuju, Propinsi Sulawesi Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju kota Mamuju, wisatawan dapat menempuh perjalanan dengan pesawat udara dari berbagai kota besar di Indonesia menuju Bandara Hasanuddin di Makassar. Dari bandara ini wisatawan dapat melanjutkan penerbangan menuju Bandara Mamuju, atau memilih perjalanan darat dengan menyewa mobil. Sebab, jadwal penerbangan Makassar-Mamuju memang terbilang sepi dan dalam sehari biasanya hanya melayani satu kali penerbangan. Nah, dari kota Mamuju, wisatawan dapat menggunakan angkutan umum atau mobil sewaan untuk menuju Pantai Lombang-lombang dengan waktu tempuh sekitar setengah jam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang ingin bermain air dan memerlukan ban pelampung dapat menyewa kepada para pengelola pantai dengan harga Rp 5.000 per buah. Apabila ingin menyewa sebuah balai dari bambu untuk istirahat, para pengunjung harus mengeluarkan uang sebesar Rp 25.000 untuk sewa satu bilik balai. Namun, jika memerlukan penginapan, para pelancong bisa mendapatkan hotel dengan berbagai tipe di kota Mamuju. Di kota ini wisatawan juga dapat mencari berbagai souvenir maupun buah segar khas kota Mamuju, yaitu jeruk manis Mamuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2143981472871125290?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2143981472871125290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-lombang-lombang-kab-mamuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2143981472871125290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2143981472871125290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-lombang-lombang-kab-mamuju.html' title='Pantai Lombang-lombang, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snuhad5CHFI/AAAAAAAAAUk/mQ_a9wmMzWw/s72-c/mamuju.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1816068253345852063</id><published>2009-08-07T09:11:00.002+07:00</published><updated>2009-08-07T10:09:49.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Tengah'/><title type='text'>Taman Wisata Wera, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snua0JO-8tI/AAAAAAAAAUc/qLqXQHPdpFQ/s1600-h/wera2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snua0JO-8tI/AAAAAAAAAUc/qLqXQHPdpFQ/s320/wera2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367053601564717778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Wisata Wera merupakan salah satu obyek wisata terkenal di Sulawesi Tengah. Pada awalnya, potensi wisata yang ada di kawasan ini adalah Air Terjun Wera dan kawasan hutan sekunder. Pada tahun 1980, kawasan ini ditetapkan menjadi Taman Wisata berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 843/Kpts/Um/11/1980 tanggal 25 November 1980, dengan luas kawasan sekitar 250 hektar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan yang berada di ketinggian antara 150 meter-800 meter di atas permukaan laut (dpl) ini memiliki topografi berlereng dan berbukit terjal dengan kemiringan antara 60%-90%. Diantara perbukitan yang terjal tersebut terdapat sebuah lembah sempit yang merupakan aliran Sungai Wera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wisatawan tidak hanya dapat menikmati sejuknya udara dan menyaksikan keindahan air yang jatuh dari atas tebing dengan ketinggian sekitar 100 meter, tetapi juga dapat melakukan berbagai kegiatan wisata yang menyenangkan seperti : mandi atau berenang di Sungai Wera yang airnya sejuk; mendaki gunung ke arah puncak bukit di sekitar air terjun sambil menikmati pemandangan yang indah; berkemah di daerah datar di bagian utara dan di puncak bukit dekat Dusun Ngatapapu; dan photo hunting keindahan alam di sekitar air terjun dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wisatawan juga dapat menyaksikan keragaman flora dan fauna yang hidup di kawasan ini. Flora yang tumbuh di kawasan ini, antara lain : kenari/ntoli (canarium aspermun), bintangur (callophylum sp.), lebanu (nauclea sp.), beringin (ficus benyamina), lei (palagulum javanicum), serta beberapa tumbuhan epifit, seperti anggrek tanah, dan pakis sarang (asplenium nidus). Adapun jenis fauna yang hidup di kawasan ini, antara lain : monyet hitam (macaca tonkeana), enggang/allo (aceros cassidix), ayam hutan (gallus gallus), burung gagak (corvus sp.), babi hutan (sus colobensis), rusa (cervus timorencis), burung nuri kepala biru (trichoglossus omatus), dan kakatua jambul kuning (cacatua sulphurea).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang berbeda, tidak jauh dari taman wisata ini (sekitar 2 km) terdapat wisata alam Pemandian Air Panas Mantikole. Para wisatawan dapat menjadikan Pemandian Air Panas Mantikole ini satu paket wisata dengan Taman Wisata Wera, sehingga perjalanan wisata para wisatawan lebih bervariasi dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Taman Wisata Wera terletak di Kecamatan Dolo, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai kawasan Taman Wisata Wera tidaklah sulit karena terdapat jalan aspal yang menghubungkan Kota Palu (Ibukota Propinsi Sulawesi Tengah) dengan desa-desa di sekitar lokasi wisata, seperti Desa Balumpewa yang berjarak sekitar 1 km dari jalan raya. Dari Kota Palu menuju ke Desa Balumpewa yang berjarak 19 km, dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum atau carteran dalam waktu sekitar 45 menit. Selanjutnya, dari Desa Balumpewa ke lokasi air terjun yang berjarak 2 km, dapat ditempuh dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui lebih banyak tentang obyek wisata alam Taman Wisata Wera, para wisatawan dapat memperoleh informasi di Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam VI atau dari kantor Sub. BKSDA Sulawesi Tengah, dengan alamat : Jl. Prof. Moh. Yamin No. 19 Palu, Telepon 21106 atau 22287.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1816068253345852063?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1816068253345852063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-wisata-wera-kab-donggala-sulawesi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1816068253345852063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1816068253345852063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-wisata-wera-kab-donggala-sulawesi.html' title='Taman Wisata Wera, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snua0JO-8tI/AAAAAAAAAUc/qLqXQHPdpFQ/s72-c/wera2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5583356154748618975</id><published>2009-08-07T08:33:00.002+07:00</published><updated>2009-08-07T08:36:48.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sulawesi Selatan'/><title type='text'>Kota Kalong, Kab. Soppeng, Sulawesi Selatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnuFCj20nkI/AAAAAAAAAUU/DjmXD-TQvGA/s1600-h/kota+watan+soppeng.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnuFCj20nkI/AAAAAAAAAUU/DjmXD-TQvGA/s320/kota+watan+soppeng.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367029659973492290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Watan Soppeng adalah salah satu kabupaten tercantik di Propinsi Sulawesi Selatan. Suasana di dalam kota tampak teduh, karena hampir semua ruas jalan dipenuhi oleh pohon asam dan jenis pohon lainnya yang berjejer di sisi kiri dan kanan jalan. Kota kecil dan berhawa sejuk ini berada di pegunungan dengan ketinggian 200 meter di atas permukaan laut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan sejarah, sebagaimana tertulis dalam Lontara Bugis (tulisan kuno orang Bugis), Kota Soppeng merupakan bekas kota kerajaan masa lampau yang memiliki wilayah kekuasaan dan pengaruh yang cukup luas. Di kota ini terdapat komplek Istana Raja (Datu) Soppeng yang dibangun oleh I Latemmamala yang bergelar Petta Bakkae pada tahun 1261 M. Di dalam komplek tersebut terdapat sejumlah bangunan, diantaranya : Bola Ridie (Rumah Kuning), yaitu tempat penyimpanan benda-benda atribut Kerajaan Soppeng; SalassaE, yaitu bekas Istana Datu Soppeng; dan Menhir Latammapole, yaitu tempat melaksanakan hukuman bagi para pelanggar adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota ini juga terdapat komplek makam Jera LompoE dan KalokoE Watu. Di dalam komplek makam Jera LompoE terdapat makam raja-raja (Datu) Soppeng, Luwu dan Sidrap pada abad XVII. Sementara di dalam komplek KalokoE Watu terdapat makam We Tenri Sui, ibu kandung Arung Palakka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Watan Soppeng memiliki keunikan yang sangat mengagumkan, sehingga ia dijuluki sebagai "Kota Kalong" atau "Kota Pekalongan" (bukan nama kota yang ada di Jawa Tengah). Pengunjung jangan terkejut ketika memasuki jantung kota Watan Soppeng, karena akan mencium bau khas yang sangat menyengat hidung. Bau khas itu tidak lain adalah bau kalong atau kelelawar. Bau kalong tersebut akan semakin menyengat jika pengunjung berada tepat di bawah pohon tempat para kalong tersebut bergelantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang malam, kalong-kalong tersebut terbang meninggalkan pepohonan untuk mencari makan. Saat kalong-kalong yang jumlahnya ribuan tersebut terbang, langit seakan tertutup oleh bayangan hitam. Kawanan kalong tersebut akan kembali ke pepohonan pada subuh hari dengan suara gemuruh seakan membangunkan warga Kota Soppeng untuk segera melaksanakan sholat subuh dan melakukan aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seorangpun penduduk yang tahu persisi kapan tepatnya kalong-kalong tersebut mulai bersarang di atas pepohonan yang berjejer di ruas-ruas jalan kota Watan Soppeng. Masyarakat hanya meyakini bahwa keberadaan kalong yang mirip tikus tersebut sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Lebih dari itu, mereka juga meyakini bahwa kalong-kalong tersebut merupakan "penjaga" kota Watan Soppeng. Bahkan mereka sangat percaya bahwa kalong-kalong tersebut menjadi pertanda dan pemberi informasi tentang sesuatu yang baik dan buruk yang akan terjadi di kota ini. Jika kalong-kalong tersebut pergi meninggalkan kota Watan Soppeng dalam waktu yang lama, maka itu sebagai pertanda bahwa akan terjadi bencana yang menimpa masyarakat dan kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbakarnya Pasar Sentral Soppeng pada tahun 1990 diyakini oleh masyarakat setempat merupakan akibat dari ditebangnya pohon besar yang menjadi tempat tinggal raja atau pemimpin kalong tersebut. Sejak peristiwa itu, masyarakat setempat tidak pernah lagi mengusik keberadaan satwa tersebut. Untuk mengembalikan kawanan kalong tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Kawanan kalong tersebut baru akan kembali jika masyarakat setempat mengadakan upacara khusus yang dirangkaikan dengan penyembelihan beberapa ekor kerbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga mitos yang berkembang di kalangan masyarakat Soppeng bahwa jika seorang pengunjung terkena kotoran kalong-kalong tersebut, maka ia akan mendapatkan gadis atau pemuda kota Watan Soppeng. Anda penasaran dengan mitos tersebut? Kunjungilah kota unik ini untuk membuktikannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Watan Soppeng merupakan ibukota Kabupaten Soppeng, Propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Watan Soppeng terletak 150 kilometer di sebelah utara Kota Makassar. Dari Kota Makassar, perjalanan ditempuh selama 4-5 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum berupa mobil panther atau kijang, dengan tarif sekitar Rp 40.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang datang ke kota Soppeng tidak dikenai tarif tiket masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota Watan Soppeng tersedia berbagai macam fasilitas, seperti warung makan, restoran, penginapan, wisma, motel, hotel, dan villa. Selain itu, juga terdapat Masjid Raya Soppeng yang berdiri megah dan indah tepat di jantung kota, yang tak jauh dari pepohonan tempat kawanan kalong tersebut bergelantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5583356154748618975?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5583356154748618975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/kota-kalong-kab-soppeng-sulawesi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5583356154748618975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5583356154748618975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/kota-kalong-kab-soppeng-sulawesi.html' title='Kota Kalong, Kab. Soppeng, Sulawesi Selatan'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnuFCj20nkI/AAAAAAAAAUU/DjmXD-TQvGA/s72-c/kota+watan+soppeng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3498435394123471803</id><published>2009-08-07T06:05:00.001+07:00</published><updated>2009-08-07T06:14:38.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Timur'/><title type='text'>Bukit Bangkirai, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SntjiBjlgEI/AAAAAAAAAUM/BRdbSv3bf7g/s1600-h/bk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SntjiBjlgEI/AAAAAAAAAUM/BRdbSv3bf7g/s320/bk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366992817126473794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bukit Bangkirai merupakan salah satu obyek wisata di Kalimantan Timur yang menarik untuk dikunjungi. Wisatawan dapat merasakan suasana hutan hujan tropis (tropical rain forest) yang masih sangat alami. Dalam Bukit Bangkirai juga terdapat banyak binatang satwa. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit Bangkirai yang memiliki luas sekitar 1.500 hektar ini merupakan kawasan hutan konservasi yang bertujuan untuk mengembangkan monumen hutan alam tropika basah. Hutan wisata ini dapat dijadikan sebagai media pendidikan alam dan lingkungan, atau bahkan juga dapat dijadikan sebagai obyek penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamakan Bukit Bangkirai karena di kawasan hutan wisata ini terdapat banyak pohon Bangkirai yang tumbuh. Bahkan, pohon-pohon tersebut telah berumur lebih dari 150 tahun dengan ketinggian mencapai 40 hingga 50 meter dan diamaternya 2,3 meter. Bukit Bangkirai diresmikan pada tanggal 14 Maret 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keistimewaan Bukit Bangkirai adalah adanya tantangan wisatawan untuk mencoba berjalan menyusuri canopy bridge (jembatan gantung) yang tingginya mencapai 30 meter dari permukaan tanah. Panjang keseluruhan canopy bridge adalah 64 meter yang menghubungkan 5 pohon Bangkirai. Bagi wisatawan yang mempunyai masalah dengan ketinggian dapat mencobanya sebagai salah satu terapi alternatif. Dari atas canopy bridge wisatawan dapat melihat panorama hutan hujan tropis disertai dengan desiran angin kencang nan sejuk. Jembatan rasanya  terus berayun-ayun ketika baru melangkah separuh jalan. Namun demikian, sesekali mencobanya pasti kita akan merasa senang dan tertantang. Canopy bridge tersebut merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia, dan ke delapan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit Bangkirai terletak di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Propinsi Kalimantan Timur, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Bukit Bangkirai wisatawan perlu menempuh jarak sekitar 150 km dari Kota Tenggarong atau Samarinda. Dari Kota Balikpapan hanya berjarak 58 km. Atau dari ibukota Kecamatan Samboja hanya berjarak 20 km. Perjalanan dapat ditempuh dengan jalur darat, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pengumpulan data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek wisata Bukit Bangkirai dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Ada gedung pertemuan yang mampu menampung 100 orang, ada restoran dengan sajian menu yang bervariasi, dan penginapan (cottage) dengan fasilitas AC maupun penginapan jugle cabin, yaitu penginapan alami yang tidak dilengkapi fasilitas listrik. Pengunjung yang ingin menikmati dapat menghubungi PT Inhutani Balikpapan di nomor telepon (+62-542) 736066-734644.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3498435394123471803?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3498435394123471803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/bukit-bangkirai-kab-kutai-kartanegara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3498435394123471803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3498435394123471803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/bukit-bangkirai-kab-kutai-kartanegara.html' title='Bukit Bangkirai, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SntjiBjlgEI/AAAAAAAAAUM/BRdbSv3bf7g/s72-c/bk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8840698596205755676</id><published>2009-08-06T11:25:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T12:09:40.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Selatan'/><title type='text'>Pulau Kembang, Kab. Barito Utara, Kalimantan Selatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snpk2hFTbjI/AAAAAAAAAUE/iCYt5I-lbZ4/s1600-h/pulaukembang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snpk2hFTbjI/AAAAAAAAAUE/iCYt5I-lbZ4/s320/pulaukembang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366712793721695794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pulau Kembang adalah sebuah delta seluas 60 hektar yang terletak di tengah sungai Barito dan merupakan habitat kera ekor panjang (monyet) dan beberapa jenis burung. Pada tahun 1976, pulau ini ditetapkan sebagai hutan wisata berdasarkan SK Menteri Partanian No. 788/Kptsum12?1976.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ceita, pulau Kembang berasal dari kapal Inggris yang dihancurkan oleh orang Biaju pada tahun 1750-an atas perintah Sultan Banjar. Puing-puing bekas kapal tersebut lambat laun ditumbuhi pepohonan dan berubah menjadi sebuah pulau yang kemudian didiami sekelompok kera. Orang-orang desa yang berada di sekitar pulau baru ini menganggap bahwa kera-kera tersebut merupakan penjelmaan orang halus yang memakai sarungan kera. Kelompok kera tersebut dipimpin oleh seekor kera yang sangat besar bernama si Anggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya keyakinan tersebut menjadikan pulau yang baru muncul ini dijadikan sebagai tempat bernazar. Masyarakat sekitar datang ke pulau ini dengan membawa sesajen seperti pisang, telor, nasi ketan, mayang-pinang, dan beberapa jenis kembang. Oleh karena sering digunakan untuk tempat berhajat dan menabur kembang, pulau baru tersebut lebih dikenal dengan sebutan Pulau Kembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kawasan hutan wisata ini terdapat altar yang diperuntukkan sebagai tempat meletakkan sesaji bagi "penjaga" pulau Kembang yang dilambangkan dengan dua buah arca berwujud kera berwarna putih (Hanoman). Keberadaan altar menunjukkan bahwa para pengunjung yang datang tidak sekedar berwisata melihat kera, tetapi juga datang untuk keperluan berdoa, khususnya orang-orang Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kera-kera di tempat ini yang berjumlah ratusan bahkan ribuan, sangat akrab (walaupun ada juga yang ganas) dengan para pengunjung. Biasanya ketika para wisatawan datang berkunjung, kera-kera tersebut banyak yang menunggu di dermaga, menunggu para wisatawan memberi mereka makanan seperti pisang, kacang, dan sebagainya. Namun karena tidak semua kera di tempat ini bersahabat dengan para pengunjung, maka ada baiknya para pengunjung memperhatikan hal-hal berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siapkan makan-makanan ringan seperti kacang kulit, pisang dan sebagainya untuk diberikan kepada kera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Taruhlah barang bawaan seperti tas di tempat yang aman dan tersembunyi. Barang bawaan atau tas terkadang direbut oleh sekelompok kera dan dibawanya kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berhati-hati juga menyimpan barang bawaan (tas atau sejenisnya) di dalam perahu klotok, karena kera-kera tersebut bisa naik ke klotok dan mengobrak abrik barang bawaan para pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Di lokasi wisata ini banyak peminta-minta, sehingga cukup bijaksana jika para pengunjung menyiapkan uang receh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;5. Sebelum bersandar di pulau Kembang sebaiknya barang-barang kecil disembunyikan di dalam tas dan dipegang erat baik itu kacamata, topi, arloji, kamera, dan lain sebagainya, karena kalau tidak, bakal dicolong oleh monyet-monyet tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Kembang ditempati oleh ratusan bahkan ribuan monyet dan beberapa jenis burung. Bila tengah beruntung, pengunjung bisa bertemu dengan salah satu spesies monyet yang menjadi maskot fauna Kalimantan Selatan, yaitu Bekantan (Nasalis Larvatus). Kera ini memiliki sifat pemalu, berambut cokelat kemerah-merahan, dan berhidung panjang. Di tempat ini, para pengunjung juga bisa menyaksikan kera-kera yang bisa berenang. Selain itu, para pengunjung dapat berinteraksi dengan memberi makanan berupa kacang dan merasakan sensasi luar biasa ketika dikerubutin kera-kera yang sangat banyak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menjadi tempat ribuan kera, di tempat ini ternyata juga ada sebuah kuil yang biasanya digunakan oleh pra pengunjung untuk meletakkan sesaji atau melaksanakan nadzarnya. Pulau ini sering dihubungkan dengan kejadian-kejadian mistis. Banyak para pengunjung yang mengaku mengalami hal-hal mistis seperti melihat jembatan yang menghubungkan Pulau Kembang dengan daratan, melihat sosok pangeran berjubah putih mengendarai kuda melintas di atas jembatan itu, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau seluas 60 hektar ini berjarak sekitar 1,5 km dari Kota Banjarmasin dan dapat ditempuh dengan menggunakan perahu klotok sewaan dengan harga sekitar Rp 200.000 per-jam atau bisa lebih murah jika pengunjung pandai menawar. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi sekitar 10 menit dari Kota Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket masuk ke lokasi Pulau Kembang sebesar Rp 2.500 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan fasilitas lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat ini banyak penjual asongan yang menjual makanan dan minuman ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk akomodasi, lokasi wisata ini cukup dekat dengan Kota Banjarmasin. Anda dapat menemukan berbagai macam kelas hotel di sana, baik kelas melati hingga kelas hotel berbintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8840698596205755676?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8840698596205755676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pulau-kembang-kab-barito-utara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8840698596205755676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8840698596205755676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pulau-kembang-kab-barito-utara.html' title='Pulau Kembang, Kab. Barito Utara, Kalimantan Selatan'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snpk2hFTbjI/AAAAAAAAAUE/iCYt5I-lbZ4/s72-c/pulaukembang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7713056047374618303</id><published>2009-08-06T07:28:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T08:01:54.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Tengah'/><title type='text'>Taman Nasional Tanjung Puting, Kab. Kotawaringin Barat, Kalteng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnorEWCewNI/AAAAAAAAAT8/MDYHibJawZQ/s1600-h/tanjung+puting.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 204px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnorEWCewNI/AAAAAAAAAT8/MDYHibJawZQ/s320/tanjung+puting.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366649259600822482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Nasional Tanjung Puting awalnya adalah Suaka Margasatwa Tanjung Puting yang ditetapkan oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada tanggal 13 Juni 1936 dengan luas wilayah 305.000 hektar. Oleh Pemerintah Hindia Belanda, kawasan ini dijadikan sebagai tempat perlindungan orangutan (pongo pygmaeus) dan Bekantan (nasalis larvatus).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pada tanggal 12 Mei 1984 Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Kehutanan, menetapkan Tanjung Puting sebagai Taman Nasional dengan luas wilayah menjadi 340.040 hektar. Pada tahun 1996, melalui SK Menteri Kehutanan No. 687/kpts-II/96 tanggal 25 Oktober 1996, luas kawasan Taman Nasional Tanjung Puting bertambah menjadi 415.040 hektar yang terdiri atas Suaka Margasatwa Tanjung Puting 300.040 hektar, hutan produksi 90.000 hektar, dan kawasan daerah perairan sekitar 25.000 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan konservasi yang penting untuk melindungi satwa langka seperti orangutan, bekantan, owa-owa, kelasi, dan lain-lain. Kawasan yang oleh UNESCO ditetapkan sebagai paru-paru dunia (cagar biosfer) ini termasuk tipe ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah, hutan rawa air tawar, hutan mangrove, dan hutan pantai. Kawasan ini mempunyai topografi datar sampai sedikit bergelombang dengan ketinggian 0-100 m dpl (di atas permukaan laut). Secara umum tipe iklimnya termasuk tropika basah dengan curah hujan rata-rata 2.400 mm per tahun dan memiliki kelembaban yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Tanjung Puting adalah kawasan hutan yang memiliki beberapa tipe ekosistem, yaitu ekosistem hutan tropika dataran rendah, ekosistem hutan tanah kering (hutan kerangas), ekosistem hutan rawa air tawar, ekosistem hutan rawa gambut, ekosistem hutan bakau atau mangrove, ekosistem hutan pantai, dan ekosistem hutan sekunder. Di taman nasional dengan berbagai jenis ekosistem tersebut, pengunjung dapat menyaksikan kekayaan alam yang luar biasa, baik itu kekayaan flora maupun faunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan flora di Taman Nasional Tanjung Puting meliputi tumbuh-tumbuhan seperti Meranti (shorea sp.), Ramin (gonystylus bancanus), Jelutung (dyera costulata), Gaharu, Kayu Lanan, Keruing (dipterocarpus sp.), Ulin (eusideroxylon zwageri), Tengkawang (dracomentelas sp.), Nipah (nypa fruticans), dan lain-lain. Sementara untuk tumbuhan lapisan bawah hutan terdiri dari jenis-jenis rotan dan permudaan/anakan pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kekayaan faunanya meliputi jenis mamalia, reptilia, dan burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mamalia&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : Kawasan Tamans Nasional Tanjung Puting dihuni oleh sekitar 38 jenis mamalia. Tjuh diantaranya adalah primata yang cukup dikenal dan dilindungi, seperti orangutan (pongo pygmaeus), Bekantan (nasalis larvatus), owa-owa (hylobates agilis), dan beruang madu (helarctos malayanus). Jenis-jenis mamalia besar seperti Rusa Sambar, Kijang (muntiacus muntjak), Kancil (tragulus javanicus), dan babi hutan (sus barbatus) juga dapat dijumpai di kawasan ini. Bahkan, beberapa jenis mamalia air seperti Duyung (dugong-dugong) dan lumba-lumba dilaporkan pernah terlihat di perairan sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Reptilia&lt;/span&gt; : Beberapa jenis reptil dapat ditemukan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, termasuk diantaranya buaya sinyong supit (tomistoma schlegel), buaya muara (crocodilus porosus), dan bidawang (trionyx cartilagenous).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Burung&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : Tercatat lebih dari 200 jenis burung yang hidup di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Salah satu jenis burung yang ada di kawasan ini, yaitu Sindang Lawe (ciconia stormi) yang termasuk jenis 20 burung terlangka di dunia. Tanjung Puting juga merupakan salah satu tempat untuk semua jenis koloni burung "great alba" seperti egreta alba, arhinga melanogaster, dan ardea purpurea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanjung Harapan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Merupakan stasiun pertama dalam proses rehabilitasi orangutan. Lokasi ini berada di hutan sekunder dan hutan rawa yang dilengkapi dengan wisma tamu, pusat informasi dan jalan trail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pondok Tanggui&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Orangutan tersebut tetap diamati secara tertutup dan dihindarkan kontak langsung dengan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Camp Leakey&lt;/span&gt;. Didirikan pada tahun 1971, berada di hutan primer dan merupakan tempat dari beberapa orangutan setengah liar dan dari yang baru dilahirkan sampai usia tiga tahun (raja tua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Natai Lengkuas&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Stasiun penelitian Bekantan dan pengamatan satwa lainnya melalui sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sungai Buluh dan Danau Burung&lt;/span&gt;. Tempat pengamatan satwa burung terutama burung migran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Atraksi budaya di luar taman nasional&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Kompetisi Tradisional Rowing pada bulan Mei di Pangkalan Bun. Musim kunjungan terbaik adalah bulan Juni-September setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Tanjung Puting terletak di Kecamatan Kumai di Kotawaringin Barat dan di Kecamatan Hanau serta Seruan Hilir di Kabupaten Seruyan, Propinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik menuju Taman Nasional Tanjung Puting adalah melalui Kecamatan Kumai. Jika pengunjung memilih jalur laut, Kumai dapat diakses dengan menggunakan kapal laut PELNI (Krakatau, Bukit Raya, dan Lawit) yang berangkat dari Semarang, Surabaya, dan Banjarmasin, dua kali seminggu. Namun, jika ditempuh melalui jalur udara, pengunjung harus singgah terlebih dahulu di Pangkalan Bun, Ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat. Sebab, hanya di Pangkalan Bun inilah terdapat bandar udara yang menghubungkan dengan kota-kota seperti Ketapang, Palangkaraya, Sampit, Banjarmasin dan Semarang. Dari kota-kota tersebut, penerbangan menuju Pangkalan Bun rata-rata satu kali dalam sehari. Setelah sampai Pangkalan Bun, perjalanan ke Kumai dapat ditempuh dengan menggunakan taksi umum atau taksi carteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di Kumai (baik itu menggunakan jalur udara maupun laut), terdapat beberapa rute perjalanan untuk menuju Taman Nasional Tanjung Puting. Dengan menggunakan klotok atau speed boat, pengunjung dapat memasuki kawasan taman nasional ini dari beberapa pintu masuk yang berbeda berdasarkan rute yang telah dipilih, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kumai-Tanjung Harapan (20 km), membutuhkan waktu sekitar 0,5 jam dengan ongkos perjalanan sebesar Rp 4.000-Rp 5.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kumai-Pondok Tanggui (30 km), membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan ongkos perjalanan sebesar Rp 8.000-Rp 10.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kumai-Camp Leakey (40 km), membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan ongkos perjalanan sebesar Rp 12.000-Rp 15.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kumai-Natai Lengkuas (40 km), membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan ongkos perjalanan sebesar Rp 12.000-Rp 15.000 per orang (April 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, terutama di Kecamatan Kumai dan Pangkalan Bun terdapat sarana akomodasi dan fasilitas seperti : hotel/losmen (memasang tarif rata-rata Rp 10.000-Rp 75.000/malam), rumah makan, masjid, wisma tamu, wisma peneliti, menara pandang/pengamat, shelter (tempat peristirahatan), jalan setapak, speed boat/klotok, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting dengan waktu lebih dari 1 hari, terdapat hotel/rumah penginapan di Desa Tanjung Harapan, di tepi Sungai Sekonyer. Tarif kamarnya bervariasi, mulai dari Rp 300.000-Rp 500.000/malam (April 2008). Namun, bagi wisatawan yang tidak ingin menginap di hotel, ada alternatif lain, yaitu menginap di wisma tamu Taman Nasional Tanjung Puting, yang memiliki kapasitas 10 orang dan di camping ground yang menyediakan 5 buah tenda, atau menginap di klotok yang di sewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/550/302/taman-nasional-tanjung-puting/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://info.indotoplist.com/?ZEc5d1BURXdKblJ2Y0d0aGREMG1iV1Z1ZFQxa1pYUmhhV3dtYVc1bWIxOXBaRDA0TmladGRXeGhhVDB5TUNad2FHRnNQUT09"&gt;Indotoplist&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7713056047374618303?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7713056047374618303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-tanjung-puting-kab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7713056047374618303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7713056047374618303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-tanjung-puting-kab.html' title='Taman Nasional Tanjung Puting, Kab. Kotawaringin Barat, Kalteng'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnorEWCewNI/AAAAAAAAAT8/MDYHibJawZQ/s72-c/tanjung+puting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3313230234222807814</id><published>2009-08-05T16:28:00.003+07:00</published><updated>2009-08-05T16:46:17.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Barat'/><title type='text'>Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Kab. Sintang, Kalbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlTnWqAgbI/AAAAAAAAAT0/XJ2p9uE5i-M/s1600-h/baka01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlTnWqAgbI/AAAAAAAAAT0/XJ2p9uE5i-M/s320/baka01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366412366550434226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan kawasan konservasi yang terletak di jantung Pulau Kalimantan. Kawasan ini memiliki peranan penting dalam fungsi hedrologis yaitu sebagai catchment area (daerah resapan air) bagi daerah aliran sungai Melawi di Kalimantan Barat dan daerah aliran sungai Katingan di Kalimantan Tengah. Kawasan Hutan Bukit Baka-Bukit Raya didominasi oleh berbagai jenis ekosistem hutan hujan tropis khas pegunungan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit Baka-Bukit Raya merupakan gabungan Cagar Alam Bukit Baka di Kalimantan Barat dan Cagar Alam Bukit Raya di Kalimantan Tengah. Telah terjadi enak kali perluasan area hingga akhirnya kawasan ini ditetapkan sebagai taman nasional. Pertama, tahun 1978, kawasan Bukit Raya ditetapkan sebagai agar alam dengan luas 50.000 hektar. Kedua, tahun 1979, cagar alam diperluas menjadi 110.000 hektar. Ketiga, tahun 1981, kawasan Bukit Baka ditetapkan sebagai kawasan cagar alam dengan luas 100.000 hektar. Keempat, tahun 1982, luas cagar alam Bukit Baka bertambah menjadi 116.063 hektar. Kelima, tahun 1987, mengalami pengurangan luas cagar alam menjadi 70.500 hektar. Keenam, tahun 1992, Cagar Alam Bukit Baka dan Cagar Alam Bukit Raya disatukan dan statusnya diubah menjadi Taman Nasional dengan nama Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 281/Kpts-II/1992, tanggal 26 Februari 1992, dengan luas wilayah 181.090 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan kawasan wisata Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya terletak pada kekayaan flora dan faunanya. Secara umum, wilayah taman nasional ini didominasi oleh vegetasi tingkat pohon yang penyebarannya bervariasi, dari kaki hingga ke puncak bukit. Vegetasi pada dataran rendah (kaki bukit) hingga ketinggian 400 m menunjukkan kekhasan hutan hujan dataran rendah yang menjadi rumah bagi sekitar 30% spesies dipterocarpaceae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh adanya perubahan ketinggian tempat, maka tipe vegetasi dominan kemudian berubah secara bertahap sehingga di wilayah ini ditemui tipe-tipe vegetasi hutan dataran rendah, hutan dataran tinggi, hutan pegunungan, vegetasi sungai, dan vegetasi lumut (di puncak-puncak bukit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan kawasan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya yang lainnya adalah terdapat beraneka ragam jenis satwa di dalamnya, diantaranya berbagai jenis burung seperti Burung Ruai (argusianus argus) dan 3 jenis Burung Enggang, salah satunya adalah burung Enggang Gading (rhinoplax vigil). Jenis-jenis satwa lainnya yang dapat dijumpai di kawasan ini adalah mamalia, seperti Landak (hystrix branchyura), Lutung Merah (presbytis rubicunda), dan Beruk (macca nemestrina). Kekayaan fauna Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya juga bisa dilihat dari hewan reptil yag hidup di kawasan ini, seperti ular (lamaria schlegeli), kadal (spenomorphus), kura-kura darat (famili testudinidae), katak daun, katak batu, dan kodok. Selain itu, di kawasan ini juga hidup jenis-jenis ikan yang termasuk dalam kategori langka yang mungkin tidak akan dapat dijumpai di kawasan lain, seperti ikan Selulang (osteochilus spilurus), baung (mystus micracanthus), dan adung (hampala macrolepidota).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat asli yang berada di sekitar taman nasional merupakan keturunan dari kelompok suku Dayak Limbai, Ransa, Kenyilu, Ot Danum, Malahui, Kahoi dan Kahayan. Karya-karya budaya mereka yang dapat dilihat adalah patung-patung kayu leluhur yang terbuat dari kayu belian, kerajinan rotan/bambu/pandan dan upacara adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bukit Baka&lt;/span&gt;. Pendakian, menyelusuri sungai dan pengamatan satwa/tumbuhan. Bukit ini mempunyai ketinggian 1.620 meter dpl, dan sering ditutupi kabut dengan suhu udara antara 15° - 20°C. Puncak Bukit Baka dapat ditempuh sekitar tujuh jam perjalanan dari Dusun Nanga Juoi Kecamatan Manukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bukit Raya&lt;/span&gt;. Pendakian, menyelusuri sungai dan pengamatan satwa/tumbuhan, wisata budaya. Ketinggian Bukit Raya sekitar 2.278 meter dpl, suhu udara antara 7° - 10°C. Lama pendakian dari Nanga Jelun-dung, dusun Rumokoy, Mihipit, Hulu Labang, Birang Merabai sampai ke puncak bukit sekitar 3-4 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Senamang, Sepan Apui dan Sungai Ella. Arung jeram, sumber air panas, padang pengembalaan rusa, pengamatan satwa dan air terjun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Atraksi budaya di luar taman nasional:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaburai. Stasiun Pelatihan dan Penelitian Kehutanan yang terletak di Dusun Kaburai. Tumbang Gagu. Melihat rumah panjang tradisional suku Dayak (Betang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d September setiap tahunnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya terletak di Kabupaten Sintang, Propinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur, Propinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengunjung yang akan memasuki kawasan taman nasional, sebaiknya mengenakan pakaian lengan panjang agar terhindar dari sengatan matahari dan gigitan serangga. Pengunjung juga dianjurkan untuk membawa perlengkapan kegiatan petualangan di alam bebas, seperti ransel, pakaian lapangan, kaos kaki, sepatu bot, kantong tidur, matras, tenda, obat-obatan, dan logistik yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi Taman Nasional ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum (bus) jurusan Pontianak-Sintang-Nanga Pinoh dengan jarak tempuh sekitar 460 km dan membutuhkan waktu kurang lebih sembilan jam. Setelah sampai di Nanga Pinoh, perjalanan dapat dilanjutkan ke Nanga Nuak dengan menggunakan speed boat selama sekitar 2,5 jam. Selanjutnya dari Nanga Nuak ke lokasi taman nasional dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi atau mobil sewaan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan jika ditempuh dari arah Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pengunjung dapat mengambil rute perjalanan Palangkaraya-Kasongan dengan menggunakan mobil pribadi atau angkutan umum dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Sesampainya di Kasongan, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan speed boat selama 3 jam menuju Tumbang Samba. Dari Tumbang Samba dilanjutkan menuju Tumbang Hiran yang memakan waktu sekitar 3 jam. Dari Tumbang Hiran, perjalanan dilanjutkan menuju Tumbang Senamang dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Dari Tumbang Senamang, pengunjung dapat langsung menuju lokasi taman nasional dengan waktu tempuh sekitar 4 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak pengelola kawasan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya telah menyediakan berbagai sarana akomodasi dan fasilitas yang dapat membantu kegiatan pengunjung, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Visitor center yang terletak di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sintang, berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengunjung yang akan memasuki kawasan konservasi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pos jaga kawasan di Dusun Belaban Ella, yang berfungsi sebagai pos pengawas kawasan dan dilengkapi beberapa petugas lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Visitor Lodge (pondok wisata) yang terdapat di dalam kawasan Taman Nasional, berfungsi sebagai sarana akomodasi bagi pengunjung. Di sekitar visitor lodge tersebut terdapat berbagai obyek-obyek yang menarik untuk kegiatan penelitian dan wisata alam. Diantaranya adalah air terjun dan keanekaragaman flora dan fauna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Trail (jalan setapak) yang berfungsi sebagai jalan patroli di kawasan taman nasional dan jalur wisata alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kantor: Jl. Dr. Wahidin No. 75&lt;br /&gt;  Sintang 78611, Kalimantan Barat&lt;br /&gt;  Telp./Fax. (0565) 23521&lt;br /&gt;  E-mail: tnbbbr@plasa.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Wisata Melayu &amp;amp; Departemen Kehutanan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3313230234222807814?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3313230234222807814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-bukit-baka-bukit-raya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3313230234222807814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3313230234222807814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-bukit-baka-bukit-raya.html' title='Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Kab. Sintang, Kalbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlTnWqAgbI/AAAAAAAAAT0/XJ2p9uE5i-M/s72-c/baka01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4174383801059694265</id><published>2009-08-05T15:38:00.002+07:00</published><updated>2009-08-05T15:48:15.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lampung'/><title type='text'>Taman Nasional Way Kambas, Kab. Lampung Timur&amp;Tengah, Propinsi Lampung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlG5qWtvpI/AAAAAAAAATs/FAPJ3iRqQoY/s1600-h/way+kambas2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlG5qWtvpI/AAAAAAAAATs/FAPJ3iRqQoY/s320/way+kambas2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366398387424706194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Way Kambas adalah tempat pusat latihan gajah-gajah Sumatera dan merupakan pusat latihan gajah pertama di Indonesia. Di tempat ini gajah-gajah liar Sumatera dilatih dan dimanfaatkan untuk pertunjukan seperti permainan sepak bola, berenang, dan lain sebagainya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung dapat menunggang gajah dengan didampingi oleh pelatih gajah untuk jalan-jalan di sekitar area atau di tengah hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Way Kambas, gajah yang semula menjadi hama dan musuh bagi petani, diubah dengan cara melatih untuk menjadi gajah yang jinak, patuh dan penurut. Atraksi yang dipertunjukkan oleh gajah-gajah Way Kambas ini sangat unik, menggelikan dan terkadang mendebarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam permainan bola, gajah-gajah tersebut diberi fasilitas bola kulit berukuran besar dan gawang. Sedangkan pada saat menari, gajah-gajah tersebut diiringi dengan lagu jaipong atau dangdut, sehingga terlihat lucu karena mereka bisa menggoyangkan pinggulnya layaknya gaya seorang penari. Untuk pertunjukan yang mendebarkan, pengunjung bisa berbaring di tanah lalu gajah akan melangkah di atas tubuh yang berbaring tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Way Kambas terletak di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur, Propinsi Lampung, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai Way Kambas hanya membutuhkan waktu 2 jam dari Kota Bandar Lampung. Jalan beraspal dalam kondisi bagus. Tersedia jaringan transportasi yang memadai dan setiap saat ada kendaraan umum. Ongkos menuju Way Kambas hanya sekitar Rp 7.000 dari Bandar Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lain&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dalam proses pengumpulan data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/386/141/taman-nasional-way-kambas/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4174383801059694265?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4174383801059694265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-way-kambas-kab-lampung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4174383801059694265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4174383801059694265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/taman-nasional-way-kambas-kab-lampung.html' title='Taman Nasional Way Kambas, Kab. Lampung Timur&amp;Tengah, Propinsi Lampung'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnlG5qWtvpI/AAAAAAAAATs/FAPJ3iRqQoY/s72-c/way+kambas2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-885306925779644972</id><published>2009-08-05T11:17:00.002+07:00</published><updated>2009-08-05T11:22:56.479+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bangka Belitung'/><title type='text'>Pantai Teluk Uber, Kab, Bangka, Bangka Belitung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnkJAfu_txI/AAAAAAAAATk/Tctvb_NZYEI/s1600-h/Pantai+Teluk+Uber.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnkJAfu_txI/AAAAAAAAATk/Tctvb_NZYEI/s320/Pantai+Teluk+Uber.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366330335111919378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pantai Teluk Uber belum terkenal seperti pantai-pantai lain di daerah Sungailiat, Kabupaten Bangka. Pantai yang terletak di lekukan yang menjorok ke daratan ini masih asli karena belum banyak diotak-atik untuk keperluan program pariwisata. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur-unsur pantai seluas 25 hektar ini belum banyak mendapatkan sentuhan tangan manusia. Di sekitar pantai ini dipenuhi hamparan pasir putih yang luas, bebatuan yang membentuk lekukan indah khas bebatuan pantai, pepohonan yang tumbuh liar mengayomi bebatuan dan melambai-lambai ombak, dan semak belukar yang tumbuh secara alami memberikan suasana liar tapi nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan Pantai Teluk Uber adalah suasananya yang masih sepi dan pesona alam yang masih perawan. Pengunjung bisa bersantai di hamparan pasir atau berenang dengan tenang, tanpa diganggu hiruk pikuk keramaian kota. Pada pagi hari, pemandangan Pantai Teluk Uber terasa lebih elok. Matahari terbit dari tengah laut dan melimpahkan sinarnya yang hangat ke arah pantai. Di tengah cahaya, laut terlihat jernih, berwarna biru kehijauan, kontras dengan hamparan pasir yang putih bersih. Keindahan ini terasa lebih sempurna lagi dengan puluhan perahu nelayan pemburu udang yang terlihat terombang-ambing di tengah laut. Pantai ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai-santai di atas batu, di akar pohon, atau di saung-saung kecil yang terbuat dari kayu sambil bercakap dan bersenda-gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Teluk Uber terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Propinsi Bangka Belitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Teluk Uber berjarak kurang lebih 40 kilometer dari Kota Pangkalpinang dan 3 kilometer dari Sungailiat. Dari Pangkalpinang pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Dari Sungailiat bisa ditempuh dengan kendaraan umum, tetapi tidak sampai masuk ke lokasi pantai. Pengunjung jga bisa menggunakan jasa ojek becak motor yang mangkal di Terminal Sungailiat yang siap mengantar hingga ke pantai, tetapi tarifnya relatif mahal dan hanya ada sampai sore hari. Memasuki malam hari, praktis tidak ada kendaraan umum yang masuk pantai yang sepi itu. Untuk kenyamanan, pengunjung bisa menggunakan kendaraan sendiri, tetapi diharap berhati-hati, karena beberapa ruas jalan menuju Pantai Teluk Uber banyak yang rusak. Jalan sepanjang 300 meter dari pertigaan jalan desa yang beraspal hingga Pantai Teluk Uber berlubang-lubang dan digenangi air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk mengunjungi Pantai Teluk Uber ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fasilitas dan Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh dari Pantai Teluk Uber terdapat Klenteng Sedjati, klenteng tua yang dibangun sekitar abad ke 19 masehi. Terdapat juga sebuah hotel yang cukup representatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/234/132/pantai-teluk-uber/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-885306925779644972?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/885306925779644972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-teluk-uber-kab-bangka-bangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/885306925779644972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/885306925779644972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-teluk-uber-kab-bangka-bangka.html' title='Pantai Teluk Uber, Kab, Bangka, Bangka Belitung'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnkJAfu_txI/AAAAAAAAATk/Tctvb_NZYEI/s72-c/Pantai+Teluk+Uber.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5240518892680957834</id><published>2009-08-05T05:38:00.005+07:00</published><updated>2009-08-05T06:14:09.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Selatan'/><title type='text'>Arung Jeram Sungai Manna, Kab. Lahat, Sumatera Selatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnjAUaup4VI/AAAAAAAAATU/UMAYyazHepw/s1600-h/sungai+manna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 277px; height: 187px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnjAUaup4VI/AAAAAAAAATU/UMAYyazHepw/s320/sungai+manna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366250413016867154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Arung jeram merupakan perpaduan antara wisata dan olah raga. Mengarungi jeram di hulu Sungai Manna (sebelah tenggara Gunung Dempo) sangat menyenangkan dan sekaligus mendebarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Manna yang membelah bagian selatan Propinsi Bengkulu ini bagian hulunya berada di wilayah Sumatera Selatan.&lt;span class="fullpost"&gt;Kondisi geografis wilayah sebelah barat Sumatera Selatan yang berbatasan dengan Bukit Barisan menjadi "surga" bagi petualang yang suka dengan tantangan dan pengalaman baru. Sejumlah anak sungai yang berarus deras dan berjeram (white water) tersebar di berbagai lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan Tanjungsakti yang berada di Bukit Barisan menjadi tempat yang digunakan penggemar olah raga arung jeram untuk menyalurkan hobinya. Lokasi ini biasanya dipilih karena menjadi titik terdekat untuk turun ke sungai. Dari tempat ini, keadaan sungai cukup lebar dan arusnya terdengar bergemuruh sehingga bagi pengunjung yang sedang berpetualang akan terangsang adrenalinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan sungai ini memiliki tingkat kesulitan bervariasi, jadi setiap petualang disarankan untuk menggunakan pemandu (guide) yang berpengalaman. Tonjolan batu membentuk aliran air, menimbulkan bunyi gemuruh, untuk itu dibutuhkan tenaga ekstra untuk melewatinya. Tidak jauh dari tempat ini ada bagian sungai yang membentuk pelataran sepanjang 50 meter dengan keadaan arus yang tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai ini memiliki tingkat kesulitan bervariasi, keadaan sungai cukup lebar di bagian awal, sedangkan sepanjang 15 km berikutnya terdapat jalur sungai yang sempit dan arusnya deras bergemuruh sehingga cukup menantang bagi penggemar olah raga arung jeram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur sungai sangat jeram yang berupa patahan (hole) dengan dinding batuan padas di pinggiran sungai, serta keadaan arus di ujung jeram yang membentun cekungan dan arus memutar. Jeram Sungai Manna mempunyai kategori kesulitan maksimal grade IV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan alam yang berupa tebing-tebing di kiri-kanan sungai menawarkan keindahan alam hutan hujan tropis yang sangat memukau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi start awal Jeram Manna berada di wilayah Kecamatan Tanjungsakti, Kabupaten Lahat, atau sekitar 40 km dari Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dalam pengumpulan data&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket Masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dalam proses konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota Pagaralam tersedia peralatan arung jeram dan juga ada kelompok pemandu yang siap membantu para petualang, mereka tergabung dalam organisasi FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) Pagaralam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/463/94/arung-jeram-sungai-manna/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5240518892680957834?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5240518892680957834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/arung-jeram-sungai-manna-kab-lahat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5240518892680957834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5240518892680957834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/arung-jeram-sungai-manna-kab-lahat.html' title='Arung Jeram Sungai Manna, Kab. Lahat, Sumatera Selatan'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnjAUaup4VI/AAAAAAAAATU/UMAYyazHepw/s72-c/sungai+manna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4639477211394242949</id><published>2009-08-05T05:11:00.001+07:00</published><updated>2009-08-05T05:37:54.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bengkulu'/><title type='text'>Danau Dendam Tak Sudah, Kab. Bengkulu Utara, Bengkulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sni4I4mQpgI/AAAAAAAAATM/i4lqV3nU0V4/s1600-h/danau+dendam+tak+sudah.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sni4I4mQpgI/AAAAAAAAATM/i4lqV3nU0V4/s320/danau+dendam+tak+sudah.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366241418783270402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di Propinsi Bengkulu terdapat sebuah danau indah yang disebut Danau Dendam Tak Sudah, yang oleh Pemerintah Indonesia ditetapkan sebagai kawasan cagar alam. Danau yang terkenal dengan kekayaan flora dan faunanya ini telah mengalami beberapa kali perluasan area.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, tahun 1936, Pemerintah Hindia Belanda menetapkan kawasan ini sebagai cagar alam melalui STB 1936 No. 325 tanggal 17 Juni 1936 dengan luas 11,5 hektar. Kedua, tahun 1979, berdasarkan Surat Gubernur Bengkulu No. 1666/B4-1/1979 tanggal 15 Mei 1979, kawasan ini diperluas menjadi 430 hektar. Ketiga, tahun 1999, melalui SK Menteri Kehutanan No. 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999, kawasan cagar alam Danau Dendam Tak Sudah bertambah luas menjadi 577 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Danau Dendam Tak Sudah merupakan kawasan cagar alam yang memiliki keindahan alam yang mempesona dan menyimpan banyak potensi bagi kelestarian ekologi dan keseimbangan ekosistem. Danau yang dikelilingi bukit-bukit berhutan lebat ini merupakan habitat utama bagi tumbuhan endemic langka, yaitu anggrek pensil (Vanda Hookeriana). Pada tahun 2003, Badan Koordinasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Bengkulu menyebutkan ada lima fungsi utama yang diperankan oleh Danau Dendam Tak Sudah, yaitu :&lt;br /&gt;1. Sebagai kawasan konservasi bagi keanekaragaman hayati&lt;br /&gt;2. Sebagai sumber air yang digunakan untuk keperluan irigasi&lt;br /&gt;3. Sebagai daerah cadangan air&lt;br /&gt;4. Sebagai media pembelajaran alam untuk kepentingan ilmiah&lt;br /&gt;5. Sebagai tempat rekreasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di danau ini juga hidup berbagai jenis ikan langka yang berasal dari famili Anabantidae, yaitu Trichogaster Trihopterus, Helstoma Termminchi, Trichogaster Pectoralis, Anabas Testudieus, dan Polcampus Hasselti, dari famili Bagridae yaitu Mystus sp, dan dari famili Cyprinidae yaitu Mystacoleucus Marginatus dan Rasbora Sumatranus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau Dendam Tak Sudah terletak di Kecamatan Teluk Segara, Kecamatan Selebar dan Kecamatan Talang, Kabupaten Bengkulu Utara, Propinsi Bengkulu, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cagar alam Danau Dendam Tak Sudah berjarak 7 km dari pusat Kota Bengkulu, tepatnya ke arah Kota Curup. Dari Kota Bengkulu, pengunjung dapat menggunakan kendaraan umum/bus jurusan Bengkulu-Danau Dendam Tak Sudah dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Danau Dendam Tak Sudah tersedia fasilitas seperti perlengkapan untuk memancing dan sampan yang dapat digunakan untuk berkeliling danau. Bagi pengunjung yang ingin menginap dan membutuhkan fasilitas yang lebih lengkap, dapat mengunjungi Kota Curup atau Kota Bengkulu. Di kedua kota tersebut terdapat sarana dan fasilitas yang cukup lengkap seperti hotel, restoran, mall, minimarket, tempat ibadah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/601/287/danau-dendam-tak-sudah/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4639477211394242949?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4639477211394242949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-dendam-tak-sudah-kab-bengkulu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4639477211394242949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4639477211394242949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-dendam-tak-sudah-kab-bengkulu.html' title='Danau Dendam Tak Sudah, Kab. Bengkulu Utara, Bengkulu'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sni4I4mQpgI/AAAAAAAAATM/i4lqV3nU0V4/s72-c/danau+dendam+tak+sudah.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5445176085275518416</id><published>2009-08-05T04:07:00.000+07:00</published><updated>2009-08-05T04:31:50.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jambi'/><title type='text'>Situs Candi Muaro Jambi, Kab. Muara Jambi, Propinsi Jambi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snioms1PWuI/AAAAAAAAATE/HPQzDaq059Q/s1600-h/candi-muaro-jambi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 208px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snioms1PWuI/AAAAAAAAATE/HPQzDaq059Q/s320/candi-muaro-jambi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366224338834905826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keberadaan situs purbakala Muaro Jambi diketahui pertama kali oleh seorang perwira tentara Inggris, Letnan SC Crooke pada tahun 1820 ketika ditugaskan mengunjungi daerah pedalaman Batanghari untuk pemetaan Sungai Batanghari. Situs Candi Muara Jambi diperkirakan dibangun pada zaman Kerajaan Sriwijaya dengan luas 12 kilometer persegi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi situs Candi Muaro Jambi terdapat banyak candi, diantara sekian banyak candi ada beberapa candi yang telah direnovasi oleh Pemerintah Daerah Propinsi Jambi. Diantaranya adalah Candi Tinggi pada tahun 1978 dan selesai 1987, Candi Gumpung pada tahun 1989, serta Candi Kembar Batu yang dilakukan pada tahun 1991 dan baru selesai pada tahun 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi situs Candi Muaro Jambi terdapat sembilan candi besar. Kesembilan candi tersebut adalah Candi Kuto Mahligai, Candi Kedaton, Candi Gedong I, Candi Gedong II, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candil Telago Rajo, Candi Kembar Batu, dan Candi Astomo. Selain candi besar, juga terdapat beberapa candi kecil yang bertebaran di sepanjang lokasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di dalam komplek candi terdapat museum. Di dalam museum tersimpan beberapa peninggalan yang tersimpan secara baik. Dapat dijumpai Arca Dwarapala (arca penjaga bangunan suci dari abad ke 13 yang ditemukan April 2002 di Candi Gedong II), belanga dari perunggu (ditemukan di Candi Kedaton tahun 1994), padmasana (tempat duduk arca), tiga patung gajah dari batu, puluhan batu bata kuno, rata-rata berukuran 18 x 32 cm dengan tebal 6 cm. Tidak hanya itu, koleksi berupa tembikar, artefak perunggu, belanga logam dengan berat 160 kg serta tinggi 0,67 meter dengan lingkar bibir berdiameter 1,06 meter, pecahan keramik dan porselen kuno dari abad ke 9-11 masehi, juga terdapat di museum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs Candi Muaro Jambi terletak di Desa Muara Jambi, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Propinsi Jambi, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini terletak di tepi Sungai Batanghari atau sekitar 25 km timur laut dari Kota Jambi. Untuk mencapai lokasi, perjalanan bisa ditempuh melalui jalur darat dan jalur sungai. Jika melalui jalur sungai, lama perjalanan lebih kurang 20 menit dengan menggunakan speed boat. Sedangkan jalur darat, perjalanan dapat ditempuh melalui 2 akses. Akses pertama perjalanan dimulai dari Kota Jambi ke Jembatan Aur Duri menuju Olak Kemang dan ke lokasi wisata. Akses kedua, perjalanan dimulai dari Kota Jambi ke Jembatan Aur Duri menuju Simpang Jambi Kecil kemudian menuju objek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan membayar Rp 3.000-Rp 5.000 para wisatawan sudah bisa menikmati objek wisata Candi Muaro Jambi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/196/127/situs-candi-muaro-jambi/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5445176085275518416?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5445176085275518416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/situs-candi-muaro-jambi-kab-muara-jambi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5445176085275518416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5445176085275518416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/situs-candi-muaro-jambi-kab-muara-jambi.html' title='Situs Candi Muaro Jambi, Kab. Muara Jambi, Propinsi Jambi'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snioms1PWuI/AAAAAAAAATE/HPQzDaq059Q/s72-c/candi-muaro-jambi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3368729409360056957</id><published>2009-08-04T16:29:00.002+07:00</published><updated>2009-08-04T16:49:28.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Utara'/><title type='text'>Air Terjun Sipiso-piso, Kab. Karo, Sumatera Utara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SngDjy5omyI/AAAAAAAAAS8/Mr8HbARa8XE/s1600-h/sipiso+piso.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 272px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SngDjy5omyI/AAAAAAAAAS8/Mr8HbARa8XE/s320/sipiso+piso.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366042869505760034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Air Terjun Sipiso-piso merupakan sebuah kawasan wisata alam yang terletak tidak jauh dari permukiman masyarakat Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara. Dapat dikatakan mengunjungi desa ini tidak berbeda dengan berwisata ke Air Terjun Sipisi-piso. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa Tongging. Air terjun ini berada di ketinggian lebih kurang 800 meter dari permukaan laut (dpl) dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama air terjun yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karo ini memiliki makna yang khas. Sebagaimana disebut dalam berita harian Suara Indonesia Baru, bahwa Sipiso-piso berasal dari "piso" yang artinya adalah pisau. Derasnya air-air yang berjatuhan dari bukit berketinggian di atas seratus meter ini diperumpamakan layaknya berbilah-bilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat orang setempat menyebutnya "piso" dari Tanah Karo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kabupaten yang berkembang, sektor pariwisata di Tanah Karo menjadi salah satu potensi unggulan yang diharapkan mampu mendongkrak Pendapat Asli Daerah (PAD), di samping sektor pertanian dan industri tentunya. Di sektor ini, Kabupaten Karo memiliki objek wisata yang menarik, misalnya gunung berapi, sumber air panas, kawasan pegunungan, danau, air terjun, rumah tradisional, kebudayaan masyarakat lokal, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, objek-objek wisata di Tanah Karo mulai dikembangkan dan dipromosikan ke luar daerah, termasuk Air Terjun Sipiso-piso sendiri. Meskipun seolah terjadi persaingan diantara objek-objek wisata itu, hal ini tetap menjadi nilai positif karena masing-masing objek menjadi terpacu untuk berkembang dan mampu menarik wisatawan sebanyak mungkin. Sebagai contoh, di Desa Tongging belum lama ini telah didirikan Taman Wisata Iman (TWI). Meskipun demikian, TWI yang konon lebih banyak menyerap perhatian wisatawan untuk datang, pesona Sipiso-piso tetap saja tidak akan tergantikan. Bagaimana tidak, air terjun ini tidak lain merupakan salah satu air terjun tertinggi diantara banyak air terjun di Indonesia, seperti Air Terjun Tinoor di kota Tomohon, Propinsi Sulawesi Utara atau Grojogan Sewu di Propinsi Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kesemuanya itu, Sipiso-piso tetap istimewa. Hanya terpisah jarak sejauh 35 km dari kota wisata terkenal Indonesia, Kota Berastagi&lt; Kabupaten Karo, dan hanya memerlukan sekitar 45 menit dari Kota Medan, Ibukota Propinsi Sumatera Utara, Air Terjun Sipiso-piso terbukti mampu mengangkat reputasi Kabupaten Karo sebagai salah satu daerah tujuan pelancong domestik maupun mancanegara.   Tonggo Simanungsong, seorang pecinta wisata, mengatakan bahwa wisatawan mancanegara yang banyak mengunjungi Air Terjun Sipiso-piso berasal dari Malaysia, Singapura, Perancis dan Belanda. Bagi wisatawan lokal, panorama di Tongging ini sudah sangat dikenal, malahan ada yang mengatakan kabar ini telah sampai ke seantera dunia karena keindahan alamnya yang menakjubkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyat!! Begitulah perasaan Anda ketika pertama kali menginjakkan kaki di Desa Tongging, desa dimana Air Terjun Sipiso-piso berada. Dengan mengunjungi Desa Tongging, Anda akan menikmati pemandangan yang indah seperti kawasan wisata di Desa Tao Silalahi yang berada di dekatnya. Sebelum menikmati air terjun dari dekat, Anda akan disuguhi pemandangan indah Tanah Karo dari gardu pandang yang ada di puncak bukit, titik pangkal aliran air terjun Sipiso-piso. Dari puncak bukit yang mengitari Air Terjun Sipiso-piso ini pula Anda dapat menyaksikan keindahan lansekap Danau Toba, sebuah danau vulkanik terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, untuk menjelajahi keelokan alam Sipiso-piso dari dekat, Anda harus menyusuri punggung bukit melalui ratusan anak tangga kecil yang telah disediakan untuk turun dan mendekati air terjun tersebut. Jajaran anak tangga yang telah dipersiapkan itu merupakan jalan utama yang aman untuk jalan-jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di bawah, Anda dapat memandang ke arah bukit-bukit kecil yang ada di hadapan Anda. Ketakjuban Anda akan tingginya bukit-bukit tesebut akan dibarengi dengan suara gemuruh percikan ribuan butiran air yang memantul dari titik jatuhnya air. Karena air terjun ini memiliki ketinggian 120 meter atau sekitar 360 kaki sebelum mengalir ke Danau Toba, maka banyak orang yang pernah berkunjung ke tempat ini mengatakan besaran butiran percikan air jatuh di Sipiso-piso lebih besar dari Air Terjun Sigura-gura, sebuah daerah wisata alam terkenal di Sumatera Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Terjun Sipiso-piso terletak di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Kecamatan ini berada sekitar 24 km dari kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda berada di Kota Medan, ibu kota Propinsi Sumatera Utara, maka Anda harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan bus atau mobil menuju Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Kabanjahe terletak di selatan kawasan wisata dataran tinggi yang terkenal, yakni Berastagi. Setiap 45 menit bus trayek Kabanjahe diberangkatkan dari terminal pusat Kota Medan. Tarif bus sangat tergantung dengan jenis bus yang Anda pilih, tentu saja bus ekonomi yang paling murah. Sesampainya di Kabanjahe, Anda masih harus menempuh jarak 24 km ke arah utara, jalur menuju Danau Toba. Dengan kualitas jalan beraspal, Anda dapat sampai di Desa Tongging untuk berwisata di Air Terjun Sipiso-piso dalam 30 menit menggunakan mobil atau bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penginapan tentu menjadi hal yang penting bagi wisatawan. Ketika berwisata di Air Terjun Sipiso-piso dan berkeinginan untuk bermalam, maka Anda dapat menemukan penginapan di Desa Tongging atau di kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Selain itu, bila Anda ingin mencari kenang-kenangan atau souvenir untuk keluarga di rumah, maka datangi saja berbagai penjaja souvenir khas Tanah Karo di kawasan wisata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/925/100/air-terjun-sipiso-piso/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3368729409360056957?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3368729409360056957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/air-terjun-sipiso-piso-kab-karo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3368729409360056957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3368729409360056957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/air-terjun-sipiso-piso-kab-karo.html' title='Air Terjun Sipiso-piso, Kab. Karo, Sumatera Utara'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SngDjy5omyI/AAAAAAAAAS8/Mr8HbARa8XE/s72-c/sipiso+piso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3078650633506054656</id><published>2009-08-04T15:14:00.003+07:00</published><updated>2009-08-04T15:41:50.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nanggroe Aceh Darussalam'/><title type='text'>Danau Laut Tawar, Kab. Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfzHnA5KrI/AAAAAAAAAS0/LY696WOL6QI/s1600-h/DanauLautTawar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfzHnA5KrI/AAAAAAAAAS0/LY696WOL6QI/s320/DanauLautTawar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366024793092598450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keberadaan Danau Laut Tawar menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Ia merupakan objek wisata alam yang banyak dikunjungi wisatwan domestik maupun mancanegara. Danau ini menjadi sumber air yang dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, namun juga oleh masyarakat di kabupaten-kabupaten lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beredar cerita tradisional masyarakat Gayo tentang ikan Depik, bentuknya seperti ikan hias bertubuh ramping bersisik putih berkilau dengan ukuran sebesar jempol tangan yang hidup di Danau Laut Tawar. Ceritanya, Deik berasal dari butiran nasi yang dibuang ke danau. Ia akan muncul ke permukaan pada musim tertentu, khususnya pada saat musim hujan. Sebelum musim tiba, gerombolan Depik bersembunyi di selatan danau, di kaki Gunung Bur Kelieten. Depik merupakan sebuah anugerah Tuhan kepada masyarakat Gayo, meski terus menerus dikonsumsi, ia tidak pernah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bukit yang mengapit danau ini, semakin memperlihatkan keindahan danau. Penyatuan perairan dan dataran memberi banyak sumber penghidupan bagi masyarakat, terutama di sekitar dataran tinggi Gayo. Sebutan laut karena luasnya seperti laut dan sebuatn tawar karena airnya tidak asin. Air tawarnya menyimpan banyak flora dan fauna, salah satunya yang paling terkenal ialah ikan Depik yang merupakan spesies ikan yang hanya ada di Danau Laut Tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi ini pengunjung dapat melihat masyarakat yang bercocok tanam dan memancing. Suatu aktivitas yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar danau. Komoditi unggulan yang ditanam di dataran tinggi Gayo antara lain adalah kopi Gayo (kopi arabika) yang sangat terkenal di Jepang, kentang, markisa, tomat, cabe, jagung dan sayur-sayuran. Hasil komoditi perkebunan yang cukup terkenal adalah jeruk keprok Gayo dan alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau yang teduh ini terletak di sebelah timur kota Takengon, di dataran tinggi Gayo (a.250 meter di atas permukaan laut), Kecamatan Laut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Indonesia. Danau ini merupakan danau terluas di Propinsi NAD dengan luas sekitar 5.472 Ha, panjang sekitar 17 km dan lebar 5,5 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses menuju Takengon lebih mudah ditempuh melalui Kota Bireun. Ada sebuah terminal kecil tempat mangkal angkutan elf yang khusus ke Takengon. Lamanya perjalanan sekitar 5 jam dengan biaya kurang lebih sebesar Rp 25.000. Selain dari Bireun, jalan alternatif menuju Takengon dapat juga ditempuh melalui Blang Kejeren dan Kutacane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas dan Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersedia satu buah kapal motor yang digunakan untuk membawa penumpang mengelilingi Danau Laut Tawar. Di sekitar danau terdapat tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin bermalam di lokasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/16/52/danau-laut-tawar-di-aceh-tengah/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3078650633506054656?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3078650633506054656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-laut-tawar-kab-aceh-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3078650633506054656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3078650633506054656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-laut-tawar-kab-aceh-tengah.html' title='Danau Laut Tawar, Kab. Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfzHnA5KrI/AAAAAAAAAS0/LY696WOL6QI/s72-c/DanauLautTawar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1990447998373612657</id><published>2009-08-04T15:01:00.003+07:00</published><updated>2009-08-04T15:09:33.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Riau'/><title type='text'>Pantai Selat Baru, Kab. Bengkalis, Riau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snfsj0SnXTI/AAAAAAAAASs/brcPNtTqHlk/s1600-h/pantai_selat_baru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snfsj0SnXTI/AAAAAAAAASs/brcPNtTqHlk/s320/pantai_selat_baru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366017581111532850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pantai Selat Baru merupakan pantai terindah kedua di Bengkalis setelah Pantai Rupat Utara. Nama Pantai Selat Baru sendiri diambil dari nama desa dimana pantai ini berada, yaitu di Desa Selat Baru, yang juga merupakan ibukota kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan. Terbukti di kawasan itu digelar pesta pantai setiap tahunnya. Pada event tersebut diadakan berbagai perlombaan, seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang. Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai atraksi kesenian dan budaya tradisional daerah setempat. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Selat Baru memiliki hamparan pantai yang landai dan berpasir halus sepanjang 2 kilometer dengan jarak 200 meter dari bibir pantai. Gelombang laut di pantai ini relatif stabil, tidak lebih dari 1 meter, kecuali pada musim angin utara. Dari tempat ini membias biru Gunung Ledang di negeri Jiran, Malaysia. Konon, di gunung itulah Hang Tuah dan Hang Jebat berkelahi. Sambil menikmati desir angin dan riak gelombang laut dari Selat Malaka, kehadiran elang laut yang terbang sambil memangsa ikan di pinggir pantai, menjadi pemandangan menarik bagi pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wisatawan yang berada di Kota Pekanbaru, ibu kota Propinsi Riau, dapat menuju Pantai Selat Baru dengan naik kapal feri mengarungi Sungai Siak menuju Pelabuhan Bengkalis. Setibanya di Bengkalis, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan bus menuju Pantai Selat Baru. Pantai nan indah tersebut berjarak 7 kilometer di sebelah utara Kota Bengkalis, ibu kota Kabupaten Bengkalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Konfirmasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat ini pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan, seperti berjemur (sun burning) di pantai, berselancar (surfing), berperahu (boating), berenang (swimming), dan memancing (fishing). Kecuali itu, di kawasan tersebut juga dilengkapi dengan pelabuhan bertaraf internasional yang tinggal menunggu waktu pengoperasiannya dan kapal penyeberangan ferry (Ro-RO) menuju Sungai Pakning, yang menghubungkannya dengan Riau Daratan dan kota-kota lain di Sumatera. Rencananya Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga akan membangun bandar udara sehingga memudahkan pengunjung datang ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/56/30/pantai-selat-baru-di-bengkalis/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1990447998373612657?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1990447998373612657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-selat-baru-kab-bengkalis-riau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1990447998373612657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1990447998373612657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/pantai-selat-baru-kab-bengkalis-riau.html' title='Pantai Selat Baru, Kab. Bengkalis, Riau'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Snfsj0SnXTI/AAAAAAAAASs/brcPNtTqHlk/s72-c/pantai_selat_baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8114320497978174137</id><published>2009-08-04T11:44:00.002+07:00</published><updated>2009-08-04T12:15:01.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepulauan Riau'/><title type='text'>Gunung Bintan, Kab. Bintan, Kepulauan Riau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfCqFMsN7I/AAAAAAAAASc/XxC7SbvROVw/s1600-h/GunungBintan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfCqFMsN7I/AAAAAAAAASc/XxC7SbvROVw/s320/GunungBintan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365971509240936370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berwisata ke Pulau Bintan, Propinsi Kepulauan Riau terasa kurang lengkap sebelum mengunjungi Gunung Bintan. Satu-satunya gunung yang berada di Pulau Bintan ini sebenarnya lebih mirip sebuah bukit, karena ketinggiannya hanya sekitar 400 meter di atas permukaan laut. Ketinggian gunung ini mungkin tidak seberapa jika dibandingkan dengan gunung-gunung yang ada di Pulau Jawa, namun Gunung Bintan mempunyai peran penting bagi masyarakat setempat, yaitu sebagai daya tarik kunjungan wisata dan area resapan air (catchment area).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung yang terletak di tengah-tengah Pulau Bintan dan berjarak sekitar 55km dari Kota Tanjung Pinang (Ibukota Propinsi Kepulauan Riau) ini juga merupakan kawasan hutan lindung yang di dalamnya terdapat ekosistem khas hutan hujan tropis yang masih terjaga keasliannya, baik aspek flora maupun faunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung akan mendapati banyak hal menarik selama mendaki gunung ini. Gunung yang puncaknya dapat dicapai dalam waktu dua jam dengan berjalan kaki ini menyimpan keindahan panorama alam yang mempesona. Dari puncak gunung, pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan di sekeliling Pulau Bintan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kawasan hutan hujan tropis, Gunung Bintan juga menyimpan kekayaan flora dan fauna yang khas. Pengunjung dapat melihat berbagai jenis tumbuhan tropis dan pohon-pohon raksasa yang berfungsi sebagai penyangga (buffer) kawasan hutan dari ancaman erosi. Di kawasan yang juga berfungsi sebagai area resapan ini juga hidup aneka satwa seperti monyet, tupai, ular, pelanduk, berbagai jenis burung, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menyisir keindahan alam dari puncak gunung, pengunjung dapat melengkapi perjalanan wisatanya menuju sebuah air terjun yang terletak di kaki gunung. Tempat ini sering digunakan oleh para pengunjung sebagai tempat singgah setelah lelah menyusuri kawasan wisata ini. Tak jarang diantara mereka memanfaatkan air terjun ini sebagai tempat mandi karena kesejukannya dianggap dapat menghilangkan rasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan di kaki gunung juga dimanfaatkan penduduk setempat sebagai lahan pertanian mereka. Di tempat ini banyak terdapat kebun buah penduduk, seperti durian, rambutan, manggis, duku, dan lain-lain. Jika wisatawan berkunjung tepat pada saat musim buah, wisatawan dapat membeli buah langsung dari petaninya, tentu saja dengan harga yang lebih murah. Selain itu, rasanya juga lebih enak dan segar karena langsung dipetik dari pohonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wisatawan yang tertarik dengan acara-acara khas pariwisata, sempatkanlah bertandang ke Gunung Bintan pada bulan Juli. Pada setiap bulan ini diselenggarakan acara tahunan yang bertajuk "Bintan Mountain Tracking and Durian Party". Acara ini berupa perlombaan menyusuri jalan berundak menuju puncak gunung pada malam hari yang kemudian diakhiri dengan pesta makan durian dan ikan bakar. Acara yang telah dimasukkan ke dalam kalender wisata Pemerintah Kabupaten Bintan ini selalu belangsung meriah karena diikuti tidak hanya oleh wisatawan lokal, tetapi juga oleh turis mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Bintan terletak di Kampung Bekapur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Pulau Bintan, wisatawan biasanya harus transit terlebih dahulu di Pulau Batam, karena Batam telah menjadi semacam pintu masuk menuju Pulau Bintan. Akses menuju Batam terbilang mudah karena setiap hari terdapat rute penerbangan dari kota-kota besar di Indonesia menuju Kota Batam. Dari negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, akses menuju Batam malah lebih mudah, cukup naik kapal feri satu kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kota Batam, perjalanan ke Bintan terlebih dahulu harus melewati pelabuhan penyeberangan Telaga Punggur, menggunakan taksi dengan biaya antara Rp 60.000-Rp 65.000. Sesampainya di pelabuhan Telaga Punggur, pengunjung dapat menyeberang ke Pulau Bintan dengan menggunakan kapal feri menuju Kota Tanjung Pinang, kota yang ditetapkan sebagai ibu kota Propinsi Kepulauan Riau. Sarana angkutan penyeberangan Telaga Punggur-Tanjung Pinang beroperasi setiap hari, mulai dari jam 7:30 pagi hingga jam 8 malam, begitu juga sebaliknya. Wisatawan dapat memilih feri yang berukuran agak besar, atau memilih menggunakan speed boat yang berukuran lebih kecil. Pengelola jasa transportasi ini juga fleksibel dalam menentukan tarif. Pengunjung dapat membeli tiket untuk sekali jalan sebesar Rp 35.000 per orang, atau sekaligus tiket pulang pergi sebesar Rp 60.000 (November 2008). Selain itu, tiket yang sudah dibeli juga berlaku kapan saja, asalkan tidak lebih dari satu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Tanjung Pinang, perjalanan sekitar 55 km menuju Gunung Bintan dapat ditempuh dengan menggunakan taksi atau mobil sewaan. Letak Gunung Bintan yang tepat di tengah-tengah Pulau Bintan didukung dengan kondisi jalan yang sudah baik, membuat perjalanan menuju ke gunung ini terasa mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung tidak dipungut biaya untuk mendaki Gunung Bintan, namun apabila pengunjung ingin menghadiri acara durian party yang diadakan setahun sekali pada bulan Juli, maka pengunjung harus membayar tiket dengan harga Rp 20.000 (April 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Kabupaten Bintan telah melengkapi obyek wisata Gunung Bintan dengan beberapa fasilitas seperti lahan parkir, jalan setapak menuju lokasi air terjun, tempat pemandian, warung makan, dan tempat peristirahatan. Namun, jika wisatawan membutuhkan fasilitas dan sarana akomodasi yang lebih lengkap, tempat terdekat untuk memperolehnya adalah di Kota Tanjung Pinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibukota Propinsi Kepulauan Riau, Kota Tanjung Pinang menyediakan fasilitas-fasilitas seperti hotel (baik kelas melati maupun berbintang), pusat perbelanjaan, sarana perbankan, restoran, sarana peribadahan, biro perjalanan wisata, salon kecantikan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/784/40/gunung-bintan/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8114320497978174137?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8114320497978174137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-bintan-kab-bintan-kepulauan-riau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8114320497978174137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8114320497978174137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-bintan-kab-bintan-kepulauan-riau.html' title='Gunung Bintan, Kab. Bintan, Kepulauan Riau'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnfCqFMsN7I/AAAAAAAAASc/XxC7SbvROVw/s72-c/GunungBintan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3165204415874848875</id><published>2009-08-03T08:12:00.008+07:00</published><updated>2009-08-03T08:34:14.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepulauan Riau'/><title type='text'>Jembatan Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnY-dpffpcI/AAAAAAAAASU/BeAuD64JcVY/s1600-h/barelang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnY-dpffpcI/AAAAAAAAASU/BeAuD64JcVY/s320/barelang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365544685133604290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jika Jakarta punya Monas, Maka Batam punya Jembatan Barelang. Jembatan inilah yang digunakan oleh Pemerintah Kota Batam sebagai simbol kota tersebut dan juga ikon program Visit Batam 2010. Jembatan yang dibangun pada tahun 1992 dan selesai pada tahun 1998 ini dibangun atas prakarsa BJ Habibie, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi, dan menelan biaya lebih dari Rp 400 miliar. Karena itulah, oleh masyarakat Kota Batam jembatan ini juga kerap disebut dengan Jembatan Habibie.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Barelang dibuat untuk menghubungkan tiga pulau besar dan beberapa pulau kecil yang termasuk dalam Propinsi Kepulauan Riau. Nama Barelang sendiri merupakan akronim dari nama tiga pulau besar yang dihubungkan oleh jembatan ini, yakni Pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan sepanjang 2.264 m ini terdiri dari rangkaian enam jembatan. Masing-masing diberi nama raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Melayu Riau pada abad 15-18 masehi. Jembatan pertama dari rangkaian enam jembatan ini diberi nama Jembatan Tengku Raja Haji Fisabilillah. Jembatan sepanjang 642 m ini menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton. Jembatan kedua diberi nama Jembatan Narasinga. Jembatan ini menghubungkan Pulau Tonton dengan Pulau Nipah dengan panjang 420 m. Jembatan ketiga adalah jembatan Raja Ali Haji yang menghubungkan Pulau Nipah dengan Pulau Setokok dan memiliki panjang 270 m. Pulau Tonton, Nipah dan Setokok merupakan pulau-pulau kecil yang masuk dalam gugusan Kepulauan Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan keempat adalah Jembatan Sultan Zainal Abidin. Jembatan sepanjang 365 m ini menghubungkan Pulau Setokok dengan Pulau Rempang. Selanjutnya, jembatan kelima adalah Jembatan Tuanku Tambusai dengan panjang 365 m. Jembatan ini menghubungkan Pulau Rempang dengan Pulau Galang. Jembatan terakhir dinamai Jembatan Raja Kecil yang menghubungkan Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru. Jembatan ini merupakan jembatan terpendek dari lima jembatan lainnya, panjangnya hanya 180 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh masyarakat Batam, Jembatan Barelang ini tidak hanya difungsikan untuk menghubungkan beberapa pulau saja, namun juga digunakan untuk bersantai dan melepas lelah. Maka tak heran jika pada akhir pekan ataupun hari libur, suasana ramai dapat ditemui di jembatan ini. Banyak orang yang duduk santai sambil menikmati pemandangan laut dari atas jembatan atau memancing ikan. Selain itu, jembatan ini juga turut menarik wisatawan dari luar Batam karena bentuknya yang megah menyerupai Golden Gate yang ada di San Fransisco, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Tengku Raja Haji Fisabilillah merupakan jembatan yang paling terkenal dibanding lima jembatan lainnya karena menggunakan konstruksi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cable stayed&lt;/span&gt;. Kabel-kabel baja besar digunakan sebagai pengikat jembatan. Ujung-ujung kabel terikat di tepi jalan dengan jarak tertentu, lalu ujung lainnya terkumpul pada satu titik di atas puncak tonggak beton setinggi 200 m. Dari kejauhan, bentuk jembatan ini akan tampak seperti jaring raksasa berbentuk segitiga. Namun, katika semakin mendekat, bentuk jembatan ini akan mengingatkan pengunjung pada Golden Gate. Berdiri di jembatan ini, dan menghadap ke arah jembatan kedua, pengunjung dapat melihat pemandangan yang indah berupa hamparan laut dan juga pulau-pulau kecil yang ada di sekitar kedua pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika wisatawan ingin berfoto dengan latar belakang Golden Gate ala Batam, maka lanjutkanlah perjalanan ke Jembatan Narasinga karena dari sini menjadi tempat paling cocok untuk berfoto dengan latar belakang jembatan pertama tersebut. Selain itu dari jembatan ini pula pengunjung dapat melihat sebuah pulau yang sangat kecil tidak berpenghuni dan hanya terdiri dari bebatuan yang mulai terkikis air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain jembatan pertama, jembatan yang juga terkenal adalah jembatan keenam, Jembatan Raja Kecil. Jembatan ini dikenal karena nilai sejarah dari pulau yang dihubungkannya. Di Pulau Galang ini pernah dijadikan tempat penampungan 250.000 pengungsi dari Vietnam pada tahun 1975-1996. Bekas tempat pengungsian yang berada di Desa Sijantung, Kecamatan Galang ini masih menyisakan benda-benda maupun bangunan-bangunan peninggalan para pengungsi seperti gereja, pagoda, vihara, kuburan massal ataupun bekas perahu-perahu kayu. Jadi, setelah melewati keseluruhan rangkaian Jembatan Barelang ini maka setiba di Pulau Galang, pengunjung dapat melihat sisa-sisa peninggalan bersejarah dari kamp pengungsian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Barelang terletak sekitar 20 km dari pusat Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar dapat lebih menikmati perjalanan di jembatan ini, pengunjung disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Namun jika tidak memiliki kendaraan pribadi, Anda dapat menggunakan Metro trans (angkutan umum Kota Batam) dengan tarif antara Rp 3.000-Rp 5.000 atau pengunjung juga dapat menyewa taksi yang banyak melintas di sekitar jembatan. Biaya sewa taksi memang akan lebih mahal daripada bus, namun pengunjung bisa lebih santai untuk menikmati perjalanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk berjalan-jalan di sepanjang jembatan ini, pengunjung tidak dipungut biaya apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kedua ujung jembatan pertama terdapat banyak warung yang menyediakan aneka makanan dana minuman. Jadi, jika merasa lelah para pengunjung dapat beristirahat sejenak di warung-warung ini. Di akhir pekan ataupun hari-hari libur, di sepanjang jembatan ini akan banyak ditemui pedagang kaki lima yang menjajakan beragam jenis minuman dan makanan seperti es kelapa muda, jagung bakar dan peyek udang. Selain itu, ada juga penjual bensin eceran dan juga tukang tambal ban dadakan. Siapa tahu dalam menyusuri jembatan, pengunjung kehabisan bensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/155/43/jembatan-barelang/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3165204415874848875?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3165204415874848875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jembatan-barelang-kota-batam-kepulauan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3165204415874848875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3165204415874848875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jembatan-barelang-kota-batam-kepulauan.html' title='Jembatan Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnY-dpffpcI/AAAAAAAAASU/BeAuD64JcVY/s72-c/barelang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8060095250136256452</id><published>2009-08-03T06:00:00.004+07:00</published><updated>2009-08-03T06:59:46.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepulauan Riau'/><title type='text'>Gunung Daik "Bercabang Tiga", Kab. Lingga, Kepulauan Riau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnYn_e9rF6I/AAAAAAAAASM/qYNiuIkLZJg/s1600-h/gunung+daik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnYn_e9rF6I/AAAAAAAAASM/qYNiuIkLZJg/s320/gunung+daik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365519977655506850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bila Anda berkunjung ke Propinsi Kepulauan Riau, sempatkanlah bertamasya ke Kabupaten Lingga. Sebab, selain menyimpan situs-situs dan benda-benda bersejarah yang berusia ratusan tahun, kabupaten yang dijuluki Bunda Tanah Melayu ini juga memiliki berbagai tujuan wisata alam yang membuat para turis berdecak kagum ketika melihatnya. Salah satunya adalah Gunung Daik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebut Gunung Daik, seseorang akan terkenang dengan sebuah pantun yang sangat familiar, terutama pada masyarakat rumpun Melayu : Pulau Pandan di tengah, Gunung Daik bercabang tiga, hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang juga. Cabang gunung yang paling tinggi disebut Gunung Daik, yang menengah dinamakan Gunung Pejantan atau Gunung Pinjam-pinjaman, dan yang paling rendah dinamakan Gunung Cindai Menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat setempat mempercayai Gunung Daik dihuni oleh makhluk halus bernama "bunian". Sedangkan para nelayan yang berada di sekitar gunung itu meyakini bahwa arwah nenek moyang mereka, yakni Datuk Kemuning dan istrinya, bersemayam di gunung tersebut. Konon, nama Lingga yang berasal dari akar kata Ling (Naga) dan Ge (gigi), terilhami oleh bentuk puncak Gunung Daik yang mirip dengan gigi naga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan gunung ini kian populer berkat sebuah pabrik sagu dari Kabupaten tersebut yang menjadikan Gunung Daik sebagai merek dagangnya, yaitu Sagu Cap Gunung Daik. Merek tersebut merupakan jaminan sagu berkualitas yang dari dahulu hingga sekarang banyak dikirim ke berbagai daerah, seperti Cirebon, Surabaya dan kota-kota lainnya. Melalui merek tersebut, perlahan-lahan Gunung Daik ikut dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuh mistis tapi eksotis. Menakutkan namun mempesona. Begitulah kira-kira kesan pelancong ketika mengunjungi Gunung Daik, gunung tertinggi di Propinsi Kepulauan Riau yang memiliki ketinggian sekitar 1.165 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meskipun rute menuju gunung tersebut penuh tantangan, namun semuanya akan terbayarkan begitu memasuki kawasan hutannya yang berhawa sejuk. Kontur medan yang beragam dengan jalan setapak yang berliku-liku, mengakomodir keinginan wisatawan yang menyukai olahraga lintas alam, menyusuri lembah, memotret, berkemah dan off road.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan, wisatawan akan terpesona melihat kawasan hutan yang masih perawan dengan aneka pohon besar dan kecil yang berdaun rimbun dan hijau. Di kawasan hutan ini dapat ditemukan dengan mudah berbagai jenis tumbuhan, seperti pohon cucuk atap, cantiqi, pakis hutan (diplazum esculentum/faco fem), getah merah (gutta perca/isonandra gutta), pohon aren (arenga pinnata merr) dan aneka jenis buah-buahan. Burung Murai Batu (copsychus malabaricus), beo (gracula religiosa), ular piton (python molurus), ular kobra (ophiophagus hannah) dan babi hutan (sus scrofa) adalah binatang-binatang langka yang masih dapat dijumpai di kawasan hutan Gunung Daik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sampai di kaki gunung terdapat sebuah sungai kecil dan air terjun bernama Air Terjun Daik. Biasanya kawasan air terjun ini digunakan oleh pelancong sebagai tempat beristirahat, selain Pos Gajeboh I dan Pos Gajeboh II. Suara gemericik air terjun yang jatuh di atas batu-batu kali dapat mengobati rasa penat selama menempuh perjalanan. Untuk melepas gerah, pelancong juga memanfaatkan air terjun yang berair jernih ini untuk mencuci muka dan mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Kaki Puncak Daik, batas akhir perjalanan, pelancong akan terkesima melihat gunung nan eksotis dan penuh mistis tersebut. Biasanya kawasan ini merupakan tempat favorit pelancong untuk berkemah. Pada sore hari bila cuaca sedang cerah, pelancong akan berdecak kagum melihat matahari terbenam. Pada pagi hari bila cuaca sedang cerah, pelancong juga akan terpesona melihat indahnya matahari terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Gunung Daik masuk dalam wilayah Kabupaten Lingga, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wisatawan yang berada di Kota Tanjung Pinang, ibu kota Propinsi Kepulauan Riau, dapat menuju Gunung Daik dengan naik kapal feri dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang menuju Pelabuhan Mepar/Dabo di Pulau Singkep dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Dari Pelabuhan Mepar, wisatawan dapat naik kapal kecil (pompong) sekitar 10 menit menuju Pelabuhan Daik, Pulau Lingga. Setelah sampai di Daik, ibu kota Kabupaten Lingga, perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek menuju pintu gerbang Gunung Daik. Kemudian wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Gunung Daik dengan berjalan kaki. Perjalanan akan berakhir di Kaki Puncak Daik, yang oleh masyarakat setempat diberi nama "Kandang Babi", yaitu sebuah lokasi yang berada di ketinggian 1.000 meter di aats permukaan laut (mdpl). Puncak Gunung Daik sendiri tidak bisa didaki karena puncaknya terdiri dari bebatuan yang rapuh dan tebing yang curam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Daik tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melakukan perjalanan menuju Gunung Daik, turis dianjurkan untuk melapor pada petugas dinas pariwisata setempat. Hal ini penting untuk memudahkan pemantauan dan koordinasi. Sebagai penunjuk jalan, turis dapat menggunakan jasa pemandu wisata (guide), baik dari dinas wisata setempat maupun masyarakat yang tinggal di sekitar gunung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turis disarankan untuk menyiapkan segala kebutuhan selama berada di kawasan wisata ini seperti makanan, minuman, tenda, baju hangat, senter, korek api, dan lain sebagainya. Sebab, di sepanjang jalan menuju gunung penuh mistis tersebut tidak tersedia warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk akomodasi dan fasilitas yang lumayan lengkap dapat diperoleh pelancong di kota Daik. Di ibu kota Kabupaten Lingga ini terdapat pasar, toko kelontong, warung nasi, serta hotel dan wisma dengan berbagai tipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/122/41/gunung-daik-bercabang-tiga/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8060095250136256452?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8060095250136256452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-daik-bercabang-tiga-kab-lingga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8060095250136256452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8060095250136256452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-daik-bercabang-tiga-kab-lingga.html' title='Gunung Daik &quot;Bercabang Tiga&quot;, Kab. Lingga, Kepulauan Riau'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnYn_e9rF6I/AAAAAAAAASM/qYNiuIkLZJg/s72-c/gunung+daik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5175620723320398217</id><published>2009-08-02T02:20:00.002+07:00</published><updated>2009-08-02T02:29:25.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Lubang Jepang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnSXdfxMTTI/AAAAAAAAASE/BQ4FzHT6Oew/s1600-h/lubang-japang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnSXdfxMTTI/AAAAAAAAASE/BQ4FzHT6Oew/s320/lubang-japang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365079589104930098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lubang Jepang (Goa Jepang)/terowongan (bungker) dibangun pada tahun 1942 oleh tentara Jepang untuk benteng pertahanan pada masa perang dunia ke II dan perang Asia Timur Raya. Pembangunan terowongan tersebut dilakukan atas instruksi langsung dari pemerintahan militer Angkatan Darat Jepang untuk wilayah Sumatera yang berkedudukan di Bukittinggi di bawah pimpinan Jenderal Watanabe.&lt;span class="fullpost"&gt; Untuk melakukan pembangunan, tentara Jepang memanfaatkan tenaga masyarakat Indonesia yang didatangkan dari beberapa daerah di luar Sumatera, seperti : Sulawesi, Kalimantan dan Jawa. Mereka bekerja siang malam, sehingga pembangunan terowongan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang Jepang ditemukan oleh masyarakat setempat pada tahun 1946 dengan kondisi yang mencekam. Banyak tulang belulang manusia yang berserakan di lantai sepanjang lorong terowongan. Pada tahun tersebut pemerintah Kota Bukittinggi mengubur tulang belulang yang berserakan itu dan membersihkan terowongan. Kemudian pemerintah kota menata terowongan itu untuk dipersiapkan menjadi salah satu objek wisata sejarah di Kota Bukittingi dengan menambah beberapa sarana pendukung. Peresmian Lubang Jepang dilakukan oleh Menteri Kebudayaan ketika itu, Fuad Hasan, pada tanggal 11 Maret 1986.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2004 pemerintah Kota Bukittinggi merenovasi Lubang Jepang dengan memperkokoh dinding lubang dengan semen. Renovasi ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lobang Jepang memiliki panjang sekitar 1.400 m (sekarang 725 m karena sebagian ditutup pada tahun 2004), lebar 2 m, tinggi sekitar 3 m. Sementara itu, untuk masuk dan keluar terowongan terdapat 3 pintu utama dan 6 pintu darurat. 3 pintu utama terdapat di Jalan Ngarai Sianok, di dalam Taman Panorama dan di samping Istana Bung Hatta (Gedung Triarga). Untuk saat ini hanya satu pintu yang digunakan untuk umum, yaitu pintu yang terdapat di Taman Panorama, sedangkan 2 pintu utama dan 6 pintu darurat ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Lubang Jepang terdapat beberapa lorong yang bercabang-cabang, seperti : tempat rapat, tempat makan, kamar tidur, barak militer dan ruang tahanan. Terdapat 12 ruangan untuk amunisi; 2 ruangan untuk tempat makan romusha dan 1 ruangan untuk tempat bersidang. Ruang-ruang tersebut sampai sekarang masih terawat dengan baik dan bisa dikunjungi oleh para wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Lubang Jepang masih dapat dijumpai berbagai peralatan peninggalan Jepang yang dahulu digunakan untuk menyiksa para tawanan. Peralatan tersebut tersimpan di salah satu lorong yang diperkirakan sebagai tempat penyiksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah paa wisatawan selesai berkeliling di dalam Lubang Jepang, dapat melepaskan lelah sembari duduk-duduk di objek wisata Taman Panorama dengan melihat keindahan pemandangan alam Ngarai Sianok yang membentang dan terhampar luas di depan mata. Kebetulan, Lubang Jepang berada dalam satu lokasi yang sama dengan objek wisata Taman Panorama Kota Bukittinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang Jepang terletak di Bukit Sianok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi ini dari Kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapa ditempuh selama lebih kurang 2 jam dengan menggunakan angkutan umum, dengan ongkos sekitar Rp 15.000-Rp 20.000 per orang (Maret 2008). Setelah sampai di kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Lobang Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 8.000 untuk orang dewasa (Maret 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung lokasi Lubang Jepang berada di tengah Kota Bukittinggi, maka para wisatawan dari luar kawasan kota yang ingin bermalam dapat menginap di hotel-hotel yang ada di kawasan kota. Untuk makanan, para wisatawan dimanjakan oleh berbagai masakan Padang. Bagi yang telah selesai mengunjungi Lubang Jepang dapat melakukan wisata belanja di Pasar Atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/425/66/lubang-jepang/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5175620723320398217?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5175620723320398217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/lubang-jepang-kota-bukittinggi-sumatera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5175620723320398217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5175620723320398217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/lubang-jepang-kota-bukittinggi-sumatera.html' title='Lubang Jepang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnSXdfxMTTI/AAAAAAAAASE/BQ4FzHT6Oew/s72-c/lubang-japang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-1378675552734934090</id><published>2009-08-01T16:11:00.003+07:00</published><updated>2009-08-01T16:36:20.202+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Benteng Fort de Kock, Kota Bukittinggi, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnQMJsTv1QI/AAAAAAAAAR8/QcrNAiO9Xjc/s1600-h/fort-de-kock.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnQMJsTv1QI/AAAAAAAAAR8/QcrNAiO9Xjc/s320/fort-de-kock.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364926416757445890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Benteng Fort de Kock (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sterreschans&lt;/span&gt;) didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825. Benteng ini berfungsi sebagai benteng pertahanan pemerintah Hindia Belanda untuk menghalau perlawanan pasukan Paderi yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol (1821-1827).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, Baron Hendrick Markus de Kock menjadi Komandan de Roepoen dan wakil Gubernur Jenderal Pemerintah Hindia Belanda (Indonesia). Untuk mengenang nama wakil gubernur jenderal tersebut, Kapten Bouer memberi nama lokasi tempat benteng berdiri dengan Fort de Kock.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara nama benteng yang berada di lokasi tersebut diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sterreschans&lt;/span&gt; (Benteng Pelindung). Setelah Indonesia merdeka, nama Benteng Sterreschans tidak pernah diucapkan lagi, nama benteng kemudian diambil dari lokasi tempat benteng tersebut dibangun. Sedangkan nama lokasi yang semula bernama Fort de Kock kembali berubah menjadi Bukit Jirek sesuai dengan nama asli sebelum penjajahan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat usia benteng yang sudah begitu lama, para pengunjung tidak diizinkan untuk naik lagi hingga ke atas Benteng Fort de Kock (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sterreschans&lt;/span&gt;). Sehingga para pengunjung hanya bisa melihat dan mengunjungi benteng dari bawah, tidak dapat melihat keseluruhan bangunan dan pemandangan Kota Bukittinggi dari atas benteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekeliling Benteng Fort de Kock, terdapat beberapa koleksi meriam kuno peninggalan Belanda. Dari benteng ini, para wisatawan juga bisa melihat sajian keindahan panorama alam Kota Bukittinggi yang terhampar luas sepanjang mata memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menengok ke samping tempat benteng itu berada, maka akan terlihat sebuah jembatan (Jembatan Limpapeh) yang menghubungkan benteng dengan objek wisata Taman Marga Satwa (Kebun Binatang). Para wisatawan bisa melintasi jembatan tersebut sembari melihat keindahan Kota Bukittinggi dari atas jembatan yang berada di atas ketinggian 100 meter.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng Fort de Kock berada di atas Bukit Jirek, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi ini para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari Kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam dengan menggunakan angkutan umum yang ongkosnya Rp 15.000-Rp 20.000 per orang (Februari 2008). Setelah sampai di Kota Bukittinggi perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Benteng Fort de Kock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk lokasi Benteng Fort de Kock para wisatawan dikenakan tiket sebesar Rp 8.000 per orang (Februari 2008). Harga tiket ini sudah termasuk tiket masuk objek wisata Taman Margasatwa Kinantan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh dari lokasi Benteng terdapat beberapa hotel yang nyaman sebagai tempat menginap. Pilihan hotel tergantung dengan selera wisatawan. Jika wisatawan menginginkan penginapan yang mewah maka di sana tersedia hotel berbintang, tetapi jika hanya menginginkan hotel yang standar maka di sana juga tersedia. Untuk makanan, para wisatawan dimanjakan oleh berbagai masakan Padang. Nasi Kapau masih menjadi pilihan menu yang menarik jika Anda mengunjungi Bukittinggi yang dapat dibeli di Pasar Lereng (di samping Pasar Atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/362/66/benteng-fort-de-kock/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-1378675552734934090?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/1378675552734934090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/benteng-fort-de-kock-kota-bukittinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1378675552734934090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/1378675552734934090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/benteng-fort-de-kock-kota-bukittinggi.html' title='Benteng Fort de Kock, Kota Bukittinggi, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnQMJsTv1QI/AAAAAAAAAR8/QcrNAiO9Xjc/s72-c/fort-de-kock.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-8061393130069937223</id><published>2009-08-01T14:37:00.001+07:00</published><updated>2009-08-01T15:23:35.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi &amp; Kab. Agam, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnP7POuHYhI/AAAAAAAAAR0/55hAKkMQG4g/s1600-h/Ngarai+Sianok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 219px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnP7POuHYhI/AAAAAAAAAR0/55hAKkMQG4g/s320/Ngarai+Sianok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364907820196520466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di jantung Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok dari selatan Ngarai Koto Gadang sampai ke Ngarai Sianok Enam Suku, dan berakhir di Palupuh.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurang ngarai dalamnya sekitar 100 m yang membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan satu wilayah menjadi dua bagian (Patahan Semangko). Patahan ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau hasil dari gerakan turun kulit bumi (sinklinal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati sebagian dindingnya pernah runtuh akibat gempa pada tahun 2007, Ngarai Sianok masih tetap menarik dan tidak kehilangan daya eksotiknya. Bahkan pada tahun itu juga, Ngarai Sianok ditetapkan sebagai best tourism object (objek wisata terbaik) pada penghargaan Padang Tourism Award (PTA) 2007 di Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilembah Ngarai Sianok mengalir sungai Sianok yang cukup jernih. Sungai tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olah raga seperti kano, arung jeram dan kayak. Sungai ini bermuara di Samudera Hindia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tepian sungai masih banyak dijumpai tumbuhan langka seperti bunga Raflesia dan tumbuhan obat-obatan. Sedangkan di dalam hutan di lembah ngarai terdapat beberapa fauna liar yang masih bisa ditemui seperti monyet ekor panjang, siamang, simpai, rusa, babi hutan, macan tutul dan tapir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngarai Sianok terletak di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi ini para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari Kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan dengan menggunakan angkutan umum, dengan ongkos antara Rp 15.000-Rp 20.000 per orang (Februari 2008). Setelah sampai di Kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Ngarai Sianok. Untuk mengantisipasi supaya tidak berganti-ganti mobil, para wisatawan dianjurkan untuk menggunakan jasa travel, mobil pribadi atau mobil sewaan yang bisa langsung menuju ke objek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngarai Sianok terletak di tengah Kota Bukittinggi. Di kota ini terdapat hotel yang nyaman untuk tempat menginap bagi para wisatawan yang datang dari luar kota. Jenis hotel bervariasi mulai dari tarif murah hingga sangat mahal. Untuk masalah makanan para wisatawan dimanjakan oleh berbagai aneka masakan Padang. Nasi Kapau menjadi salah satu menu yang menarik untuk dicoba yang berada di Pasar Lereng (di samping Pasar Atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source  : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/162/66/ngarai-sianok-di-kota-bukittinggi/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-8061393130069937223?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/8061393130069937223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/ngarai-sianok-kota-bukittinggi-kab-agam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8061393130069937223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/8061393130069937223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/ngarai-sianok-kota-bukittinggi-kab-agam.html' title='Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi &amp; Kab. Agam, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnP7POuHYhI/AAAAAAAAAR0/55hAKkMQG4g/s72-c/Ngarai+Sianok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7474384373034637129</id><published>2009-08-01T14:23:00.002+07:00</published><updated>2009-08-01T14:36:42.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnPwRUHf7qI/AAAAAAAAARs/97tOKHxleqs/s1600-h/jam+gadang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 192px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnPwRUHf7qI/AAAAAAAAARs/97tOKHxleqs/s320/jam+gadang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364895761376997026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakkan batu pertama pembangunannya dilakukan oleh putra pertama Rook Maker (Controleur/Sekretaris Kota) yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini dibangun sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur Bukittinggi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. Sedangkan pada masa penjajahan Jepang, ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuk ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka-angka pada jam tersebut juga memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya ditulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama Kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam Gadang terletak di depan Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai ke lokasi ini, para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari Kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan angkutan umum, dengan ongkos sekitar Rp 15.000-Rp 20.000 per orang (Februari 2008). Setelah sampai di Kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Jam Gadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan biaya sebesar Rp 3.000 (Februari 2008) para wisatawan bisa menikmati dan naik ke atas bangunan setinggi 26 meter tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung lokasi Jam Gadang berada di tengah Kota Bukittinggi, maka para wisatawan dari luar kawasan kota yang ingin berlama-lama dapat menginap di hotel-hotel yang ada di kawasan kota. Untuk masalah makanan, para wisatawan dimanjakan oleh berbagai aneka masakan Padang. Nasi Kapau menjadi salah satu menu yang menarik untuk dicoba yang berada di Pasar Lereng (di samping Pasar Atas) Bukittinggi. Bagi yang telah selesai mengunjungi Jam Gadang dapat melakukan wisata belanja di Pasar Atas dengan membeli oleh-oleh untuk sanak saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/161/66/jam-gadang-di-kota-bukittinggi/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7474384373034637129?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7474384373034637129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jam-gadang-kota-bukittinggi-sumatera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7474384373034637129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7474384373034637129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/jam-gadang-kota-bukittinggi-sumatera.html' title='Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnPwRUHf7qI/AAAAAAAAARs/97tOKHxleqs/s72-c/jam+gadang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4797429018286150555</id><published>2009-08-01T06:40:00.002+07:00</published><updated>2009-08-01T07:55:50.778+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Berselancar di Kab. Kepulauan Mentawai, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnOSZQqYtkI/AAAAAAAAARc/pFY8Rx2HK7M/s1600-h/selancar.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnOSZQqYtkI/AAAAAAAAARc/pFY8Rx2HK7M/s320/selancar.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364792543795525186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kepulauan Mentawai terkenal dengan keindahan pantainya. Ombaknya yang tinggi bisa dimanfaatkan untuk kegiatan selancar (surfing). Selancar merupakan ikon Kepulauan Mentawai yang telah dikenal di seluruh dunia. Beberapa kali telah digelar kompetisi surfing internasional di sini. Tidak kurang dari 400 " Spot Surfing" (titik selancar) yang dapat dijadikan lokasi berselancar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas selancar bisa dilakukan di beberapa pantai yang terdapat di Kepulauan Mentawai. Adapun pantai-pantai tersebut adalah : Pantai Nyangnyang, Pantai Karang Bajat, Pantai Karoniki dan Pantai Pananggelat Mainuk yang semuanya terletak di Kecamatan Siberut Selatan. Selain di Kecamatan Siberut Selatan, di Kecamatan Sipora juga terdapat beberapa pantai seperti Pantai Katiet Bosua dan Pantai Selatan. Sedangkan di Kecamatan Pagai Utara terdapat Pantai Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laut Mentawai mulai dari ombak hingga dasar lautnya memiliki kekayaan dan potensi yang fantastis. Gulungan ombak besar yang beberapa diantaranya masuk dalam kategori extreme menjadikan Mentawai sebagai salah satu objek wisata selancar yang digemari di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olah raga selancar biasanya dilakukan pada bulan April sampai bulan Oktober. Mengingat pada bulan-bulan tersebut ombak di Kepulauan Mentawai mencapai titik puncaknya dan para peselancar bisa memanfaatkannya untuk kegiatan berselancar. Sedangkan pada bulan November sampai bulan Maret, ombak di Kepulauan Mentawai tidak begitu tinggi sehingga tidak cukup menantang untuk digunakan kegiatan berselancar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan berselancar ini berlokasi di 3 kecamatan, diantaranya adalah Kecamatan Siberut Selatan, Kecamatan Sipora dan Kecamatan Pagai Utara yang masuk dalam Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi objek wisata selancar ini dapat dijangkau dengan kapal motor dan pesawat perintis. Jika menggunakan kapal, perjalanan ditempuh selama 14 jam dengan rute Padang-Sipora-Muara Siberut dengan biaya kira-kira antara Rp 200.000-Rp 300.000 per orang (Februari 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasuki Kepulauan Mentawai para wisatawan bisa menggunakan jasa pemandu atau menggunakan jasa operator tour. Untuk penginapan, di Kepulauan Mentawai tersedia penginapan di sepanjang pinggir pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/252/81/berselancar-di-kepulauan-mentawai/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4797429018286150555?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4797429018286150555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/berselancar-di-kab-kepulauan-mentawai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4797429018286150555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4797429018286150555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/berselancar-di-kab-kepulauan-mentawai.html' title='Berselancar di Kab. Kepulauan Mentawai, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnOSZQqYtkI/AAAAAAAAARc/pFY8Rx2HK7M/s72-c/selancar.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-816385777527512253</id><published>2009-08-01T06:11:00.003+07:00</published><updated>2009-08-01T06:33:29.920+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Kerajinan Perak dan Songket Koto Gadang, Kab. Agam, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN--qEHjYI/AAAAAAAAARU/CPtvg0qnf4U/s1600-h/KerajinanPerak_thumb4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 263px; height: 183px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN--qEHjYI/AAAAAAAAARU/CPtvg0qnf4U/s320/KerajinanPerak_thumb4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364771196036943234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Koto Gadang merupakan sebuah Kenagarian (desa) di Kabupaten Agam yang melahirkan banyak tokoh-tokoh nasional, mulai dari politikus, ilmuwan hingga sastrawan. Pernah pada suatu waktu mantan Presiden Soekarno datang ke Koto Gadang dan berujar, "Koto Gadang, kotanya kecil, tetapi hatinya gadang (besar)".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koto Gadang terkenal dengan pusat kerajinan perak dan songket Minang. Bahkan sejak masa penjajahan Belanda, kerajianan perak dan songket Koto Gadang sudah berkembang dengan pesat. Ketika itu, hasil kerajinan Koto Gadang sering dibeli oleh istri para pejabat Belanda yang bertugas di Bukittinggi. Para istri tersebut membeli kerajinan utuk dipakai dan bahkan ada juga yang dibawa pulang ke negeri asal mereka sebagai oleh-oleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, peminat hasil kerajinan Kota Gadang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga yang berasal dari luar negeri. Tentunya hal ini menjadi aset berharga daerah yang mesti dijaga dan diperhatikan agar pengunjung terus berdatangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1911 kerajinan perak dan songket Koto Gadang telah memiliki "brand image" yang dikenal di dunia dan selalu menjadi incaran wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motif kerajinan perak Koto Gadang dibuat dalam berbagai bentuk seperti perhiasan, aneka macam aksesori pakaian, aneka pajangan hingga miniatur rumah adat tradisional Minang. Perak Koto Gadang memiliki motif yang halus, warnanya tidak mengkilat, dengan kesan seperti doff dalam nuansa putih susu yang elegan. Ringan dan elok, bila dipadukan dengan songket Koto Gadang yang indah dan halus, cocok untuk menghadiri acara-acara resmi dan pesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koto Gadang merupakan sebuah Nagari yang terletak di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai lokasi, para wisatawan dapat menempuh menggunakan jalur darat. Dari Kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam dengan menggunakan angkutan umum, dengan ongkos Rp 15.000-Rp 20.000 per orang (Februari 2008). Setelah sampai di Kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan pedesaan ke Kenagarian Koto Gadang yang berjarak lebih kurang 10 km dari Kota Bukittinggi. Untuk mengantisipasi supaya tidak berganti-ganti mobil, para wisatawan dianjurkan untuk menggunakan jasa travel, mobil pribadi atau mobil sewaan yang bisa langsung menuju lokasi objek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para wisatawan dari luar kota yang ingin berlama-lama dapat menginap di hotel yang banyak terdapat di kota Bukittinggi. Di samping itu, di sepanjang jalan menuju Koto Gadang terdapat banyak rumah makan dan restoran yang menyajikan aneka masakan Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/368/77/kerajinan-perak-dan-songket-koto-gadang/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-816385777527512253?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/816385777527512253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/kerajinan-perak-dan-songket-koto-gadang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/816385777527512253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/816385777527512253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/kerajinan-perak-dan-songket-koto-gadang.html' title='Kerajinan Perak dan Songket Koto Gadang, Kab. Agam, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN--qEHjYI/AAAAAAAAARU/CPtvg0qnf4U/s72-c/KerajinanPerak_thumb4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2802753518443575604</id><published>2009-08-01T04:33:00.003+07:00</published><updated>2009-08-01T05:50:03.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Majid Raya Bayur, Kab. Agam, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN06fMfQFI/AAAAAAAAARE/X-QcPKPRXeQ/s1600-h/masjid-bayur-maninjau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 226px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN06fMfQFI/AAAAAAAAARE/X-QcPKPRXeQ/s320/masjid-bayur-maninjau.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364760129283506258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masjid Raya Bayur merupakan salah satu masjid tua yang terdapat di sekitar Danau Maninjau (Kecamatan Tanjung Raya), Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang dibangun pada awal abad ke 20. Lokasi masjid ini tidak begitu jauh dari jalan raya yang menghubungkan Kota Lubuk Basung (Ibu kota Kabupaten Agam) dengan Kota Bukittinggi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi bangunan dan leingkungan masjid yang kian tua dan tidak tertata bagus, pada awal tahun 2000 masyarakat setempat berupaya merenovasi masjid secara menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan bangunan masjid dan penataan lingkungan masjid seperti penataan ruang terbuka, area parkir dan taman masjid. Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang asri sehingga memberikan kenyamanan, ketenangan dan kesejukan bagi para tamu yang datang berkunjung ke masjid ini. Untuk menyukseskan renovasi tersebut, masyarakat terpaksa membongkar dua bangunan permanen yaitu gedung balerong (kantor pemerintahan Nagari Bayur) dan gedung sekolah dasar (SD) yang kemudian dipindahkan ke tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah direnovasi, bangunan masjid ini nampak indah dengan perpaduan gaya arsitektur pagoda yang ada di Thailand dan gonjong rumah gadang bangunan khas masyarakat Minangkabau. Perpaduan tersebut dapat dilihat pada menara kecil yang terletak pada empat sudut atap bangunan utama. Sementara struktur atap dirancang mengikuti pola bangunan rumah panggung dengan atap bersusun tiga yang juga menjidi ciri khas bangunan masjid Nusantara pada zaman dahulu kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ruang dalam masjid terpampang ornamen yang menarik. Pada bagian dinding masjid, misalnya, dilapisi dengan papan berukir yang dicat dengan komposisi warna bernuansa gelap. Begitu juga dengan tiang-tiang penyangga masjid. Tiang-tiang yang terbuat dari tembok tersebut dihiasi dengan warna lembut yangs erasi dengan dinding masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian depan masjid atau tempat menginjakkan kaki memasuki area masjid, terdapat air mancur yang memancar tanpa henti. Sementara itu, pada bagian belakang ruangan masjid terdapat kolam ikan yang besar dengan penataan yang baik. Di samping kiri dan kanan kolam ikan tersebut terdapat tempat wudhu bagi para pengunjung yang ingin menunaikan ibadah sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di sebelah utara lingkungan masjid ini terdapat sebuah pondok pesantren tua yang selalu siap mermaikan masjid ini dengan berbagai kegiatan keagamaan. Setiap hari masjid ini selalu dipakai untuk kegiatan belajar santri, seperti belajar ceramah, khotbah dan tata cara shalat jenazah. Kehadiran para santri tersebut turut menyemarakkan masjid ini sebagai sentra pengembangan ajaran Islam di Kenagarian Bayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesona lain yang dapat dinikmati di sekitar masjid ini adalah hamparan indah pemandangan panorama Danau Maninjau. Sembari berkunjung ke Masjid Raya Bayur, para pengunjung juga bisa menyempatkan diri melihat dari dekat keindahan Danau Maninjau atau menyaksikan aktivitas para nelayan dikala pagi dan sore hari. Para nelayan biasanya menangkap ikan atau mencari pensi (kerang air tawar) dengan memasang beberapa perangkap seperti jaring ikan dan jala. Selain itu, para wisatawan juga dapat melihat dari dekat para nelayan yang sedang beternak ikan di karamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Raya Bayur terletak di Kenagarian Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Prvinsi Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mencapai Masjid Raya Bayur yang terletak di daerah Danau Maninjau tersebut, perjalanan dapat ditempuh dengan dua jalur alternatif yaitu dari arah barat dan timur dengan menggunakan angkutan umum (bus) atau mobil sewaan. Jika dari arah Barat, perjalanan dimulai dari Padang melewati Pariaman menuju Lubuk Basung (Ibu kota Kabupaten Agam) lalu ke lokasi dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam. Dari Timur, perjalanan dimulai dari Padang menuju Kota Bukittinggi dan dari Kota Bukittinggi perjalanan dilanjutkan ke Danau Maninjau melewati kelok 44 dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk ke dalam masjid tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung seperti tempat sandal dan sepatu, tempat wudhu laki-laki dan perempuan, serta areal parkir. Bagi para jamaah perempuan yang ingin sholat, tetapi tidak membawa kelengkapannya, di dalam masjid sudah tersedia beberapa sarung dan mukena yang diperuntukkan bagi para tamu yang datang dari luar daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/158/77/masjid-raya-bayur--maninjau/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2802753518443575604?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2802753518443575604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/majid-raya-bayur-kab-agam-sumbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2802753518443575604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2802753518443575604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/majid-raya-bayur-kab-agam-sumbar.html' title='Majid Raya Bayur, Kab. Agam, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnN06fMfQFI/AAAAAAAAARE/X-QcPKPRXeQ/s72-c/masjid-bayur-maninjau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3414625430123156660</id><published>2009-08-01T04:00:00.003+07:00</published><updated>2009-08-01T04:06:06.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Gunung Marapi, Kab. Agam &amp; Kab. Tanah Datar, Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNcdGGhK6I/AAAAAAAAAQ0/M6h8dEKtrtM/s1600-h/monte_marapi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNcdGGhK6I/AAAAAAAAAQ0/M6h8dEKtrtM/s320/monte_marapi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364733236052306850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Marapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2891,3 m dari permukaan air laut. Sebagai salah satu gunung paling aktif di Sumatera, Merapi sudah sering meletus. Terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat kira-kira sudah 454 kali meletus, 50 diantaranya dalam skala besar, sedangkan sisanya dalam skala kecil dengan mengeluarkan abu belerang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara sekian banyak gunung yang ada di Sumatera Barat, Gunung Merapi merupakan objek wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan. Gunung Merapi sudah memiliki jalur tetap untuk para pendaki, sehingga memudahkan para pendaki untuk melakukan pendakian. Di gunung ini terdapat bunga edelweiss yang tumbuh bermekaran di sekitar lereng gunung, menambah indahnya pemandangan Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Merapi berada dekat dengan Kota Bukittinggi, tepatnya di sekitar Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses untuk mencapai Gunung Merapi cukup mudah, mengingat letaknya yang tidak jauh dari pusat Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang. Dari Padang atau bandara Ketaping menuju Gunung Merapi butuh waktu sekitar 1 1/2 jam untuk sampai ke lokasi. Sedangkan jika bertolak dari Kota Bukittinggi memerlukan waktu sekitar 30 menit. Transportasi untuk mencapai lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat, bisa menggunakan angkutan umum atau travel. Ongkos transportasi berkisar antara Rp 15.000 - Rp 20.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi Gunung Merapi tidak begitu jauh dari Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang. Mengingat Gunung Merapi dekat dengan 2 kota ini, para wisatawan dari luar kota yang ingin berlama-lama di kawasan tersebut, dapat menginap di hotel di dua kota itu. Di sepanjang jalan menuju Gunung Merapi, terdapat banyak restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan Padang yang dapat mengobati rasa lapar para wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://fandyaje.wordpress.com/artikel/daftar-nama-gunung-di-indonesia/gunung-marapi/"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3414625430123156660?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3414625430123156660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-marapi-kab-agam-kab-tanah-datar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3414625430123156660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3414625430123156660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/gunung-marapi-kab-agam-kab-tanah-datar.html' title='Gunung Marapi, Kab. Agam &amp; Kab. Tanah Datar, Sumbar'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNcdGGhK6I/AAAAAAAAAQ0/M6h8dEKtrtM/s72-c/monte_marapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3092524062942209130</id><published>2009-08-01T03:40:00.002+07:00</published><updated>2009-08-01T03:45:44.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><title type='text'>Danau Maninjau, Kab. Agam, Sumatera Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNXtxhodqI/AAAAAAAAAQs/CMvs8TMUmBA/s1600-h/danau+maninjau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNXtxhodqI/AAAAAAAAAQs/CMvs8TMUmBA/s320/danau+maninjau.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364728025028523682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Danau Maninjau merupakan danau vulkanik, berada di ketinggian 461,50 meter di aats permukaan laut. Luasnya sekitar 99,5 km2 dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Danau Maninjau terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Legenda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Danau Maninjau menciptakan sebuah cerita legenda "Bujang Sembilan", yang dipercaya keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Alkisah ada satu keluarga terdiri dari 10 orang, 9 orang laki-laki (bujang) dan seorang perempuan bernama Sani. Keelokan paras dan perilaku Sani menjadi daya pikat tersendiri bagi seorang pemuda bernama Sigiran. Singkat kata mereka kemudian menjalin asmara. Suatu hari mereka dituduh telah melakukan perbuatan amoral oleh para bujang. Untuk membuktikannya, mereka melompat ke kawah gunung Tinjau. Mereka bersumpah jikatidak melakukan tindakan amoral maka gunung ini akan meletus. Akhirnya gunung tersebut meletus dan hasil letusan kawah tersebut membentuk kawah besar yang kemudian diisi oleh air dan menjadi danau seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden pertama RI, Ir. Sukarno pada suatu ketika berkunjung ke Danau Maninjau dan takjub dengan keindahannya. Untuk mengungkapkan kekagumannya tersebut ia menulis sebuah pantun yang berbunyi "Jika makan arai Pinang, makanlah dengan sirih yang hijau, jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau. Pantun yang ditulis oleh Presiden pertama RI ini cukup mewakili untuk menggambarkan keindahan panorama alam Danau Maninjau nan eksotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau Maninjau terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mencapai Danau Maninjau, perjalanan ditempuh melalui jalut darat. Ada 2 alternatif jalur untuk menuju ke Danau Maninjau. Pertama, memasuki jalur dari Barat dan kedua dari Timur. Dari Barat, perjalanan dimulai dari kota Padang melewati jalur Pariaman menuju Lubuk Basung (ibu kota Kabupaten Agam), lebih kurang ditempuh selama 1 1/2 jam. Untuk transportasi bisa menggunakan angkutan umum, travel, dan mobil sewaan. Dari Timur, perjalanan dimulai dari kota Padang menuju Bukittinggi kemudian perjalanan dilanjutkan ke Danau Maninjau melewati kelok 44 menggunakan angkutan umum, mobil pribadi, atau mobil sewaan. Waktu perjalanan ditempuh kurang lebih 3 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk objek wisata tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar Danau Maninjau banyak hotel yang bisa dijadikan untuk tempat menginap, mulai dari kelas berbintang sampai kelas melati. Di samping hotel, ada juga home stay yang dikelola oleh masyarakat, yang bisa dijadikan sebagai alternatif bagi para wisatawan untuk tempat menginap. Sedangkan untuk mengobati rasa lapar, para wisatawan bisa memilih tempat makan yang disukai karena banyak restoran-restoran yang tersedia di sepanjang pinggir danau dengan menyajikan berbagai menu baik aneka masakan Padang maupun  masakan dari mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamelayu.com/id/object/29/77/danau-maninjau-di-kabupaten-agam/&amp;amp;nav=geo"&gt;Wisata Melayu&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://meiwentyr.co.cc/danauManinjau.html"&gt;Meiwentyr&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3092524062942209130?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3092524062942209130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-maninjau-kab-agam-sumatera-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3092524062942209130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3092524062942209130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/danau-maninjau-kab-agam-sumatera-barat.html' title='Danau Maninjau, Kab. Agam, Sumatera Barat'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNXtxhodqI/AAAAAAAAAQs/CMvs8TMUmBA/s72-c/danau+maninjau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4997812421944044503</id><published>2009-08-01T02:52:00.002+07:00</published><updated>2009-08-01T02:59:27.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Wisata Tekstil "La Gross", Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNM-Ie3gzI/AAAAAAAAAQk/WihVrX72jBo/s1600-h/lagross.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 203px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNM-Ie3gzI/AAAAAAAAAQk/WihVrX72jBo/s320/lagross.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364716211440943922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda ingin tahu proses pembuatan kain dari awal? Di sini tempatnya. Anda bisa berwisata sambil belajar. Berlokasi di Jln. Indrokilo Selatan 28 Lawang. Letaknya di depan pabrik tekstil PT New Minatex atau di sebelah kanan PATAL Lawang (arah masuk dari depan Rumah Makan HTS).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat wisata textile di Malang ini menyediakan beberapa fasilitas diantaranya: Cloth &amp;amp; Fashion Product, Fashion Gallery, Departement Store, Swalayan, Futsal Arena, Produk Berkualitas Ekspor, Parkir Luas dan Aman serta Rest Area. Dengan fasilitas yang lengkap ini, wisata textile bisa menjadi salah satu tujuan wisata Anda di Malang karena didukung oleh produk berkualitas dengan beragam pilihan untuk belanja dan suasana yang nyaman.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Paket Kunjungan Wisata (studi banding)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Paket Weaving / Pembuatan Kain Mentah (Rp 30.000):&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan:&lt;br /&gt;- melihat proses pemeriksaan kan dan proses pengemasan (ball press)&lt;br /&gt;- melihat proses tenun di Ruang Tenun&lt;br /&gt;- melihat presentasi alur produksi&lt;br /&gt;Fasilitas:&lt;br /&gt;- guide khusus pabrik&lt;br /&gt;- masker (penutup)&lt;br /&gt;- asuransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Paket Finishing / Pengolahan Kain Mentah (Rp 35.000)&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan(di Ruang Finishing):&lt;br /&gt;- singeing (pembakaran bulu kain)&lt;br /&gt;- sueding peach skin (penggarukan kain)&lt;br /&gt;- bleaching and desizing (pemutihan dan pelunturan kanji)&lt;br /&gt;- mercerizing (penyodaan kain)&lt;br /&gt;- dyeing (proses pewarnaan/pencelupan kain)&lt;br /&gt;- washing (proses pencucian kain)&lt;br /&gt;- setting (proses pengaturan lebar kain)&lt;br /&gt;- calendering (proses penyetrikaan kain)&lt;br /&gt;- sanforizing (proses penyusutan kain)&lt;br /&gt;- rolling (proses penggulungan dan pengemasan)&lt;br /&gt;Fasilitas:&lt;br /&gt;- guide khusus pabrik&lt;br /&gt;- masker (penutup)&lt;br /&gt;- asuransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Paket Continues Weaving dan Finishing&lt;br /&gt;Fasilitas:&lt;br /&gt;- guide khusus pabrik&lt;br /&gt;- masker (penutup)&lt;br /&gt;- asuransi&lt;br /&gt;Kegiatan: melihat presentasi alur produksi serta proses weaving dan finishing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info selengkapnya: 0341-425601, 426550, 2133888&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/malang/wisata-tekstil-la-gross"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4997812421944044503?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4997812421944044503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/wisata-tekstil-la-gross-kab-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4997812421944044503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4997812421944044503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/08/wisata-tekstil-la-gross-kab-malang.html' title='Wisata Tekstil &quot;La Gross&quot;, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnNM-Ie3gzI/AAAAAAAAAQk/WihVrX72jBo/s72-c/lagross.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7136797396271466019</id><published>2009-07-31T08:32:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T09:32:53.345+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Wisata Agro "Kusuma" Kota Batu, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJXgJ-oscI/AAAAAAAAAQc/o-iWzW1umFY/s1600-h/agro+kusuma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJXgJ-oscI/AAAAAAAAAQc/o-iWzW1umFY/s320/agro+kusuma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364446316097745346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Wisata Kebun Buah dan Sayuran Hidroponik Kusuma Agrowisata menyediakan buah - buahan dan sayuran sehat yang segar ( bebas pestisida ) antara lain : Apel, Jeruk, Strawberry, Sawi, Tomat, Sla, Brokoli, Paprika, dll. yang anda dapatkan di stand buah dan sayuran di Kusuma Agrowisata. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tersedia fasilitas untuk mendukung Anda dan Keluarga menikmati saat - saat liburan yang indah dan tak terlupakan berupa: Kolam Renang, Billiard, Karaoke, Taman Bermain, Restautant, Wisata Petik Buah di Kebun Apel, Jeruk, Stawberry serta Wisata Kebun Kopi. Alamat : Jl. Abdul Gani Atas. P.O Box 36 - Batu - Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paket Masuk Kebun (Petik) Apel di Kusuma Agro Wisata Hotel Area.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET I @ Rp.24.000 (Harga Week Day), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET I @ Rp.26.000 (Harga Week End), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET II @ Rp. 28.000 (Harga Week Day), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Roti Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET II @ Rp. 30.000 (Harga Week End), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Roti Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET III @ Rp. 31.000 (Harga Week Day), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Bakso / Soto Ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET III @ Rp. 33.000 (Harga Week End), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Bakso / Soto Ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET IV @ Rp. 33.000 (Harga Week Day), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Nasi Goreng Apel / Balmi Goreng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET IV @ Rp. 35.000 (Harga Week End), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Nasi Goreng Apel / Balmi Goreng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET V @ Rp. 36.000 (Harga Week Day), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Lalapan Ayam / Rawon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET V @ Rp. 39.000 (Harga Week End), Fasilitas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Tiket masuk kebun&lt;br /&gt;   * Welcome drink&lt;br /&gt;   * Wisata petik 2 buah apel / jeruk&lt;br /&gt;   * Apple / orange juice&lt;br /&gt;   * Lalapan Ayam / Rawon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiket Masuk -Kebun Strawberry di Kusuma Agro Wisata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET I @ Rp. 24.000,-  &lt;br /&gt;Fasilitas :  &lt;br /&gt;· Tiket Masuk Kebun  &lt;br /&gt;· Puding &amp;amp; Sari Strawberry  &lt;br /&gt;· Petik Strawberry / Bingkisan  &lt;br /&gt;. Sayur Hidroponik 1 pack  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAKET II @ Rp. 26.000,-&lt;br /&gt;Fasilitas :&lt;br /&gt;. Tiket Masuk Kebun&lt;br /&gt;. Puding &amp;amp; Sari Strawberry&lt;br /&gt;. Petik Strawberry / Bingkisan&lt;br /&gt;. Sayur Hidroponik 1 pack&lt;br /&gt;. Pancake Buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;PAKET III @ Rp. 32.000,-  &lt;br /&gt;Fasilitas :  &lt;br /&gt;. Tiket Masuk Kebun  &lt;br /&gt;. Puding &amp;amp; Sari Strawberry  &lt;br /&gt;. Petik Strawberry / Bingkisan  &lt;br /&gt;. Sayur Hidroponik 1 pack  &lt;br /&gt;. Nasi Goreng Sayur  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;PAKET SPECIAL @ Rp. 37.000 (Week Day) @Rp. 40.000 (Week End)&lt;br /&gt;Fasilitas :&lt;br /&gt;. Tiket Masuk Kebun&lt;br /&gt;. Milk Shake Strawberry&lt;br /&gt;. Petik Strawberry / Bingkisan&lt;br /&gt;. Sayur Hidroponik 1 Pack&lt;br /&gt;. Petik 2 Buah Apel / Jeruk&lt;br /&gt;. Welcome Drink Sari Apel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/batu/wisata-agro-kusuma"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7136797396271466019?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7136797396271466019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/wisata-agro-kusuma-kota-batu-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7136797396271466019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7136797396271466019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/wisata-agro-kusuma-kota-batu-jatim.html' title='Wisata Agro &quot;Kusuma&quot; Kota Batu, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJXgJ-oscI/AAAAAAAAAQc/o-iWzW1umFY/s72-c/agro+kusuma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5040502369305236953</id><published>2009-07-31T07:11:00.002+07:00</published><updated>2009-07-31T08:32:17.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJJc3obQQI/AAAAAAAAAQU/WzdmWItB6OI/s1600-h/selecta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJJc3obQQI/AAAAAAAAAQU/WzdmWItB6OI/s320/selecta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364430866470355202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Rekreasi Selecta terletak di Desa Tulungrejo, Kota Batu, Jawa Timur dengan dikelilingi oleh Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro, dapat ditempuh dalam waktu 1 jam dari kota Malang dan 2 jam dari kota Surabaya. Tinggi dari permukaan laut 1.150 m dengan suhu udara berkisar antara 15° C – 25° C dan kedinginan air berkisar 18° C&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selecta didirikan oleh seorang warga negara Belanda bernama Ruyter de Wildt pada tahun 1930 sebagai tempat wisata dan peristirahatan pilihan bagi warga negara Belanda saat berada di Indonesia, sesuai dengan nama Selecta yang berasal dari kata selectie yang berarti ”pilihan”. Dan pada akhirnya Selecta menjadi sebuah karya monumental bagi sebuah konsep tatanan wisata yang menggabungkan unsur keindahan dan kesejukan alam pegunungan yang menjadi cikal bakal pariwisata Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal masa kemerdekaan, Selecta merupakan tempat wisata dan peristirahatan pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini, mulai dari rakyat biasa hingga elit politik negeri ini, termasuk Bung Karno dan Bung Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden di masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari masa kemerdekaan tersebut hingga masa sekarang, Selecta tetap mempertahankan tatanan sebagai tempat wisata eksotis yang indah dan sejuk, sehingga tetap menjadi tujuan wisata pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini dan wisatawan manca negara. Bahkan Selecta telah mengembangkan diri menjadi taman rekreasi dengan fasilitas yang lengkap tanpa mengurangi nilai sejarah dan keasriannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Selecta tidak hanya mempunyai kolam renang dengan air pegunungan yang segar dan jernih, tetapi juga dilengkapi taman bunga yang luas dan indah serta taman bermain anak dengan segala fasilitas bermain untuk anak, termasuk becak mini dan mobil mini. Kolam perahu dengan fasilitas perahu kano dan sepeda air, arena jogging seluas 6 hektar dan arena untuk berkuda serta tempat out bond yang ideal. Ketika memasuki areal taman rekreasi Selecta, pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan tempat parkir, karena luas tempat parkir mencapai 3 hektar dan sebuah masjid yang representatif di areal tersebut. Ketika turun dari kendaraan, pengunjung disuguhi akuarium dalam ukuran yang sangat besar dipenuhi berbagai macam ikan air tawar dan sebuah gua unik yang bernama Gua Singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran Selecta juga menyediakan berbagai masakan khas Jawa Timur dan chinesse food dalam style tempo dulu dengan cita rasa yang menggugah selera disertai pelayanan standar tinggi, dan dilengkapi berbagai gerai jajanan tradisional hingga modern. Restoran Selecta tidak hanya untuk pengunjung umum perorangan tetapi juga untuk rombongan dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotel Selecta, dimana para Proklamator negeri ini pernah menginap, sekarang telah menjelma menjadi hotel dengan fasilitas modern yang lengkap tanpa meninggalkan nilai sejarah yang pernah tercatat di Hotel Selecta. Dengan fasilitas yang lengkap pada 60 kamar dan hall berkapasitas 600 orang, sangat ideal sebagai tempat pertemuan, diklat maupun acara pesta. Pelayanan prima dalam suasana kekeluargaan merupakan sikap yang dijunjung tinggi oleh Hotel Selecta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Wisata Selecta merupakan tempat ideal untuk berbelanja, yang menyediakan berbagai macam tanaman hias, suvenir, makanan ringan khas Batu dan buah – buahan bahkan kelinci ataupun hewan piaraan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, Selecta adalah taman rekreasi pilihan. Anda belum pernah ke Batu kalau anda belum pernah menginjakkan kaki di taman rekreasi Selecta, karena Selecta adalah Batu dan Batu adalah Selecta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas:&lt;br /&gt;1. Playground&lt;br /&gt;2. Outbound Area&lt;br /&gt;3. Goa Singa&lt;br /&gt;4. Sirkuit Mobil Mini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/batu/rekreasi-di-selecta"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5040502369305236953?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5040502369305236953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-rekreasi-selecta-kota-batu-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5040502369305236953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5040502369305236953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-rekreasi-selecta-kota-batu-jawa.html' title='Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jawa Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnJJc3obQQI/AAAAAAAAAQU/WzdmWItB6OI/s72-c/selecta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-5953930191501994993</id><published>2009-07-30T22:03:00.002+07:00</published><updated>2009-07-30T22:11:00.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Jatim Park, Kota Batu, Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnG3uH5FuoI/AAAAAAAAAQM/nr7Nj3XcS0g/s1600-h/jatim+park.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnG3uH5FuoI/AAAAAAAAAQM/nr7Nj3XcS0g/s320/jatim+park.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364270634195335810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jawa Timur Park (JTP) merupakan obyek wisata keluarga di Kota Batu, Malang, yang menawarkan wahana belajar dan rekreasi yang komplit untuk segala usia. Anak-anak sekolah, mulai dari TK hingga SLTA, mahasiswa, dan masyarakat umum pun bisa belajar sambil berekreasi di kawasan JTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam obyek wisata yang luasnya sekitar 22 hektar dengan ketinggian 850 meter di atas permukaan laut ini, terdapat wahana taman bermain dan taman belajar yang disertai alat peraga ilmu terapan, seperti biologi, kimia, matemetika, dan fisika. Begitu masuk kawasan taman belajar, pengunjung langsung bisa menyaksikan dan mencoba hasil karya teknologi inovasi pengetahuan dan permainan dari 12 outlet yang luasnya rata-rata 1000 meter persegi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek wisata yang diresmikan pada Sabtu, 02 Maret 2002 oleh Menteri Riset dan Teknologi (Meristek), Ir. H. M. Hatta Rajasa, ini memadukan secara serasi konsep pendidikan (education) dan konsep pariwisata (tourism), yang dapat menjadi sarana penyebaran informasi tentang hiburan dan khazanah ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Pendekatan JTP untuk menyampaikan iptek dilakukan melalui berbagai media dengan tujuan meningkatkan apresiasi terhadap iptek, merangsang rasa ingin tahu (curiousity), menumbuhkan kesadaran, memancing kreatifitas, dan meningkatkan gairah belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan konsep one stop service, JTP kini menjadi tempat wisata favorit dan bahkan sudah menjadi icon pariwisata Jawa Timur. Dengan berbagai keistimewaannya, JTP memiliki beberapa bagian area, di antaranya area pendidikan, area hiburan, area wisata belanja, dan area fauna, yang diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan hiburan. Khusus di area fauna, terdapat tiga wahana yaitu taman burung, taman reptil, dan taman ikan, yang semuanya memiliki keistimewaan dalam penyajian di dunia pendidikan, pengetahuan, dan hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman burung berisi sekitar 300 jenis burung dengan segala spesiesnya. Sedangkan taman reptil berisi buaya, ular, dan biawak. Selain itu, di JTP juga terdapat taman sejarah, insektarium, diorama binatang, dan baby zoo. Di taman sejarah, misalnya, pengunjung bisa menyaksikan koleksi replika arca-arca Hindu dan Buddha, miniatur bangunan sejarah, dan diorama terbuka. Diorama tersebut menyajikan adegan aktivitas manusia secara kolosal, mulai masa prasejarah, Hindu, Buddha, Islam, hingga era kolonial Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan lain yang bisa dinikmati di kawasan JTP adalah taman agro yang menyajikan tanaman dan buah-buahan langka, serta sarana bermain seperti bolling, lempar bola, dan disco skuter. Selain itu, berbagai sarana rekreasi juga tersedia di JTP, seperti galeri foto, berperahu di atas kolam, rumah hantu, sirkuit go kart, play ground, taman sesat, kolam renang, zona petualangan, dan ruang permainan. Ada juga mini jet, jet coster, dan rumah pipa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi JTP juga terdapat beberapa outlet lain yang patut dikunjungi wisatawan, antara lain kampung seni, pasar buah dan pasar hewan, serta galeri supermarket. Kampung seni menyuguhkan hasil-hasil karya seni dan souvenir dari pelbagai daerah di Indonesia. Selain itu, di JTP juga terdapat alat peraga pengetahuan seperti peragaan gunung berapi meletus. Proses meletusnya gunung berapi tersebut dapat dinikmati dari tribun yang sudah disediakan. Pada jam-jam tertentu, pengunjung bisa menyaksikan semburan lava dan merasakan getaran dari gunung api buatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi topografi kawasan JTP yang terletak di antara Gunung Kawi dan Gunung Arjuno, menyebabkan kawasan JTP senantiasa berhawa sejuk sepanjang hari. Pada kondisi topografi yang demikian, pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan keindahan panorama pegunungan yang menjadi latar Kota Batu, Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi JTP terletak di Jl. Kartika No. 2 Batu, Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses menuju ke lokasi JTP tidak terlalu sulit, karena letaknya sekitar 20 km sebelah barat Kota Malang. Wisatawan yang berangkat dari Stasiun Kotabaru Malang dapat menggunakan taksi atau mobil angkot yang siap mengantar ke lokasi JTP. Dan bagi pengunjung yang mengendarai bus umum, perjalanan menggunakan mobil angkot dari terminal Arjosari, Malang, ke Kota Batu hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sedangkan dari terminal Kota Batu ke lokasi JTP hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Tiket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JTP menyambut kedatangan pengunjung mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB setiap harinya. Wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini dikenai tarif yang berbeda-beda, berdasarkan hari kunjungannya. Pada hari Senin hingga Kamis pengunjung dikenai tiket masuk sebesar Rp. 30.000, sedangkan pada hari Jum’at hingga Minggu dikenai tiket masuk Rp 40.000. Satu tiket yang telah dibeli pengunjung berlaku untuk semua wahana permainan di JTP, misalnya water boom, taman sesat, rumah pipa, rumah hantu, jet coaster, bumper car, drop zone, spinning coaster, dan masih banyak lagi, kecuali permainan go kart yang harus bayar lagi sebesar Rp 16.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Akomodasi dan Fasilitas Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, kawasan JTP telah memiliki beberapa fasilitas pendukung antara lain, warung makanan dan minuman, toko souvenir, pasar buah, pasar sayur, galeri bunga, mushola, klinik, wartel, nursery room, toilet, dan tempat parkir yang representatif. Bagi wisatawan yang ingin menginap, tidak perlu khawatir, karena di JTP juga dilengkapi Klub Bunga Butik Resort dan Pondok Penginapan Jatim Park yang akan membuat acara wisata terasa lebih nyaman, tenang, menyenangkan, dan tidak terburu-buru. Selain itu, di sekitar JTP terdapat banyak tempat penginapan lainnya, seperti hotel, wisma, home stay, resort, cottage, dan villa, mulai dari kelas melati hingga bintang lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://aeromandiri.com/id/jatim-park"&gt;Aeromandiri&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-5953930191501994993?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/5953930191501994993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/jatim-park-kota-batu-jawa-timur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5953930191501994993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/5953930191501994993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/jatim-park-kota-batu-jawa-timur.html' title='Jatim Park, Kota Batu, Jawa Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnG3uH5FuoI/AAAAAAAAAQM/nr7Nj3XcS0g/s72-c/jatim+park.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-64084777869367070</id><published>2009-07-30T15:21:00.004+07:00</published><updated>2009-07-30T16:40:22.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFqWjWPjRI/AAAAAAAAAQE/pMm7SImoJVk/s1600-h/BNS.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFqWjWPjRI/AAAAAAAAAQE/pMm7SImoJVk/s320/BNS.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364185566853172498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kawasan wisata kota Batu, Malang, Jawa Timur, tidak hanya menawarkan wisata alam dengan udara yang sejuk. Kini berdiri wahana hiburan Batu Night Spectacular (BNS). Sesuai dengan namanya, wisata ini dibuka sejak sore hingga tengah malam. Konsep BNS adalah hiburan keluarga, jadi berbagai fasilitas untuk anak maupun dewasa tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tempat ini bisa dijadikan referensi untuk memulai petualangan Anda dan keluarga. Ada wisata malam, wahana permainan unik dan wisata sejarah. Mana yang Anda pilih?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis permainan sangat beragam seperti: sinema 4D, sirkuit go kart, slalom test, drag race, taman lampion, galeri hantu, berburu hantu, air mancur menari, layar bisokop sepanjang 50 meter dan mouse coaster. Seru lo, bermain dengan latar belakang alam pegunungan Batu yang sejuk. Sambil bermain, dengan berada di posisi dataran tinggi, pengunjung bisa menyaksikan lansekap Kota Batu dan sekitarnya di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan pengunungan juga tersaji utuh jika Anda mencoba naik sepeda udara sebelum senja tiba. Sepeda yang bisa dinaiki dua orang tersebut akan melintas di atas rel yang berada di ketinggian 10 meter dari permukaan tanah. Sambil terus mengitari kawasan hiburan dan indahnya panorama alam Kota Batu, sungguh terasa hembusan udara sejuk menerpa kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anak-anak, jangan ketinggalan masuk ke wahana Lampion Garden. Di arena seluas setengah lapangan bola itu bertebaran puluhan lampion dengan cahaya warni-warni berukuran kecil sampai besar. Bentuknya pun unik dan menarik, ada bentuk binatang, bunga, balon udara sampai miniatur Menara Eiffel. Di wahana itu, biasanya pengunjung selalu berfoto untuk melengkapi kenang-kenangan. Soal tarif masuk cukup siapkan Rp 10 ribu, selanjutnya untuk masing-masing wahana pengunjung harus membeli tiket lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi menuju BNS juga tidak sulit. BNS berada di sebelah barat sekitar 5 km dari Kota Batu. Bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan sendiri, banyak angkutan umum yang akan membantu menuju ke sana. Penginapan pun sangat banyak, sebab BNS menjalin kerjasama dengan hampir semua hotel di kawasan Batu dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu Night Spectacular merupakan obyek wisata yang baru dibuka pada bulan Januari 2009. Terletak di kota Batu, Malang. Mengedepankan konsep hiburan malam yang kaya akan atraksi lampu dan wahana yang mirip dengan Jatim Park. Suasana BNS cukup ramai walaupun tidak seramai Jatim Park.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket masuk hari Senin - Jumat Rp 5.000,-&lt;br /&gt;Tiket masuk hari Sabtu - Minggu Rp 10.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Tidak ada tiket terusan di lokasi wisata ini. Wahana yang ada: gokart yang tampak menantang (tiket Rp 25.000,safety riding:  standar internasional, baju balap dan helm sudah termasuk) wahana rumah hantu, wahana film 4 dimensi,sepeda udara tertinggi (sekitar 10 meter dpl), cukup menarik sambil menikmati kilauan cahaya lampu kota Batu dari atas dan melihat berbagai wahana yang tampak dari atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahana permainan ini cocok untuk semua usia mulai anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua sekalipun. Setiap hari di BNS terdapat atraksi air mancur menari yang dapat disaksikan secara gratis di area food court BNS pada pukul 20.30 dan 22.30 wib setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya di Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPECTACULAR SHOW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mancur menari&lt;br /&gt;Layar terpanjang di Indonesia  (50m)&lt;br /&gt;Live music &amp;amp; laser show&lt;br /&gt;Every day 20.30 &amp;amp; 22.30 wib.&lt;br /&gt;Di area food court BNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OPENING NOW  (  BNS )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu Night spectacular&lt;br /&gt;Hiburan Terlengkap Seluruh Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin – Jumat : Rp.5000&lt;br /&gt;Sabtu , Minggu &amp;amp; Hari libur : Rp.10.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Hari Buka : pk.15.00 wib&lt;br /&gt;Tutup : 23.00 wib&lt;br /&gt;(Kecuali Sabtu &amp;amp; Hari Libur pk.24.00 wib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAHANA-WAHANA YANG TERSEDIA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. CINEMA 4D                                                      &lt;br /&gt; 2. CIRCUIT GO KART&lt;br /&gt; 3. SLALOM TEST&lt;br /&gt; 4. DRAG RACE&lt;br /&gt; 5. LAMPION GARDEN&lt;br /&gt; 6. GALLERY HANTU&lt;br /&gt; 7. BERBURU HANTU&lt;br /&gt; 8. NIGHT MARKET (250  STAND)&lt;br /&gt; 9. LAYAR TERPANJANG (50M)&lt;br /&gt;10. AIR MANCUR MENARI&lt;br /&gt;11. RUMAH KACA&lt;br /&gt;12. MOUSE COASTER&lt;br /&gt;13. CAFÉ OTOMOTIF&lt;br /&gt;14. FLYING SWINGER&lt;br /&gt;15. DISCO BUMPER CAR&lt;br /&gt;16. SEPEDA UDARA TERTINGGI (10 M)&lt;br /&gt;17. AERO TEST&lt;br /&gt;18. KIDS ZONE (25 MACAM MAINAN ANAK )&lt;br /&gt;19. GAMES ROOM&lt;br /&gt;20. TRMPOLIN&lt;br /&gt;21. HAND PHONE CENTER&lt;br /&gt;22. CAFÉ HANTU ELITE&lt;br /&gt;23. KARAOKE KELUARGA&lt;br /&gt;24. FOOD COURT (1.000 SEAT)&lt;br /&gt;25. WARUNG BETHANIA&lt;br /&gt;26. DAN MASIH BANYAK LAGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. ORO-ORO OMBO 200 KOTA BATU&lt;br /&gt;MALANG – JAWA TIMUR – INDONESIA&lt;br /&gt;TELP. 0341-5025111&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didirikan di atas lahan seluas 4 hektar, BNS yang terletak di Desa Oro-Oro Ombo ini memiliki fasilitas outdoor dan indoor. Ada 26 wahana yang meliputi empat jenis wisata, masing-masing wisata kuliner, permainan, belanja, dan wisata hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/batu/bns-batu-night-spectaculer"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-64084777869367070?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/64084777869367070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/batu-night-spectacular-bns-kota-batu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/64084777869367070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/64084777869367070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/batu-night-spectacular-bns-kota-batu.html' title='Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, Jawa Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFqWjWPjRI/AAAAAAAAAQE/pMm7SImoJVk/s72-c/BNS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7529881905518007602</id><published>2009-07-30T14:57:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T15:18:47.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Wisata Air Selorejo, Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFXLx70c9I/AAAAAAAAAP0/RRq6e-NAf68/s1600-h/selorejo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFXLx70c9I/AAAAAAAAAP0/RRq6e-NAf68/s320/selorejo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364164491069387730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang belum mengenal taman wisata waduk Selorejo di kecamatan ngantang, kabupaten malang? Kini bukan hanya wisata air yang ditawarkan pengelola Selorejo. Banyak program wisata lainnya yang bisa dinikmati pengunjung waduk yang dikelola jasa tirta itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu memasuki kawasan wisata yang mempunyai luas total sekitar 650 hektare tersebut, mata langsung dimanjakan oleh view yang menawan. Semakin nyaman karena pengunjung waduk yang dibangun pada 1962 tersebut juga meraskan kesejukan alami. Kesejukan hawa pegunungan. Maklum, kawasan wisata itu berada sekitar 1500 meter diatas permukaan laut (dpl).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati indah dan kesejukan Selorejo, pengujung mengeluarkan uang Rp 7500 untuk tiket masuk. Bagi yang punya hobi memancing, selorejo adalah salah satu surga para pemancing. Waduk tersebut tak pernah sepi ikan. Terutama jenis nila Tombro, Mujaer, Wader, Tawes dan Udang. Tak pernah habisnya stok ikan di Selorejo karena setiap tahunnya Jasa Tirta rutin menyebar sekitar 400 ribu sampai 500 ribu bibit ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin lebih jauh menikmati keindahan Selorejo, pengunjung bisa mengelilingi waduk dengan menggunakan perahudayung atau perahu mesin. Bila menggunakan perahu dayung, biayanya sekitar 10 ribu hingga 30 ribu. Tergantung berapa jauh jarak yang dirambah. Sedangkan bila menggunakan perahu motor, biaya yang diperlukan sekitar Rp50 ribu sampai Rp 100 ribu. Tak ada salahnya bila sudah menaiki perahu, sebaiknya mengunjungi pulau Jambu. Pulau ini berada ditengah-tengah waduk.  Pulau seluas 7,5 hektare tersebut, terlihat hamparan pohon jambu. Sekitar 7 ribu pohon sepuluh persennya merupakan pohon Jambu merah yang dipercaya mampu menaikkan trombosit darah. Untuk menuju pulau Jambu dari dermaga dengan menggunakan perahu dayung, dibutuhkan sekitar 20 menit. Di pulau buatan tersebut, pengunjung dipersilahkan menikmati buah jambu sepuasnya di tempat hanya membayar Rp 1.000 untuk ticket masuk. Bila pengunjung ingin membawa keluar jambu, 3 buah dihargai Rp 1.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengunjung yang hobi makan buah Durian, tidak sulit mencari tempat mencari tempat penjual Durian. Asalkan pintar menawar, Durian murah bisa disantap atau dibuat oleh-oleh. Pengunjung yang masih ingin berlama-lama menikmati indahnya wisata alam Selorejo jangan khawatir tak kebagian tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang suka berpetualang, pengelola sudah menyediakan kawasan untuk camping sekitar 8 hektare. Bahkan ada area untuk hiking gunung seberang waduk. Di kawasan ini, tersedia banyak penginapan. Pengelola Selorejo membangun cottage dan wisma dengan jumlah kamar sekitar 101 buah. Untuk cottage, fasilitasnya hampir menyamai hotel bintang tiga. Guna meningkatkan layanannya, sebelum pertengahan semester ini, pengelola mengebut pembangunan hotel 14 kamar dan membangun ruang pertemuan yang baru. Selain mengandalkan view, Selorejo juga mempunyai andalan jenis wisata lainnya yakni outbond. Wisata ini banyak dimanfaatkan instansi pemerintah atau swasta dari Surabaya yang mengadakan outbond di Selorejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/55"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7529881905518007602?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7529881905518007602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/wisata-air-selorejo-kab-malang-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7529881905518007602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7529881905518007602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/wisata-air-selorejo-kab-malang-jatim.html' title='Wisata Air Selorejo, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFXLx70c9I/AAAAAAAAAP0/RRq6e-NAf68/s72-c/selorejo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4109864311381798289</id><published>2009-07-30T14:36:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T14:54:58.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Taman Rekreasi Sengkaling, Kota Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFRUdn0bhI/AAAAAAAAAPs/HFd3ISbtJLU/s1600-h/sengkaling.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFRUdn0bhI/AAAAAAAAAPs/HFd3ISbtJLU/s320/sengkaling.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364158043165847058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Rekreasi Sengkaling Malang adalah tempat wisata keluarga, sesuai dengan slogannya “Wisata Impian Keluarga“, dengan berbagai macam arena permainan demi memanjakan pengunjung, diantaranya adalah taman bermain, wahana permainan di darat dan air, gedung serbaguna, kolam pemandian.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Rekreasi Sengkaling, pertama kali didirikan oleh seseorang berkewarganegaraan Belanda yaitu Mr. Coolman pada tahun 1950. Sejak tahun 1975 sampai sekarang, pengelolaan taman Rekreasi Sengkaling ini diambil alih oleh PT. Bentoel Group dengan nama PT. Taman Bentoel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dahulu pada awal beroperasinya Taman Rekreasi Sengkaling ini, hanya diperuntukkan bagi karyawan PT. Bentoel, namun dalam perkembangannya dan atas permintaan warga masyarakat agar bisa juga menikmatinya, akhirnya dibuka untuk umum. Ini menunjukkan bahwa dalam perjalanan sejarahnya, kehadiran Taman Rekreasi Sengkaling ini memang dikehendaki dan dibutuhkan oleh masyarakat. Sementara sebaliknya dengan telah kokohnya niat untuk melayani permintaan warga masyarakat yang membutuhkan sarana rekreasi, hiburan, dan kebugaran tersebut, maka tepatlah kiranya jika Taman Rekreasi Sengkaling ini selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi pengunjungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Rekreasi Sengkaling dengan luas tanah keseluruhan 9 hektar ( terbagi atas 6 hektar yang lain masih berupa taman ) ini mempunyai berbagai fasilitas yang menyebabkan keunggulan tersendiri di bandingkan tempat wisata yang lain. Salah satu keunggulan tsb ada wisata air nya, semua air yang ada berasal dari sumber alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep dasar Taman Rekreasi Sengkaling adalah sebagai tempat wisata keluarga yang bernuansa alam dan menonjolkan air sebagai fungsi utamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum Taman Rekreasi Sengkaling terdiri atas beragam fasilitas antara lain:&lt;br /&gt;5 unit kolam renang ( air panas dan air dingin )&lt;br /&gt;2 unit gedung (function room)&lt;br /&gt;13 unit permainan (Boom-boom car, sepeda air, bumper boat, kiddy train, dll).&lt;br /&gt;2 unit restoran&lt;br /&gt;Halaman parkir yang luas dan teduh&lt;br /&gt;Fitness centre&lt;br /&gt;2 unit lapangan tennis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Jam Buka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senin - Jumat pukul 06.00 - 18.00 WIB&lt;br /&gt;Sabtu, Minggu dan Hari Besar pukul 06.00 - 20.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FASILITAS:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rekreasi Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kolam Pesona Primitif, Bahtera Sengkaling, Kolam Pesona Tirta Alam, Kolam Pesona Tirta Sari, Kolam Cumi-cumi, wahana Bumper Boat dan Sepeda Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gedung Serbaguna &amp;amp; Restoran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain fasilitas permainan, TR Sengkaling juga mempunyai gedung serba guna untuk berbagai macam keperluan, Bougenville Room dan Restoran Palm sebagai tempat melepas lelah. Juga tersebar sejumlah Bale Bengong disekeliling TR Sengkaling sebagai tempat beristirahat bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk adik-adik kecil, juga tersedia beragam Wahana Permainan seperti Boom boom Car, Merry Go Round, Kiddy Train, Bumper Boat, Kiddy Ride, Luncuran dan Kincir Angin. Juga terdapat fasilitas olahraga Sengkaling Fitness Center serta Koleksi Satwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kenyamanan berlibur, TR Sengkaling dilengkapi fasilitas parkir yang rindang dan luas dengan dukungan keamanan yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAMAN REKREASI SENGKALING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jl Raya Mulyoagung 188 Malang&lt;br /&gt;Telp.0341-462260 / 468231&lt;br /&gt;Fax. 0341-463309&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/taman-rekreasi-sengkaling"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://www.wisata-sengkaling.com/index.php?page=tentangkami"&gt;Wisata Sengkaling&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4109864311381798289?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4109864311381798289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-rekreasi-sengkaling-kota-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4109864311381798289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4109864311381798289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-rekreasi-sengkaling-kota-malang.html' title='Taman Rekreasi Sengkaling, Kota Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFRUdn0bhI/AAAAAAAAAPs/HFd3ISbtJLU/s72-c/sengkaling.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3182717198523001896</id><published>2009-07-30T14:23:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T14:32:05.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Pulau Sempu, Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFLsa9CIvI/AAAAAAAAAPk/1_Y6jCP_pZQ/s1600-h/pulau+sempu.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 222px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFLsa9CIvI/AAAAAAAAAPk/1_Y6jCP_pZQ/s320/pulau+sempu.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364151857696613106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk bisa sampai ke pulau Sempu dari Surabaya diperlukan waktu sekitar 3,5-4  jam (dari Malang cukup 1,5 jam perjalanan) untuk mencapai kawasan Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas Kota Malang dan melewati Kepanjen, jalan tidak terlalu lebar dan mulai banyak daerah perladangan serta sesekali melewati pedesaan yang tidak terlalu besar. Apalagi jika perjalanan pada malam hari bertepatan dengan bulan purnama akan lebih memberikan kesan keindahan tersendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati Sendang Biru jalanan agak menyempit dan kemudian jalan aspal habis tepat di Pantai Sendangbiru. Jika membawa kendaraan sendiri bisa memarkirnya di pantai itu dan langsung membuka tenda di kawasan pantai yang penuh dengan perahu-perahu cadik kecil, perahu penumpang bermotor, dan kapal-kapal penangkap ikan. Dari Pantai Sendang Biru kita bisa menyewa kapal untuk menyeberangkan ke Pulau Sempu dengan kapasitas maksimal 15 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan lain yang bisa ditemui di Pulau Sempu adalah bagaimana bisa berenang di air yang amat jernih (di segara anakan) dan bagi yang mempunyai hobby snorkling dapat dengan leluasa menikmati pemandangan bawah laut karena tempat ini pernah jadi pembudidayaan terumbu karang tanpa harus takut terseret gelombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pulau Sempu terdapat telaga yang disebut dengan Segara Anakan. Tempat ini lebih mirip telaga kecil yang dikelilingi batu karang tinggi yang membatasinya dengan laut lepas, laut selatan atau Laut Indonesia yang bergelombang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suplai air ke telaga ini berasal dari karang yang berlubang besar di tengahnya, yang secara periodik menyajikan pemandangan indah percik-percik air deburan ombak yang menghantam karang. Sebagian air itu mengalir masuk ke Segara Anakan di Pulau Sempu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain berenang di kolam raksasa ini, pengunjung juga bisa bersantai dengan bermain voli pantai. Bagi yang menyukai suasana alam yang asli, jauh dari kebisingan kehidupan modern, Pulau Sempu memberikan solusi. Jangan mengharapkan ada hotel berbintang, selain tempat tidur yang dibawa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu juga bisa memanjat karang yang mengitari Segara Anakan, dari atas karang kita bisa melihat deburan ombak laut lepas yang mengikis terbing-tebing raksasa, sangat indah memang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/pulau-sempu-malang"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3182717198523001896?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3182717198523001896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-sempu-kab-malang-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3182717198523001896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3182717198523001896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-sempu-kab-malang-jatim.html' title='Pulau Sempu, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFLsa9CIvI/AAAAAAAAAPk/1_Y6jCP_pZQ/s72-c/pulau+sempu.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3010508034144843603</id><published>2009-07-30T14:02:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T14:14:50.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Museum Resto "Inggil", Kota Malang, Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFID-1h8CI/AAAAAAAAAPc/aHF13fZNWOs/s1600-h/inggil_inside.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 193px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFID-1h8CI/AAAAAAAAAPc/aHF13fZNWOs/s320/inggil_inside.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364147864419299362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Resto dalam balutan seni dan budaya yang tersaji apik dalam performa yang sarat estetika. Janji inilah yang ditawarkan Inggil Museum dan Resto di Kota Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala kita berkunjung ke Kota Malang mampirlah ke Inggil Museum and Resto. Kaki perlahan melangkah di teras rumah makan yang berada di Jalan Gajahmada 4 Malang ini, suasana akan terasa bak memasuki rumah jawa bergaya kuno.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus melangkah pelan, kita akan menjumpai beberapa bingkai foto yang dipajang di dinding resto. Beberapa foto suasana Kota Malang tempo dulu. Seperti salah satu sudut Kota Malang, Kajutangan dari masa ke masa, kumpulan dari beberapa uang jaman Belanda, dan masih banyak koleksi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi di sebuah ruangan yang juga digunakan sebagai tempat makan. Didalamnya penuh dengan berbagai koleksi berharga. Misal saja mesin pengeriting rambut jaman Belanda, koleksi foto pembumihangusan Kota Malang pada tanggal 24 Juli 1947, pemandangan Kota Malang dari tahun 1980 sampai dengan 1900, antara lain perempatan Oro-oro Dowo, Hotel Malang, Terminal Alun-alun, tari topeng Malang di depan pendopo kabupaten, dan rumah asisten residen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ada satu lagi yang cukup kental nilai historinya. Beberapa bingkai foto dari prosesi upacara peresmian monumen Tugu di Alun-alun Bunder Kotamadya Malang, oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno pada 30 Agustus 1950.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di sudut lain, kita akan menjumpai topeng-topeng Malang yang dipajang berjajar secara rapi. Dan di dinding tempat makan yang bagian dalam kita juga akan menjumpai berbagai benda-benda kuno, juga memiliki nilai pelajaran sejarah yang sangat tinggi. Setelah itu, kita akan terperanjak kala mengetahui jika di dalam resto ini terdapat sebuah panggung pertunjukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, panggung itu setiap malam hari dipergunakan untuk live music, mulai dari keroncong, ketoprak, hingga campursari,” ujar Dwi Cahyono, owner Inggil Museum and Resto pada EastJava Traveler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kaya Edukasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala banyak resto memanjakan para penikmat dengan beberapa hidangan baru penuh kelezatan saja. Berbeda dengan konsep yang dihadirkan Inggil Museum and Resto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal Dwi Cahyono, memang bermaksud menghadirkan sebuah tempat yang bisa dijadikan belajar akan sejarah dan budaya. Karena itupula dia menggunakan moto Belajar tanpa Terasa buat resto ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kita ingin mengundang orang-orang datang kemari untuk mengenali diri sendiri. “Terutama perasaan ini saya harap muncul setelah melihat benda-benda peninggalan budaya yang ada di sini,” kata pria berumur 42 tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak salah bila tempat ini mirip bagai museum, yang kaya akan nilai-nilai edukasi. Karena tempat ini mulanya adalah sebuah rumah yang didesain untuk museum. Hingga akhirnya pada awal Juni 2004 dikembangkan menjadi museum and resto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Citarasa Kuliner Nusantara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai restoran yang menonjolkan pada sisi akar budaya bergaya Jawa Tradisional. Di Inggil Museum and Resto tersedia banyak pilihan menu-menu favorit bercitarasa Jawa Tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantaranya berbagai menu ikan segar. Seperti gurami, kakap merah, kakap putih, kerapu, dorang, lele, udang, dan cumi-cumi. Semua diolah dengan bumbu cukup tradisional, baik goreng, baker, maupun asam manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu lainnya yang juga cukup lezat ada ayam goreng dan bakar, sup, rawon buntut, sup buntut, sayur asem, cah kangkung, cah taoge, urap-urap, terancam, pecel sayur, tempe, tahu penyet, sate daging, sate ayam, mendol goreng, pepesan tongkol atau tahu. Sedangkan untuk nasinya ada dua macam, nasi putih atau nasi jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menu yang paling banyak diburu, ada sebuah menu unik dan tradisional sekali adalah sambal pecel terong. Menu ini disajikan dengan sambal kacang yang khas ditambah dengan telur ayam yang dikukus. Hmmm, bisa ditebak betap nikmat rasanya yang begitu menggugah selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk special beverage ada banyak pilihan menarik, yang cocok buat pengusir dahaga. Seperti aneka jus, es buah, es kopyor, wedang ronde, jamu kebonagung, wedang jahe, es beras kencur, dan masih banyak macam minuman lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/museum-resto-inggil"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3010508034144843603?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3010508034144843603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/museum-resto-inggil-kota-malang-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3010508034144843603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3010508034144843603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/museum-resto-inggil-kota-malang-jawa.html' title='Museum Resto &quot;Inggil&quot;, Kota Malang, Jawa Timur'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFID-1h8CI/AAAAAAAAAPc/aHF13fZNWOs/s72-c/inggil_inside.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3619616302405781810</id><published>2009-07-30T11:48:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T13:57:40.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFEKtQDYFI/AAAAAAAAAPU/X-MS6YKSHR8/s1600-h/bromo118.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFEKtQDYFI/AAAAAAAAAPU/X-MS6YKSHR8/s320/bromo118.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364143581911277650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru termasuk dalam 4 (empat) wilayah Kabupaten, yaitu Kab. Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kab. Malang dan Kab. Lumajang. Kawasan ini banyak dikenal oleh wisatawan asing maupun do­mestik, terutama kawasan Bromo. &lt;span class="fullpost"&gt;Untuk menuju G. Bromo dari arah Pasuruan: Dari Surabaya kita ke Probolinggo dan turun di Pasuruan. Selanjutnya menuju Tosari - Wonokitri. Di sini kita dapat bermalam di hotel atau losmen atau dapat juga langsung meneruskan perjalanan menuju G. Penanjakan, atau masuk ke lautan Pasir dan menuju puncak G. Bromo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Bromo merupakan satu dari tiga gunung baru yang muncul di Kaldera Tengger Kuno. Dua gunung lain yang mengapit Gunung Bromo adalah gunung Batok di sisi utara dan Gunung Kursi di selatan. Yang menyempurnakan pemandangan Bromo yang lebih luar biasa itu adalah latar belakangnya yang dihiasi Gunung Semeru yang menjulang lebih tinggi daripada Bromo maupun dua gunung yang lain dan selalu mengeluarkan debu vulkanik (pokoknya very exotic, amazing and wonderfull deh… Allahu Akbar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanjakan merupakan titik pandang terbaik ke arah kawasan G. Bromo, dimana Kawah Bromo nampak sebagai suatu panorama yang amat eksotis, dengan kepulan asap dan warna-warni punggungan bukit bekas lelehan lava belerang disekitarnva dan hamparan padang pasir mengelilinginva. Disini pemandangan matahari terbitpun nampak lebih indah dengan puncak G. Semeru sebagai latarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dari arah Probolinggo, kita berkendara ke  Sukapura terus Ngadisari. Dari Ngadisari naik kendaraan/berjalan kaki menuju Cemoro Lawang sejauh 3 Km. Di Cemoro Lawang kita dapat bermalam di hotel maupun losmen atau di rumah-rumah penduduk. Besok pagi-pagi sekali kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawah G. Bromo yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki maupun naik kuda sewa, untuk menyaksikan panorama matahari terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sekitar G. Bromo yaitu masyarakat Tengger mempunyai upacara tradisi tahunan yaitu upacara melempar sesaji pada tengah malam (tepat pkl. 24.00 WIB), yang disebut dengan upacara “Kasodo”. Upacana adat Tengger ini, biasanya sangat meriah dan sering dihadiri oleh pejabat-pejahat tinggi serta masyarakat Indonesia lainnya juga para turis asing  yang jumlahnya mencapai puluhan ribu pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu di kawasan Bromo ini antara 5 - 14 C. Dan padang pasir Bromo kita dapat naik ke G. Batok, G. Kursi, maupun G. Pananjakan. Di kawasan G. Bromo ini banyak dijumpai panorama yang sangat menakjubkan. Untuk menuju Gunung yang tertinggi di Pulau Jawa yaitu G. Semeru ( 3.676 m) ~ paling mudah dicapai adalah dari arah Malang dengan naik kendaraan ke Tumpang, kemudian menuju desa Ranupane (2.200 m) dengan melewati desa Gubug Klakah (1.100 m) dan Ngadas (2.000 m) dengan Truk atau Jeep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Ranupane (2.100 m) adalah desa terakhir dan tempat pemeriksaan serta pos untuk melapor bagi para pendaki untuk naik, dan juga terdapat pondok pendaki untuk bermalam dan beristirahat. Ranu Pane mempunyai penduduk sekitar 100 orang yang merupakan perkampungan kecil, pekerjaan mereka pada umumnya bertani sayur-sayuran. Selain terdapat Ranu (danau) Pane, disebelahnya tendapat ranu lagi yang namanya Ranu Regulo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke Puncak G. Semeru dimulai dan desa Ranu Pane menuju Ranu Kumbolo pagi harinya pukul 7.00 melalui jalan setapak, jaraknya 13 Km., tidak terlalu terjal dengan memakan waktu sekitan 3-4 jam perjalanan. Di Ranu Kumbolo ada Pondok Pendaki untuk istinahat dan memasak. Daerah ini airnya melimpah dan berada pada ketinggian 2.400 m dari permukaan laut. Ranu Kumbolo memiliki pemandangan yang sangat indah terlebih pada pagi hari bila kita dapat melihat matahani terbit dari celah-celah bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ranu Kumbolo perjalanan dilanjutkan menuju Kalimati (2.700 m) melalui hutan cemara dimana kadang kita jumpai burung dan kijang. Penjalanan ini ditempuh 2 - 3 jam / 10 Km. Di sini kita dapat mendirikan tenda, dan apabila kita membutuhkan air dapat menuju Sumbermani, ke arah barat menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh perjalanan 1 jam pulang pergi. Tetapi dianjurkan, kebutuhan air telah dipersiapkan di Ranu Kumbolo. Sebenarnya kita dapat juga berkemah di Ancopodo 1 jam perjalanan dari Kalimati ke arah puncak G. Semeru tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering tenjadi longsor di kawasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kalimati biasanya para pendaki memulai pendakian menuju puncak pagi-pagi sekali, yaitu sekitar pukul 2 - 3 pagi dengan melalui hutan cemara (selama 1 jam) dan bukit pasir (selama 2 - 3 jam) untuk sampai di puncaknya, dengan keadaan jalan yang terjal menanjak. Puncak Semeru yang biasa didaki adalah Puncak “Mahameru”. Dari puncak ini akan terlihat kawah yang disebut “Jonggring Saloko” dan yang uniknya setiap 10-15 menit sekali menyemburkan batuan vulkanis dengan didahului asap yang membumbung tinggi. Suhu di puncak Mahameru dingin sekali yaitu 0-4 C yang kadang-kadang berkabut tebal disertai badai angin. Pada saat badai dianjurkan untuk menunda pendakian ke puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panorama dari Puncak Mahameru tak akan pernah terlupakan indahnya, dimana terlihat puncak-puncak gunung di Jawa Timur, pesisir dan pantai, serta matahari terbit di ufuk timur.  Mendaki G. Semeru sebaiknva dimusim kemarau yaitu pada bulan-bulan Juni, Juli, Agustus dan September. Pendaki juga dianjurkan untuk tidak mendaki pada musim hujan di bulan Januani dan Februari, dimana sering terjadi badai dan tanah longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari puncak turun kembali ke kemah (Kalimati) dibutuhkan waktu 1 jam, dan 3 jam untuk sampai di Ranu Kumbolo dan diperlukan 3 jam lagi untuk mencapai Ranu Pane. Bila sampai di Ranu Pane menjelang sore, kita bisa terus turun ke Gubug Klakah atau ke Tumpang dengan jeep, atau kita bisa bermalam di Ranu Pane dan besok paginya kita dapat turun kembali ke Tumpang. Turun dari Ranupane ke arah Tumpang kita dapat juga menuju ke kawasan G. Bromo, melalui pertigaan Jemplang (2 km sebelum desa Ngadas) ke arah kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/mendaki-bromo-semeru"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3619616302405781810?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3619616302405781810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-nasional-bromo-tengger-semeru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3619616302405781810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3619616302405781810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/taman-nasional-bromo-tengger-semeru.html' title='Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnFEKtQDYFI/AAAAAAAAAPU/X-MS6YKSHR8/s72-c/bromo118.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-6859369219153196810</id><published>2009-07-30T11:41:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T11:46:19.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Kebun Teh Wonosari, Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnElUsyg_wI/AAAAAAAAAPM/8OGmkw4g-uc/s1600-h/kebteh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnElUsyg_wI/AAAAAAAAAPM/8OGmkw4g-uc/s320/kebteh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364109668725620482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kebun Teh Wonosari ini dapat ditempuh kurang lebih dalam waktu 1,5 jam dari Kota Malang. Perjalanannya cukup mudah meski pada saat berbelok dari Lawang menuju Kebun Teh Wonosari, jalanan sudah mulai agak sulit. Di samping sempit, jalanan yang ditempuh juga berliku-liku dan menanjak. Pada saat berpapasan dengan kendaraan lain, salah satu harus mengalah supaya bisa lewat. Banyak jalan yang mengharuskan kita menggunakan gigi persneling 1 karena tanjakan yang curam dan belokannya yang tajam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di pntu masuk Perkebunan Teh Wonosari Malang, kita disambut oleh hamparan kebun teh yang hijau, namun sayang sekali pada saat kami sampai di sana, hujan telah turun dengan derasnya, sehingga pemandangan hijau yang asri ini tidak dapat kami abadikan dengan sempurna. Selanjutnya kita melewati loket masuk dan membayar Rp 20.000 untuk 4 orang. Setelah masuk kita langsung menuju ke tempat parkir utama. Di sebelah tempat parkir utama ini ada kolam renang air panas, dan juga arena ATV (All Terrain Vehicle). Untuk mencoba menikmati mengendarai ATV ini, kita harus membayar Rp 20.000 untuk beberapa jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita pergi ke sana dalam jumlah banyak orang, kita bisa mengikuti outbond, mengendarai kuda atau ATV mengelilingi hamparan kebun teh, melihat proses pemetikan daun teh, pemrosesan teh di pabrik dan juga mencicipi langsung teh racikan pabrik. Di sana juga ada area untuk camping, sehingga kita bisa bermalam dalam tenda dalam suasana alam yang sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penyuka fotografi, kebun teh ini memiliki banyak spot yang bisa diabadikan, jika cuaca mendukung. Hamparan kebun teh yang menghijau, kabut di pagi hari dan potensi adanya ray of light yang indah sangat tepat untuk mengasah ilmu fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udara sejuk pegunungan Argopura ini sangat cocok dan sehat untuk kesehatan tubuh dan pikiran sehingga stress dan penat setelah beberapa hari bekerja dapat berkurang dan tubuh menjadi segar kembali untuk memulai aktivitas kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/kebun-teh-wonosari"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-6859369219153196810?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/6859369219153196810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/kebun-teh-wonosari-kab-malang-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6859369219153196810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/6859369219153196810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/kebun-teh-wonosari-kab-malang-jatim.html' title='Kebun Teh Wonosari, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnElUsyg_wI/AAAAAAAAAPM/8OGmkw4g-uc/s72-c/kebteh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2681319861275564974</id><published>2009-07-30T10:49:00.002+07:00</published><updated>2009-07-30T11:32:17.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Kawah Ijen, Kab. Bondowoso, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEiK8A_t3I/AAAAAAAAAPE/aFPgCwRtpGs/s1600-h/kawah+ijen.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEiK8A_t3I/AAAAAAAAAPE/aFPgCwRtpGs/s320/kawah+ijen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364106202479310706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengagumkan. Itulah kesan yang acap dirasakan siapa pun yang menyaksikan keindahan panorama Kawah Gunung Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Obyek wisata yang berada di kawasan pegunungan Ijen-Merapi, ujung timur Pulau Jawa, ini memang menawarkan banyak hal. Semakin lama dipandang, kesan ganas yang melekat pada nganga kawah ini berangsur sirna.&lt;span class="fullpost"&gt;Bayangan kengerian pada gunung berapi yang biasanya mampu melumatkan semua makhluk hidup saat menyemburkan lava panas dari perut bumi pun hilang. Kesan menakutkan itu berganti dengan rasa takjub dan decak kagum tiada habisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawah yang luasnya sekitar 5.466 hektar ini menyimpan eksotisme kawah gunung berapi. Ketenangan air kawah yang berwarna hijau kebiru-biruan itu mengesankan keanggunan. Pemandangan di sana akan lebih menakjubkan bila dinikmati di pagi hari. Air kawah yang volumenya sekitar 200 juta meter kubik dengan panas mencapai 200 derajat celcius itu memancarkan kemilau hijau keemasan saat sinar mentari menerpa dari balik Gunung Merapi, saudara kembar Gunung Ijen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan itu dijaga oleh dinding kawah yang terdiri dari bebatuan solfatra dan lapili. Kedua bebatuan itu merupakan endapan erupsi yang berwarna hitam legam. Sesekali asap putih tebal menutup permukaan kawah saat angin berhembus dari arah Gunung Merapi. Sekejap kemudian, bau belerang menyengat menyeruak tatkala angin naik dari dasar kawah. Aroma khas itu berasal dari lokasi penambangan batu belerang yang ada di sisi tenggara kawah yang berukuran 1.160 meter x 1.160 meter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekitar 300 gunung api yang tersebar di kepulauan Indonesia, Ijen yang berada di ketinggian 2.368 dari permukaan laut memang punya keunikkan yang tiada duanya. Selain eksotisme kawah yang menakjubkan, dataran tinggi yang masuk area Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) ini cocok dijadikan tujuan pendakian untuk keluarga. Khususnya, bagi mereka yang gila akan petualangan di alam bebas. Ini didukung dengan fasilitas pendukung seperti jalan menuju lokasi, camping ground, penginapan, serta pondok wisata sudah tersedia cukup memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain eksotisme kawah, kesejukkan alam pegunungan yang masih perawan juga dimiliki Ijen. Di sini, padang savana dan hutan stepa dengan rumput liar setinggi rata-rata satu meter juga bisa kita dapati. Savana dan stepa yang luasnya mencapai 10 ribu hektar itu berada di antara deretan gunung-gunung yang puncaknya berketinggian rata-rata 2.000 meter. Deretan gunung yang membentang dari Banyuwangi hingga Bondowoso ini tampak hijau kebiruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada belasan gunung di sana. Di antaranya, Gunung Kendeng, Ringgih, Merapi, Ijen, Papak, Widodaren, Pawenan, Rante, Jampit, Raung dan Suket, Kukusan, Deleman, Pendil, Kenteng, Panduan, Anyar, dan Gunung Lingker. Kesemua gunung yang meliputi dataran tinggi seluas 300 km persegi itu menantang siapa pun untuk melakukan pendakian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesona alam pegunungan kian lengkap di bulan Agustus dan September. Di kawasan pegunungan Ijen dan Merapi, pengunjung akan menjumpai bunga edelweiss. Bunga berwarna kuning dan putih itu tumbuh di lereng-lereng pegunungan. Hamparan edelweiss itu bak permadani berhiaskan lautan bunga tatkala sedang mekar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjangkau Kawah Ijen tidaklah sulit. Ada dua rute yang bisa ditempuh, yakni lewat kota Bondowoso (210 km dari Surabaya) atau melewati kota Banyuwangi (sekitar 290 km dari Surabaya). Kedua jalur itu menjanjikan pemandangan alam pegunungan yang sejuk dan asri. Di sepanjang jalan beraspal mulus, hamparan kebun kopi, padang ilalang, dan hutan perdu yang luas menyapa siapa pun yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Bondowoso, jarak yang harus ditempuh sejauh 72 kilometer. Kendaraan umum akan siap mengantar pengunjung hingga Desa Sempol (57 km dari Bondowoso). Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju Pos Paltuding sejauh 15 km. Rute Sempol-Paltuding ini adalah trek menanjak yang bisa ditempuh dengan kendaraan sewa khusus karena tak ada lagi kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan kedua, Ijen ditempuh dari arah timur (Banyuwangi). Jalur ini lebih disukai oleh wisatawan asing yang menyempatkan diri mampir dari Bali. Selain jaraknya lebih dekat (30 km), di sepanjang perjalanan banyak alternatif obyek wisata lain yang bisa dikunjungi. Di antaranya agrowisata kebun kopi Kaliklatak dan wisata budaya Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Lewat jalur ini wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan naik truk milik PT Candi Arimbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai Paltuding, pengunjung harus berjalan kaki melewati hutan cemara dan perdu sejauh empat km sampai ke puncak kawah Ijen. Rute ini juga rute tetap para buruh pengangkut belerang. Kondisi jalan tanah yang selalu basah ini relatif lebar dan dilengkapi dengan pos-pos peristirahatan sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela hutan pinus dan cemara sepanjang jalan dari Pos PHPA Paltuding hingga Pondok Seng, pengunjung bisa menikmati sepuasnya aroma harum bunga edelweiss (Anaphalis Javanica). Dengan seabreg pesona yang dimilikinya, tidak heran jika Ijen sudah menjadi obyek wisata tujuan utama kedua di Jatim setelah Gunung Bromo di Probolinggo. Bahkan saking banyaknya wisatawan yang datang ke Ijen, antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi sering bertengkar untuk memperebutkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/eksotisme-kawah-ijen"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2681319861275564974?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2681319861275564974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/kawah-ijen-kab-bondowoso-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2681319861275564974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2681319861275564974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/kawah-ijen-kab-bondowoso-jatim.html' title='Kawah Ijen, Kab. Bondowoso, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEiK8A_t3I/AAAAAAAAAPE/aFPgCwRtpGs/s72-c/kawah+ijen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2287893218100109021</id><published>2009-07-30T09:36:00.002+07:00</published><updated>2009-07-30T09:54:27.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Bukit Flora Nongkojajar, Kab. Pasuruan, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnELRIK7aKI/AAAAAAAAAO8/HYo9zVNmggI/s1600-h/bukit+flora.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnELRIK7aKI/AAAAAAAAAO8/HYo9zVNmggI/s320/bukit+flora.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364081020053973154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada satu wahana wisata pendidikan (didukung sepenuhnya oleh ITS Surabaya) yang cukup menarik terletak di Desa Tutur, Kecamatan Tutur Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan yang sekarang ramai di kunjungi oleh para wisatawan domestik yang sebagian besar dari daerah-daerah yang ada di Propinsi Jawa Timur.&lt;span class="fullpost"&gt;Umumnya yang datang berkunjung selain dari instansi juga dari para siswa mulai dari tingkat Taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi dan ada juga dari kalangan umum atau keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ramai di kunjungi pada hari libur sekolah atau pas hari libur nasional. sarana dan prasarana yang ada meliputi: Panduan praktek cara menanam bunga, macam-macam bunga hias, tempat bermain anak-anak, outbound panjat tangga ala militer, outbound flying fox, lomba tarik tambang, lomba ketangkasan tendang bola, ketangkasan piring terbang, lomba merayap, titian keseimbangan, titian atas, ketangkasan bermain donat, kolam renang anak, titian kesimbangan tali dan masih banyak lagi yang bisa kita nikmati bersama. Selain itu, di sekitar lokasi juga di sediakan berbagai makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas di Bukit Flora, melanjutkan kunjungan wisata ke tempat wisata desa di antaranya : Agrowisata Krisna, Kebun Strawberry, Diary Farm (Koperasi Pemerah Susu) KSP Setia Kawan, Kebun Bunga Krisan, Bukit Flora dan yang terakhir ke Bakti Alam Farm yang menyuguhkan beraneka ragam jenis buah kurang lebih ada 40 jenis buah dan sub buah masing-masing abuah ada kurang lebih 15 jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Air Terjun Coban Waru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bermacam-macam buah dan bunga, Nongkojajar juga memiliki potensi alam berupa Air Terjun Coban Waru (water fall in love). Kenapa kami menyebutnya Water Fall In Love, karena “Waru” adalah berasal dari bahasa Jawa yang artinya Gambar Hati atau kita bisa mengatakan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal Muasal atau dongeng lebih lengkapnya tentang air terjun ini masih belum begitu jelas. tapi tidak jauh berbeda seperti air terjun lain, air terjun coban waru juga sebenarnya sering dikunjungi oleh kaum-kaum muda yang ingin merasakan indahnya alam dan kesejukan udara. Selain itu tempat ini juga sering digunakan oleh organisasi-organisasi yang ingin melakukan diklat atau hanya sekedar camping karena tempat ini memang masih benar-benar alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Terjun ini tepatnya berada diantara dua desa yaitu Wonosari dan Kayukebek, atau satu jam perjalanan dari pasar Nongkojajar. Dengan curah hujan rata-rata 1.800 mm/th dengan bulan basah antara November sampai Maret dan bulan kering antara bulan April hingga Oktober yang mencapai suhu sekitar 22°C ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolam Pancing Pak Sawo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang hoby mancing ternyata di Nongkojajar tepatnya di Desa Sumber Pitu Kecamatan Tutur terdapat kolam pancing yang lumayan asyik untuk di jadikan salah satu wisata keluarga. Kolam pancing yang di kelola oleh Bapak Sawo ini menyediakan berbagai jenis ikan di antaranya adalah ikan mujair, ikan lele dan ikan bawal. Kalau pas hari libur atau hari Rabu dan Minggu selalu ramai di kunjungi oleh para penggemar mancing baik yang ada di sekitar Kecamatan Tutur maupun di luar Kecamatan Tutur. Malahan sudah sering di adakan lomba mancing. Untuk itu bagi wisatawan asing maupun domestik kalau mau berkunjung ke Nongkojajar jangan lupa berkunjung ke Kolam pancing, selain tempatnya nyaman juga sejuk dan alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/bukit-flora-pasuruan"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2287893218100109021?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2287893218100109021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/bukit-flora-nongkojajar-kab-pasuruan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2287893218100109021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2287893218100109021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/bukit-flora-nongkojajar-kab-pasuruan.html' title='Bukit Flora Nongkojajar, Kab. Pasuruan, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnELRIK7aKI/AAAAAAAAAO8/HYo9zVNmggI/s72-c/bukit+flora.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-2333065736231456574</id><published>2009-07-30T09:12:00.005+07:00</published><updated>2009-07-30T09:35:30.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Air Terjun Cobanrondo, Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEGAthyvWI/AAAAAAAAAO0/OarFsQOjjyY/s1600-h/coban+rondo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 230px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEGAthyvWI/AAAAAAAAAO0/OarFsQOjjyY/s320/coban+rondo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364075240466070882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Air Terjun Coban Rondo merupakan salah satu obyek wana wisata yang dimiliki Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terletak ± 12 km dari Kota Batu, atau tepatnya di Desa Pandesari Kec. Pujon. Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo adalah kawasan wana wisata yang paling mudah ditempuh. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi obyek wana wisata ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air terjun Cobanrondo memiliki ketinggian 84 meter, berada pada ketinggian 1135 meter dari permukaan air laut, tepatnya di desa Pandesari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Air yang mengalir berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Objek wisata ini pertama kali dibangun pada tahun 1980 dan merupakan bagian dari wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Perum Perhutani Malang. Dari data statistik yang ada, air terjun Cobanrondo memiliki debit air 150 liter/detik, sedangkan pada musim kemarau hanya 90 liter/detik. Selain untuk tujuan wisata, air terjun Cobanrondo juga digunakan untuk pengelolaan air minum melalui PDAM untuk masyarakat Kecamatan Pujon. Selain wisata air terjun, wana wisata Cobanrondo juga sering dijadikan sebagai tempat berkemah. Pada musim ospek maka bumi perkemahan di Cobanrondo ini sering penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Legenda Coban Rondo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dibalik Air Terjun Cobanrondo, bermula dari sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, sedangkan mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Setelah usia pernikahan mereka menginjak usia 36 hari atau disebut dengan Selapan (bahasa Jawa), Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro, yang merupakan asal dari suami. Namun orang tua Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena usia pernikahan mereka baru berusia 36 hari atau disebut selapan. Namun kedua mempelai tersebut bersikeras pergi dengan resiko apapun yang terjadi di perjalanan. Ketika di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono, yang tidak jelas asal-usulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya Joko Lelono terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan berusaha merebutnya. Akibatnya perkelahian antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusumo tidak terhindarkan. Kepada para pembantunya atau disebut juga puno kawan yang menyertai kedua mempelai tersebut, Raden Baron Kusumo berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang terdapat di Coban atau air terjun. Perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono berlangsung seru dan mereka berdua gugur. Akibatnya Dewi Anjarwati menjadi seorang janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Sejak saat itulah Coban atau air terjun tempat bersembunyi Dewi Anjarwati dikenal dengan COBAN RONDO. Konon batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri yang merenungi nasibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo terletak di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dengan jarak tempuh setengah jam dari pusat Kota Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iklim &amp;amp; Kondisi Geografis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curah hujan rata-rata 1.721 mm/th, dengan bulan basah pada bulan Nopember sampai bulan Maret dan bulan kering pada bulan April sampai dengan Oktober dengan suhu rata-rata 22°C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersedia tempat parkir yang luas, kios-kios makanan dengan harga terjangkau di dekat lokasi perkemahan, serta tersedianya sarana tempat beribadah bagi umat muslim, dan toilet yang terdapat di beberapa lokasi Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/air-terjun-coban-rondo"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-2333065736231456574?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/2333065736231456574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/air-terjun-cobanrondo-kab-malang-jatimr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2333065736231456574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/2333065736231456574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/air-terjun-cobanrondo-kab-malang-jatimr.html' title='Air Terjun Cobanrondo, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEGAthyvWI/AAAAAAAAAO0/OarFsQOjjyY/s72-c/coban+rondo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-4414434463087369635</id><published>2009-07-30T08:48:00.002+07:00</published><updated>2009-07-30T09:08:16.182+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Timur'/><title type='text'>Agrowisata Lebah, Kab. Malang, Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEAcOt09pI/AAAAAAAAAOs/3yGaL4J6Mx0/s1600-h/lebah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 224px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEAcOt09pI/AAAAAAAAAOs/3yGaL4J6Mx0/s320/lebah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364069116161619602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Wisata plus bonus mencicipi MADU +  SENGATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kota wisata, Malang tentu punya banyak pilihan berlibur. Tak hanya untuk senang-senang, tapi juga untuk sarana edukasi dan meningkatkan kecintaan pada lingkungan. Ada obyek agrowisata yang belum seberapa popular di Malang. Namanya, agrowisata tawon di Jl Dr Wahidin, Lawang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya wisata menawarkan kelebihan-kelebihan dari sosok serangga lebah atau tawon. Pantas di sebut plus-plus karena pengunjung akan di sediakan berbagai manfaat dari serangga penyengat ini. Karena selain bisa menikmati sajian alam pembuktian seluas 2,5 hektare dengan aneka tanaman tropisnya yang menjadi habitat para lebah berkembang. Pengunjungpun bisa mencoba semua kelebihan dari serangga berbisa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya dari badan serta berbagai produk olahannya saja, namun sengatannya pun bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif terapi sengatan lebah. Di beberapa daerah di Indonesia, terapi ini sudah cukup popular. Hasil olahan tawon pun bisa dimanfaatkan sebagai produk makanan yang kalah lezatnya. Sebut saja botok tawon (pepes tawon) dan osek (sejenis masakan kare). Dua masakan ini berbahan dasar larva lebah dan lebah muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, manfaat obat-obatan yang dihasilkan dari produk hasil kerja para pasukan tawon. Misalnya madu (makanan pokok lebah), bee pollen (serbuk sari bunga jantan yang menempel di kaki lebah), dan royal jelly (air liur lebah yang menjadi makanan ratu). Selain itu juga ada propolis (getah tanaman yang dihisap lebah), lilin lebah (hasil pembakaran dari sarang lebah), dan yang terakhir larva (cikal bakal lebah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep wisata yang masih dalam penyempurnaan ini sudah beroperasi sejak tahun 1970 silam. Antara lokasi peternakan, show room aneka produk hasil olahan tawon, dan rumah makan yang berada di tempat yang terpisah. Untuk peternakan berada di tempat sebelah barat ruas jalan poros Malang-Suarabaya. Tepatnya, ada di pertigaan jalan ke arah barat menuju pabrik pemintalan benang PT Patal, Lawang. Sedangkan showroom berada di sebelah timur lokasi peternakan. Sementara untuk rumah makan yang menyediakan menu khusus tawon, berada di sebelah timur jalan poros Malang-Surabaya, berhadapan dengan showroom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju wisata ini, pengunjung tidak terlalu kesulitan, jika naik kendaraan pribadi dari arah Surabaya, jarak dari pasar Lawang hanya sekitar 7 kilometer. Sedang jika dari terminal Arjosari-Kota Malang, jaraknya sekitar 17 kilometer. Untuk sekedar berjalan dan melihat-lihat lokasi peternakan, pengelola tidak menarik karcis masuk alias gratis. Area parkir luas. Hanya saja jalan untuk menuju lokasi peternakan agak sempit. Untuk mobil jenis sedan dan station masih bisa masuk, namun jika bus sulit dan harus parkir di luar area peternakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk area peternakan, kita bisa melihat puluhan koloni yang dijajar rapi di tepi jalan. Biasanya, di area ini terdapat sebanyak 12.000 koloni tawon. Satu koloni dipimpin oleh ratu yang memiliki 8 sarang tawon sebanyak kurang lebih 15 ribu ekor. Koloni-koloni itu terbuat dari kotak kayu. Ukurannya sebesar kotak surat. Di sekitar hutan buatan itu, kurang lebih 20 persennya, pengelola memanfaatkan untuk kawasan pendidikan. Bangunan dua lantai berukuran 8 x 20 meter ini, dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan rumah tawon yang tidak terpakai di lantai 1. Sedangkan di lantai II didesain ruang terbuka tanpa dinding sebagai ruang penyuluhan. Di sekitar bangunan utama itu, ada sekitar empat bangunan berukuran sedang berupa gazebo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://wisatamalang.com/artikel-wisata/agrowisata-lebah"&gt;Wisata Malang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-4414434463087369635?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/4414434463087369635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/agrowisata-lebah-kab-malang-jatim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4414434463087369635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/4414434463087369635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/agrowisata-lebah-kab-malang-jatim.html' title='Agrowisata Lebah, Kab. Malang, Jatim'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/SnEAcOt09pI/AAAAAAAAAOs/3yGaL4J6Mx0/s72-c/lebah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-7392713043087517903</id><published>2009-07-29T05:53:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T05:56:44.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DKI Jakarta'/><title type='text'>Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm-CFsZR7SI/AAAAAAAAAOk/6Rv07tjOWqY/s1600-h/pulaubidadari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm-CFsZR7SI/AAAAAAAAAOk/6Rv07tjOWqY/s320/pulaubidadari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363648715549699362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pulau Bidadari, Pulau Bidadari merupakan salah satu tempat wisata di Pulau Seribu dengan menggunakan speed boat kita hanya membutuhkan waktu 20 - 30 menit untuk sampai ke sana. Dengan design Indonesia style ( Jawa &amp;amp; Manado ), dulu sebelum dinamakan Pulau Bidadari, Pulau ini biasa disebut dengan Pulau Sakit, karena dulu Pulau ini biasa digunakan untuk tempat pengasingan bagi orang yang terkena penyakit Kusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekitar tahun 1976 Pulau ini ( Pulau Sakit ) mulai berbenah diri, mereka ingin mempunyai Pulau yang dapat di buat rekreasi untuk orang- orang yang tinggal di Jakarta. Maka pada tahun 1976 , Pulau ini berubah menjadi Pulau Bidadari. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pulau ini sebenarnya merupakan tempat bersejarah, di Pulau ini terdapat Benteng Martelo ( Benteng peninggalan sejarah Belanda ), Pulau Bidadari diapit 3 Pulau, Pulau Kelor, Onrust &amp;amp; Cipir. Fasilitas di Pulau Bidadari tidak berbeda dengan Pulau-pulau resort yang ada di Pulau Seribu, Jet Ski, Banana Boat, AVT, Fun Bike dll. Untuk Informasi &amp;amp; reservasi silahkan hubungi kami di 021.68274005/6406166/6407344.atau email : wijayatama@pulauseribu-wisata.com atau kunjungi website kami www.pulauseribu-wisata.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL KEBERANGKATAN PULAU BIDADARI-PULAU SERIBU&lt;br /&gt;SENIN - MINGGU&lt;br /&gt;MARINA ANCOL - PULAU BIDADARI : 11.00 AM&lt;br /&gt;PULAU BIDADARI - MARINA ANCOL : 06.00 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cottage Pulau Bidadari&lt;br /&gt;Pulau Bidadari hanya 30 menit dari Marina Ancol. Untuk kondisi laut belum dapat Snorkeling (berenang di laut) karena masih dekat dari Jakarta. di pulau bidadari banyak terdapat serjarah belanda. seperti benteng belanda, disana terdapat juga musium belanda. Tetapi anda harus berkunjung ke pulau onrust. Pulau Bidadari mempunyai beberapa type cottage, seperti deluxe, family, vip. Cotagge dipulau bidadari bersih dan rapih. Dipulau bidadari terdapat cottage diatas laut/ floating cottage. Dari floating cottage anda dapat memancing. anda akan menemukan suasana berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://jakarta-tourism.go.id/wisatadkiapp/content/id/239/bidadari-island"&gt;Enjoy Jakarta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-7392713043087517903?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/7392713043087517903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-bidadari-kepulauan-seribu-jakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7392713043087517903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/7392713043087517903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-bidadari-kepulauan-seribu-jakarta.html' title='Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm-CFsZR7SI/AAAAAAAAAOk/6Rv07tjOWqY/s72-c/pulaubidadari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-585276509430491941</id><published>2009-07-29T05:43:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T05:47:20.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DKI Jakarta'/><title type='text'>Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm9_5AIPfhI/AAAAAAAAAOc/MgHHnGlgOwc/s1600-h/pulau-ayer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm9_5AIPfhI/AAAAAAAAAOc/MgHHnGlgOwc/s320/pulau-ayer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363646298485390866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pulau Ayer dijuluki sebagai  Mutiara Kepulauan.   Luasnyakurang dari sepuluh hektar, letaknya berdekatan dengan Pantai Marina, Ancol dan dapat dicapai dalam waktu 30 menit saja dengan kapal cepat / speed boat. Pulau ini mulai dikunjungi sejak tahun 1950. Bahkan semasa hidupnya, mantan Presiden Sukarno menjadikan Pulau Ayer ini sebagai tempat peristirahatannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mantan Presiden Sukarno juga pernah mengajak mantan Presiden Tito dari Yugoslavia dan mantan Sekretaris Jenderal PBB, U Nu, berkunjung ke pulau ini. Cottage apung di atas air dengan gaya etnik Papua adalah kebanggaan pulau resor yang jaraknya hanya 14 km (30 menit) dari Marina Ancol. Di pulau ini juga tersedia cottage yang terletak di pantai, fasilitas memancing di waktu malam, jet ski dan banana boat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau ini merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang mempunyai sumber air tawar. Pulau Ayer mempunyai beberapa type cottage baik yang didarat maupun yang diatas laut/ floating cottage. cottage yang paling diminati para tamu adalah floating cottage. di cottage ini and dapat mendengar deburan ombak. serta dapat memandang lautan secara luas. dan andapun dapat memancing dari teras cottage. terkadang dapat ikan juga loh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah cottage di pulau ayer type Standard di darat 4 cottage, floating standard 14 cottage, type family didarat 2 cottage dan floating family 12 cottage, vip darat 2 dan floating 7, type Bungalow ada 4 bungalow semua ada didarat. serta room hotel ada 14 room. Untuk fasilitas dalam cottage terdapat : ac, tv, phone, mini bar, shower, teras. Ada beberapa cottage mempunyai ruang tamu dan ruang makan. ada juga room hotel, tentunya harga lebih murah dibandingkan dengan type cottage. Pulau ayer sangat menjaga kebersihan cottage serta area pulau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas pulau ayer terdapat ruang meeting, restoran, dermaga pancing, kolam renang, arena bermain anak, karaoke room, water sport(jetsky, banana boat, canoe), mini market/market art, fun bike, volley pantai, basket. Pulau ayer dapat dikelilingi dengan berjalan kaki, atau dengan menggunakan sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://jakarta-tourism.go.id/wisatadkiapp/content/id/238/ayer-island"&gt;Enjoy Jakarta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-585276509430491941?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/585276509430491941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-ayer-kepulauan-seribu-jakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/585276509430491941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/585276509430491941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-ayer-kepulauan-seribu-jakarta.html' title='Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, Jakarta'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm9_5AIPfhI/AAAAAAAAAOc/MgHHnGlgOwc/s72-c/pulau-ayer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1336492241254742720.post-3260835985842726883</id><published>2009-07-29T05:13:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T09:36:17.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DKI Jakarta'/><title type='text'>Pulau Seribu, Kepulauan Seribu, Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm97sNuQvfI/AAAAAAAAAOU/BFp_cQ8QWVU/s1600-h/pulau-kecil1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 246px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm97sNuQvfI/AAAAAAAAAOU/BFp_cQ8QWVU/s320/pulau-kecil1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363641680749706738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pulau Seribu (Kepulauan Seribu) ini terdiri dari 128 pulau-pulau kecil yang terletak di Teluk Jakarta-Laut Jawa. Pulau Seribu dapat dicapai dalam waktu sekitar 1 - 2 jam dari Marina Ancol dengan kapal ferry atau kapal sewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Seribu masih tempat yang ideal untuk diving, snorkeling dan memancing dimana pemandangan bawah lautnya masih jernih dengan berbagai jenis ikan berwarna-warni. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pulau yang merupakan bagian dari Pulau Seribu (Thousand Islands), ada beberapa yang telah dikembangkan untuk pariwisata, seperti Pulau Bidadari, Pulau Ayer, Sepa, Kelapa, Pelangi, Bira, Pantara, kul-kul dan Pulau Putri .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a href="http://jakarta-tourism.go.id/wisatadkiapp/content/section/id/237/thousand-islands-marine-resort"&gt;Enjoy Jakarta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1336492241254742720-3260835985842726883?l=1indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1indonesia.blogspot.com/feeds/3260835985842726883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-seribu-kepulauan-seribu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3260835985842726883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1336492241254742720/posts/default/3260835985842726883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1indonesia.blogspot.com/2009/07/pulau-seribu-kepulauan-seribu.html' title='Pulau Seribu, Kepulauan Seribu, Jakarta'/><author><name>Pahlawan Bertopeng 212</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gX8Oz5mKLQs/Sm97sNuQvfI/AAAAAAAAAOU/BFp_cQ8QWVU/s72-c/pulau-kecil1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
